Longsor di Ampelgading: Puluhan Rumah Terdampak, Jalur Malang–Lumajang Lumpuh - BACAMALANG.COM

Menu ✖

Mode Gelap
Fapet UB Kembangkan LENTERA, Sistem Modernisasi Peternakan Ayam Berbasis AI dan IoT untuk Segmentasi Peternak Kecil Viral Hukuman Ringan Koruptor, Dosen FH UMM Berharap Hakim Harus Lebih Berani Jatuhkan Vonis ACPM Gelar Pameran Lukisan dan Seni Budaya di Gedung DPRD Kota Malang, Diikuti Pelukis Difabel Dukung Program EBT Pemerintah, UMM Kembangkan PLTS dan PLTB di Berbagai Lokasi Tahun Baru 2025, Shanaya Resort Malang Pesta Kembang Api dan Bagi Hadiah Tiket Pesawat

MALANG RAYA · 2 Nov 2026 12:32 WIB ·

Longsor di Ampelgading: Puluhan Rumah Terdampak, Jalur Malang–Lumajang Lumpuh


 Personel TNI yang berada di lokasi longsor memberikan panduan alternatif jalur untuk pengendara motor dan roda empat. (ist) Perbesar

Personel TNI yang berada di lokasi longsor memberikan panduan alternatif jalur untuk pengendara motor dan roda empat. (ist)

BACAMALANG.COM – Bencana longsor dan banjir menerjang sejumlah wilayah Malang Selatan, Kabupaten Malang, Senin (2/11/2026). Hujan berintensitas tinggi yang mengguyur sejak Sabtu (31/10) dini hari hingga Senin pagi memicu longsoran tanah, amblesan jalan, hingga luapan air berlumpur yang mengancam permukiman warga.

Dampak paling serius terjadi di Desa Tamanasri, Kecamatan Ampelgading. Longsor di KM 24+300 sekitar pukul 05.00 WIB menutup seluruh badan jalan provinsi yang menghubungkan Malang dengan Lumajang. Material tanah dan bebatuan menimbun ruas jalan setelah hujan deras mengguyur kawasan tersebut sepanjang malam.

Akibatnya, arus lalu lintas lumpuh dan kendaraan roda empat tidak dapat melintas. Antrean kendaraan sempat mengular, sementara pengendara sepeda motor hanya bisa melewati celah sempit di sisi jalan.

Longsor juga terjadi di Desa Tirtomoyo, Kecamatan Ampelgading, pada Senin dini hari. Tebing dengan kontur miring tidak mampu menahan tingginya curah hujan sehingga material tanah menutup akses jalan. Petugas berada di lokasi untuk melakukan penanganan dan pengaturan lalu lintas.

49 Rumah Terdampak Longsor

Bencana tidak hanya mengganggu jalur transportasi, tetapi juga berdampak pada puluhan rumah warga di Kecamatan Tirtoyudo dan Ampelgading.

Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Malang, total 49 rumah terdampak material longsoran. Sebarannya meliputi 21 rumah di Desa Tirtoyudo, sembilan rumah di Desa Gandungsari, dan 16 rumah di Desa Tlogosari.

Sementara itu, tiga rumah terdampak di wilayah Kecamatan Ampelgading, yakni di Desa Tirtomarto dan Desa Wirotaman. Sebagian warga di Desa Tlogosari terpaksa mengungsi ke rumah kerabat untuk menghindari risiko bencana susulan.

Kerusakan juga mengganggu akses infrastruktur desa. Di Desa Tirtoyudo, sejumlah jalan desa mengalami longsor, akses menuju pemakaman terputus, dan saluran drainase tertutup material tanah.

Banjir Meluas ke Tiga Kecamatan

Selain longsor, banjir turut melanda sejumlah titik di Malang Selatan. Genangan dan luapan air dilaporkan terjadi di Kecamatan Sumbermanjing Wetan, Bantur, dan Dampit.

