Tahun Ini Ada 28.073 Orang di Kabupaten Malang Terduga TBC - BACAMALANG.COM

Menu

Mode Gelap
Fapet UB Kembangkan LENTERA, Sistem Modernisasi Peternakan Ayam Berbasis AI dan IoT untuk Segmentasi Peternak Kecil Viral Hukuman Ringan Koruptor, Dosen FH UMM Berharap Hakim Harus Lebih Berani Jatuhkan Vonis ACPM Gelar Pameran Lukisan dan Seni Budaya di Gedung DPRD Kota Malang, Diikuti Pelukis Difabel Dukung Program EBT Pemerintah, UMM Kembangkan PLTS dan PLTB di Berbagai Lokasi Tahun Baru 2025, Shanaya Resort Malang Pesta Kembang Api dan Bagi Hadiah Tiket Pesawat

MALANG RAYA · 4 Des 2023 13:13 WIB ·

Tahun Ini Ada 28.073 Orang di Kabupaten Malang Terduga TBC


 Konferensi pers pernyataan bersama upaya kolaborasi penanggulangan TBC di Hotel Grand Kanjuruhan Kepanjen. (bacamalang/Dhimas) Perbesar

Konferensi pers pernyataan bersama upaya kolaborasi penanggulangan TBC di Hotel Grand Kanjuruhan Kepanjen. (bacamalang/Dhimas)

BACAMALANG.COM – Sebanyak 28.073 orang di Kabupaten Malang hingga bulan November 2023 diketahui sebagai terduga Tuberkulosis (TBC). Dari angka tersebut, sudah ada 3.108 kasus atau 79,33 persen yang telah ditemukan dan diobati.

Sebagai wilayah prioritas penemuan kasus TBC, Kabupaten Malang memiliki target Standar Pelayanan Minimal (SPM) pada tahun 2023 yaitu penemuan terduga TBC sebanyak 19.040 terduga. Sedangkan hingga bulan November, Kabupaten Malang telah menemukan sebanyak 28.073 orang terduga atau 140,88 persen, yang mana telah melampaui target SPM.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalaian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kabupaten Malang, Tri Awignami Astoeti mengatakan, Kabupaten Malang merupakan salah satu daerah prioritas dalam program penanggulangan TBC di Jawa Timur.

“Adapun kondisi penemuan kasus penderita TBC di Kabupaten Malang saat ini ibarat menghadapi fenomena gunung es, begitu sedikit yang terlihat di permukaan namun di bawah permukaan masih banyak kasus yang belum berhasil terlaporkan,” kata Tri Awignami Astoeti, Senin (4/12/2023).

Ditambahkan Tri, masih kurangnya jumlah temuan kasus yang diobati ini dikarenakan beberapa faktor.

“Pertama, masih ada penderita TBC yang belum mengakses layanan untuk berobat dan masih banyak terduga yang sudah mengakses layanan belum mampu mengeluarkan dahak untuk pemeriksaan. Kedua, masih kurangnya pencatatan dan pelaporan yang tercatat SITB yang menyebabkan under-reporting akibat jejaring internal fasilitas kesehatan yang belum optimal,” jelasnya.

Lebih lanjut, Tri mengungkapkan, ada beberapa upaya yang telah dilakukan Dinkes Kabupaten Malang untuk mengatasi kendala-kendala tersebut. Strategi akselerasi dan optimalisasi penemuan kasus dimulai dari melakukan surveilans penemuan kasus baik secara aktif masif maupun pasif intensif.

Penemuan kasus secara aktif masif melalui kegiatan penemuan pasien TBC di luar faskes, melakukan investigasi kontak pada orang dengan kontak erat pasien TBC, penemuan kasus di tempat khusus (pesantren, tempat kerja, lapas) dan populasi berisiko, skrining masssal, dan kolaborasi lintas program seperti PIS-PK, KIA, dan gizi.

Penemuan kasus pasif intensif yaitu melalui penguatan jejaring layanan antar faskes satu dengan lainnya, kolaborasi layanan antar faskes, serta penjaringan kasus melalui skrining batuk oleh petugas. Kegiatan surveilans aktif penemuan kasus ini senantiasa dipantau oleh Dinas Kesehatan melalui SITB (Sistem Informasi Tuberkulosis).

“Upaya lain yang telah dilaksanakan Dinas Kesehatan Kabupaten Malang yaitu membentuk DPPM yang terdiri dari pemegang kebijakan multisektor seperti Dinas Pendidikan, Kementerian Agama wilayah Malang, Dinas Ketenagakerjaan, BPJS, serta komunitas kader Yayasan Bhanu Yasa Sejahtera (YABHYSA) guna merumuskan kebijakan yang berhubungan dengan kebijakan program TBC khususnya penemuan dan pelaporan kasus,” tutur Tri.

Semua upaya itu sendiri dilakukan untuk meningkatan peran serta komunitas, mitra, dan multisektor lainnya dalam rangka percepatan penemuan dan pelaporan kasus TBC, sehingga target Indonesia mencapai eliminasi TBC tahun 2030 dapat terwujud.

Pewarta : Dhimas Fikri
Editor/Publisher : Aan Imam Marzuki

Artikel ini telah dibaca 145 kali

badge-check

Publisher

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Dua Pemuda Gasak Lima Motor, Polsek Sukun Bongkar Komplotan Curanmor yang Beraksi di Rumah Kos

9 Juni 2026 - 19:13 WIB

Satreskrim Polres Batu Perkuat Sinergi dengan Media, AKP Zaenal Arifin Ajak Kolaborasi Sajikan Informasi Akurat

9 Juni 2026 - 19:06 WIB

Serahkan SK PNS, Wali Kota Wahyu Tekankan Semangat Pengabdian dan Profesionalisme ASN

9 Juni 2026 - 14:40 WIB

Polres Malang Tetapkan Gus Idris Tersangka Kasus Pelecehan Seksual

9 Juni 2026 - 14:17 WIB

Renovasi Masjid Baitul Makmur, Warga Sukodono Bersatu Wujudkan Pusat Kegiatan Keagamaan yang Lebih Representatif

9 Juni 2026 - 11:06 WIB

Pulang Kondangan, Warga Tegalrejo Alami Kecelakaan Tunggal di Ketindan Lawang

9 Juni 2026 - 05:49 WIB

Trending di MALANG RAYA

©Hak Cipta Dilindungi !