MERDEKA BELAJAR “Berfikir, berbicara, dan kerja nyata - BACAMALANG.COM

Menu

Mode Gelap
Fapet UB Kembangkan LENTERA, Sistem Modernisasi Peternakan Ayam Berbasis AI dan IoT untuk Segmentasi Peternak Kecil Viral Hukuman Ringan Koruptor, Dosen FH UMM Berharap Hakim Harus Lebih Berani Jatuhkan Vonis ACPM Gelar Pameran Lukisan dan Seni Budaya di Gedung DPRD Kota Malang, Diikuti Pelukis Difabel Dukung Program EBT Pemerintah, UMM Kembangkan PLTS dan PLTB di Berbagai Lokasi Tahun Baru 2025, Shanaya Resort Malang Pesta Kembang Api dan Bagi Hadiah Tiket Pesawat

OPINI · 7 Agu 2022 15:05 WIB ·

MERDEKA BELAJAR “Berfikir, berbicara, dan kerja nyata


 MERDEKA BELAJAR “Berfikir, berbicara, dan kerja nyata Perbesar

Oleh : Dr. Riyanto*

MERDEKA BELAJAR
“Berfikir, berbicara, dan kerja nyata

Renungkan ilmu, kalau hanya datang dari buku. Mengendapkan pikiran, dari ide milik orang. Mung bisa muni, ora bisa nglakoni.
Begitulah kira kira semangat pak menteri akhir akhir ini …..

“Alhamdulillah, saya punya usaha alat alat tulis kantor dan kuliner !”
Dengan bersemangat, salah satu mahasiswa bercerita tentang keberhasilannya.

“Membelikan ibu sebidang tanah.
Obsesi kala kecil, keluarga pindah kontrakan dari satu tempat ke tempat lainnya.

Dunia kerja menjadi harapan kampus merdeka. Belajar di luar kurikulum, hard skills/ soft skills. Serasi dengan konsep minat dan bakat mahasiswa. Termotivasi, bahagia, gigih, dan tidak segera puas diri.

Bakat-bakat itu hendaknya dipertemukan dengan pencari bakat. Didudukkan pada tempat duduk masing-masing (dilungguhke marang palungguhane dewe – dewe).

Program yang tidak asing. Bisa jadi pak menteri melirik kata – kata ini. Direvisi, agar tampak baru sama sekali.

Ing ngarsa sung tuladha, ing madya mangun karsa, tut wuri handayani.
Di depan memberi contoh (realita kerja), di tengah membangun keinginan (kritis terhadap krisis), di belakang bertanggung jawab (profesional).

Intonasinya tepat, maknanya tepat, jumlahnya tepat.
Kata – kata indah, se indah pencetusnya, pelopor pendidikan pribumi Indonesia, Soewardi Soerjaningrat, Ki Hajar Dewantara.

Dirgahayu Republik Indonesia.??

*Dr Riyanto Budayawan dan Akademisi Universitas Brawijaya Malang

*Isi tulisan menjadi tanggung jawab sepenuhnya penulis.

Artikel ini telah dibaca 40 kali

badge-check

Publisher

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

HUT Arema ke-39: Merayakan Kebanggaan, Menolak Lupa Tragedi Kanjuruhan

11 Agustus 2026 - 01:26 WIB

Suroan Plus 17-an, Digeser Sound Horeg

10 Agustus 2026 - 09:33 WIB

Muktamar ke-35 dan Ilusi Etalase: Menatap Wajah Penggerak Anonim NU di Abad Kedua

9 Agustus 2026 - 20:38 WIB

Mata Hati Semesta Tidak Bisa Dibutakan: Membangun Kembali Peradaban Integritas di Tengah Krisis Kepercayaan

3 Agustus 2026 - 10:01 WIB

Refleksi Peringatan Hari Ikrar Gerakan Pramuka

30 Juli 2026 - 12:23 WIB

Bangsa dalam Lorong Krisis Sistemik: Sebuah Ulasan Kritis tentang Hukum, Ekonomi, Keadilan, dan Kerusakan Peradaban

28 Juli 2026 - 08:33 WIB

Trending di OPINI

©Hak Cipta Dilindungi !