BACAMALANG.COM – Bangsa yang besar adalah bangsa yang tidak melupakan sejarah dan memiliki rasa cinta yang besar kepada negara.
Selain upacara bendera dan tasyakuran tujuh belasan, salah satu cara untuk membangkitkan nasionalisme adalah dengan menggelar festival budaya melalui karnaval.
Event ini juga menjadi peluang usaha bagi sejumlah warga untuk menyewakan kostum karnaval.
Salah satu pelaku usaha persewaan kostum karnaval di Lawang, Kabupaten Malang, Nina Eca Marcelia, berbagi cerita tentang tantangan dan suka duka menjalani usaha musiman ini.
Dengan harapan memotivasi dan menginspirasi warga untuk mengasah kreativitas dan keuletan, usaha ini tidak hanya bertujuan menambah penghasilan, tetapi juga melestarikan warisan sejarah dan budaya Nusantara.
“Usaha ini, DNN Family 06 Project, dimulai dengan modal awal sebesar Rp 200.000 dengan dua kostum ratu berwarna emas yang dihiasi manik-manik warna-warni,” terang Nina kepada BacaMalang, Sabtu (7/9/2024).
Hobi dan Jiwa Seni
Nina Eca Marcelia memilih usaha ini karena kecintaannya pada seni, yang juga dimiliki oleh keluarganya. “Kami semua memiliki hobi yang sama dalam seni,” ujar Nina.
Awalnya, pelanggan mereka hanya berasal dari Kecamatan Lawang. Namun, berkat promosi yang efektif di Instagram, mereka kini memiliki pelanggan dari berbagai daerah seperti Kota Malang dan Kabupaten Pasuruan.
Kesuksesan, Tantangan, dan Harapan
Usaha ini mencapai kesuksesan pada Agustus 2023, bertepatan dengan berbagai acara karnaval. Namun, perjalanan mereka tidak selalu mulus.
Tantangan seperti cuaca hujan yang menghambat proses pengecatan dan kostum yang tidak kembali setelah masa sewa menjadi beberapa kendala yang harus dihadapi.
Nina berharap usaha ini dapat terus berkembang dan dikenal lebih luas. “Kami ingin menghibur masyarakat sekitar dan menambah wawasan dari pembuat kostum di Malang dan luar kota,” tambahnya.
Selain itu, Nina berharap seni tidak lagi dipandang sebelah mata dalam dunia pendidikan.
Dengan semangat dan dedikasi, dirinya terus berupaya untuk menghidupkan seni dan kreativitas di tengah masyarakat.
Pewarta: Hadi Triswanto
Editor Publisher: Rahmat Mashudi Prayoga





















