Di Desa Sitiarjo, Kecamatan Sumbermanjing Wetan, luapan air memasuki kawasan permukiman dengan debit cukup tinggi. Kondisi serupa terjadi di bendung sungai di belakang Koramil Bantur, ketika aliran air meluap dengan deras.

Adapun di Kecamatan Dampit, hujan yang berlangsung sepanjang malam menyebabkan peningkatan debit air, meski intensitas hujan tidak terlalu deras.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Malang, Sadono Irawan, mengatakan tingginya curah hujan menjadi pemicu utama rangkaian bencana tersebut.

“Intensitas hujan yang tinggi sejak dini hari menjadi pemicu tanah longsor, amblesan jalan, serta luapan air berlumpur yang menerjang permukiman warga dan akses jalan utama,” kata Sadono.

Petugas Gabungan Lakukan Penanganan

Penanganan darurat dilakukan secara gotong royong dengan melibatkan BPBD, unsur musyawarah pimpinan kecamatan (muspika), TNI, Polri, perangkat desa, PMI, dan masyarakat setempat.

BPBD melakukan asesmen serta berkoordinasi dengan instansi teknis untuk mempercepat penanganan di lokasi terdampak. Sementara itu, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Jalan Nasional telah bergerak ke lokasi KM 24+300 dan menyiagakan pekerja guna mendukung pembukaan akses jalan.

Kebutuhan mendesak di lapangan meliputi alat berat untuk menyingkirkan material longsor, serta bantuan logistik berupa selimut dan obat-obatan bagi warga terdampak.

Pengendara Diimbau Gunakan Jalur Alternatif

Penutupan jalan akibat longsor membuat pengendara dari arah Malang maupun Lumajang harus mencari jalur alternatif. Petugas mengimbau masyarakat tidak memaksakan diri melintasi lokasi longsor dan mengikuti arahan petugas di lapangan.

Bagi pengendara dari arah Malang, jalur alternatif yang diarahkan adalah melalui depan Kantor Kecamatan Ampelgading, kemudian belok kanan menuju Desa Purwoharjo dan melanjutkan perjalanan hingga Desa Sidorejo.

Sementara pengendara dari arah Lumajang dapat melintas melalui depan Alfamart Tirtomoyo, kemudian belok kanan menuju Desa Argoyuwono dan Desa Tamansari sebelum turun ke Desa Tirtomoyo.

Petugas masih melakukan pemantauan di sejumlah titik terdampak. Pengendara diminta meningkatkan kewaspadaan mengingat hujan dan potensi longsor susulan dapat membahayakan keselamatan perjalanan.

Pewarta: Hadi Triswanto
Editor: Rahmat Mashudi Prayoga

Artikel ini telah dibaca 18 kali

badge-check

Publisher

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Arena Diduga untuk Sabung Ayam di Pakisaji Dibongkar dan Dimusnahkan Polisi

2 November 2026 - 14:37 WIB

Serahkan Dua Tersangka Ke Jaksa, OJK Tuntaskan Penyidikan Kasus Tindak Pidana Perbankan BPR DCN Malang

2 November 2026 - 04:58 WIB

Minggu Kasih di Gereja Santa Maria Magdalena, Kapolresta Malang Kota Tegaskan Komitmen Jaga Kenyamanan Ibadah

1 November 2026 - 20:12 WIB

UT Malang Wisuda Ribuan Lulusan, Dorong Alumni Inovatif dan Adaptif Hadapi Tantangan Zaman

1 November 2026 - 14:19 WIB

Siapkan Relawan Hadapi Situasi Darurat, PMI Turen Asah Kemampuan BHD dan RJP

1 November 2026 - 10:53 WIB

Dua Tabung Gas dan Motor Tak Kembali, Warga di Kedungkandang Tempuh Jalur Hukum

31 Oktober 2026 - 16:55 WIB

Trending di MALANG RAYA

©Hak Cipta Dilindungi !