Ngopi Bareng Heri Cahyono, Diskusi Hangat dengan Warga Kota Malang hingga Usung "City of Talent" - BACAMALANG.COM

Menu

Mode Gelap
Fapet UB Kembangkan LENTERA, Sistem Modernisasi Peternakan Ayam Berbasis AI dan IoT untuk Segmentasi Peternak Kecil Viral Hukuman Ringan Koruptor, Dosen FH UMM Berharap Hakim Harus Lebih Berani Jatuhkan Vonis ACPM Gelar Pameran Lukisan dan Seni Budaya di Gedung DPRD Kota Malang, Diikuti Pelukis Difabel Dukung Program EBT Pemerintah, UMM Kembangkan PLTS dan PLTB di Berbagai Lokasi Tahun Baru 2025, Shanaya Resort Malang Pesta Kembang Api dan Bagi Hadiah Tiket Pesawat

MALANG RAYA · 22 Sep 2023 21:58 WIB ·

Ngopi Bareng Heri Cahyono, Diskusi Hangat dengan Warga Kota Malang hingga Usung “City of Talent”


 Suasana Ngopi Bareng di Waterpass Cafe and Eatery Jalan Danau Sentani Raya No. G-10, Sawojajar, Kota Malang. (wahyu) Perbesar

Suasana Ngopi Bareng di Waterpass Cafe and Eatery Jalan Danau Sentani Raya No. G-10, Sawojajar, Kota Malang. (wahyu)

BACAMALANG.COM – Sering sekali kita sebagai warga Malang melihat banner atau baliho bertuliskan “Ono Sing Anyar” berada di bahu jalan dan sudut-sudut kota. Kita selalu bertanya-tanya siapakah orang tersebut.

Foto pria yang terpampang jelas dengan tulisan “Ono Sing Anyar” adalah Heri Cahyono atau akrab dipanggil dengan Sam HC.

Lewat acara Ngopi Bareng bersama Sam HC, di Waterpass Cafe and Eatery Jl. Danau Sentani Raya No.G-18, Sawojajar, Kota Malang, ia menyapa warga Kota Malang.

Acara yang digagas oleh Sam HC ini ingin mengajak berdiskusi, berkenalan, obrolan hangat, dan menjawab keluh kesah hingga solusi-solusi yang apabila dirinya nanti menjadi Wali Kota Malang.

Mengawali hal tersebut, Sam HC membukanya dengan cerita masa kecilnya hingga sampai ke bisa di titik ini.

Dari cerita yang ia paparkan, perjalanan semasa hidupnya tidaklah mulus, ia harus mandiri dan mencukupi kebutuhannya sendiri dari ia masih kecil, pria ini sudah diwarisi mentalitas kuat dan pengalaman kerja sejak ia dari kecil.

“Buat apa berkekayaan jika terpisah dari derita lingkungan, buat apa berilmu jika sampai hari ini kita bisu,” itu ekspresi yang ia bisa ambil dari perjalanan kehidupannya.

Membangun sebuah gerakan semangat bernama Malang Jejeg, ketika pria ini diberi amanah sebagai Walikota. Maka Sam HC berkeinginan mengubah kekuasaan tersebut kepentingan kemajuan arek-arek Malang.

“Untuk membantu bersama, Jejeg sendiri bertujuan untuk menjunjung tinggi integritas. Karena yang membayar pemerintah dan juga para ASN itu adalah masyarakat, maka masyarakat harus tahu kerjanya pemerintah untuk masyarakat itu bagaimana,” ujar pria kelahiran Kasembon itu.

Sam HC sendiri mengajak semua masyarakat untuk menilai dan memantau bersama, kinerja pemerintah itu ketika ia menjadi Walikota Malang nantinya.

Tak hanya itu, ternyata ia sangat suka sekali diundang untuk membahas program-program yang bagus yang berdampak positif bagi sesama.

“Diundang buat membahas berbagai program itu saya mau, program UMKM, program kesehatan, program pendidikan, Kulo seneng kok,” tandasnya.

Sempat menjawab salah satu penanya, menurut Sam HC, masyarakat ini memiliki daya saing yang tidak cukup kuat. Padahal, Kota Malang memiliki SDM yang banyak.

Terwujudnya kota yang nyaman dan berdaya saing, maka Sam HC memiliki moto yaitu adalah “City of Talent”, jadi kotanya para talenta.

“Arek-arek Malang iku talent e akeh (banyak, red), negara harus memberikan kesempatan dan fasilitas yang setara kepada SDM yang dimiliki Kota Malang ini,” pungkasnya.

Di kesempatan yang sama, BacaMalang.com bertemu salah seorang tamu yang diundang ke acara Ngopi Bareng tersebut bernama Rachmad Hidayat.

Menurutnya, ia ingin mengetahui program Sam HC yang ingin dibawakan untuk kemajuan Kota Malang kedepan itu seperti apa. Ia juga menyampaikan semoga program yang diusung oleh Sam HC itu cocok dengan masyarakat Kota Malang.

“Kita Malang Mbois itu diundang oleh Sam HC untuk menghadiri ngopi bareng, ya Alhamdulillah antusiasmenya bagus. Kalau menurut saya di luar dugaan sih, karena temen-temen sekarang kan fokusnya sosial tapi memang mereka ada keinginan mencari sosok yang tepat untuk Wali Kota Malang ke depannya,” ujarnya Rachmad

Ternyata Rachmad merupakan salah satu pendiri Malang Mbois, komunitas independen yang sekarang bergerak di bidang kemanusiaan.

Sudah banyak kegiatan filantropi yang dilakukan oleh komunitas tersebut dalam aksi sosialnya.

“Kita Malang Mbois itu diundang, dan yang datang kesini itu personel-personel bukan sebagai organisasi bukan sebagai komunitas, tapi temen-temen Malang Mbois diundang dan kami datang,” tutupnya.

Pewarta : Tri Wahyu Pujosakti

Editor/Publisher : Aan Imam Marzuki

Artikel ini telah dibaca 149 kali

badge-check

Publisher

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Warga Heboh, Jenazah Bayi Laki-laki Ditemukan dalam Kresek di Pinggir Jalan Karangploso

21 Mei 2026 - 20:10 WIB

Kreatif! Warga Binaan Lapas Perempuan Malang Bersama ITN Malang Sulap Mug dan Tumbler Jadi Karya Ecoprint Estetik

21 Mei 2026 - 20:08 WIB

Geger Pria Mengamuk Bawa Sajam Diamankan Warga di Sumberpucung, Polisi Turun Tangan

21 Mei 2026 - 19:46 WIB

Fakultas STeM UB Hadirkan Alumninya, Paparkan Matematika yang Fleksibel dan Ilmu Kimia Berpotensi Cuan

21 Mei 2026 - 19:38 WIB

YKP Jatim Ajak Masyarakat Selamatkan Penyu Lewat Program Mitra Konservasi

21 Mei 2026 - 16:32 WIB

Beredar Surat Dukungan PKL Alun-Alun Kota Batu, Kuasa Hukum Korban Curiga Ada Upaya Halangi Proses Hukum

21 Mei 2026 - 16:28 WIB

Trending di MALANG RAYA

©Hak Cipta Dilindungi !