BACAMALANG.COM – Kepedulian terhadap kelestarian lingkungan dan ketersediaan air bersih diwujudkan Muspika Kecamatan Lawang bersama masyarakat melalui gerakan penanaman pohon di Dusun Mlaten, Kelurahan Kalirejo, Kecamatan Lawang, Kabupaten Malang, Sabtu (31/10/2026).
Kegiatan bertajuk Masyarakat Lawang Menanam Pohon untuk Melindungi Sumber Mata Air ini melibatkan berbagai unsur, mulai dari dinas terkait, UPT, Tahura, Perhutani, Perumda Tirta Kanjuruhan, pemerintah desa dan kelurahan, perusahaan, organisasi masyarakat, komunitas, relawan hingga warga setempat.
Camat Lawang, Nur Soleh Hidayat, S.STP., M.M., menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan implementasi program Indonesia Asri sekaligus bagian dari Gerakan Bersama Masyarakat Lawang atau Geber Malang. Program ini diwujudkan melalui kegiatan menanam pohon, melindungi kawasan sumber air, serta menghijaukan lingkungan.
Menurutnya, penanaman pohon difokuskan pada upaya memulihkan kehijauan kawasan strategis yang memiliki peran penting dalam menjaga konservasi dan kelestarian sumber mata air di wilayah Lawang.
Pasalnya, saat musim kemarau panjang, sejumlah sumber mata air mengalami penurunan debit yang berdampak pada pemenuhan kebutuhan air bersih masyarakat.
“Pada musim kemarau, dampak kesulitan air dirasakan langsung oleh masyarakat. Karena itu, dibutuhkan peran serta semua pihak untuk menyelamatkan sumber air melalui kegiatan tanam pohon,” ujar Nur Soleh Hidayat.
Rangkaian kegiatan diawali dengan apel bersama di lapangan Dusun Mlaten yang dipimpin langsung oleh Camat Lawang. Setelah apel selesai, peserta dibagi menjadi beberapa kelompok untuk menuju titik-titik penanaman yang telah disiapkan panitia.
Adapun bibit yang ditanam berupa pohon nangka. Selain mendukung penghijauan, tanaman tersebut diharapkan memberikan manfaat ekonomis dan sosial bagi masyarakat ketika mulai berbuah.
Nur Soleh berharap gerakan penghijauan ini tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial, melainkan dapat dilaksanakan secara berkelanjutan dengan melibatkan seluruh elemen masyarakat.
Melalui upaya tersebut, kawasan Lawang diharapkan semakin hijau, asri, dan sejuk. Keberadaan pohon juga diharapkan membantu menjaga kelestarian sumber mata air dalam tiga hingga empat tahun mendatang sehingga ketersediaan air bersih bagi masyarakat tetap terjaga.
Selain mendukung konservasi air, penanaman pohon ini menjadi salah satu langkah mitigasi bencana, terutama untuk mengurangi risiko tanah longsor di kawasan yang rentan.
Sinergi antara pemerintah, dunia usaha, komunitas, dan masyarakat diharapkan terus diperkuat agar upaya pelestarian lingkungan memberikan manfaat jangka panjang bagi generasi mendatang.
Pewarta: Hadi Triswanto
Editor: Imam Muchlis




















































