Menghidupkan Kreativitas: Kisah Sukses Penyewaan Kostum Karnaval di Lawang - BACAMALANG.COM

Menu

Mode Gelap
Fapet UB Kembangkan LENTERA, Sistem Modernisasi Peternakan Ayam Berbasis AI dan IoT untuk Segmentasi Peternak Kecil Viral Hukuman Ringan Koruptor, Dosen FH UMM Berharap Hakim Harus Lebih Berani Jatuhkan Vonis ACPM Gelar Pameran Lukisan dan Seni Budaya di Gedung DPRD Kota Malang, Diikuti Pelukis Difabel Dukung Program EBT Pemerintah, UMM Kembangkan PLTS dan PLTB di Berbagai Lokasi Tahun Baru 2025, Shanaya Resort Malang Pesta Kembang Api dan Bagi Hadiah Tiket Pesawat

MALANG RAYA · 7 Sep 2024 17:50 WIB ·

Menghidupkan Kreativitas: Kisah Sukses Penyewaan Kostum Karnaval di Lawang


 Salah satu kostum karnaval yang meramaikan serangkaian peringatan tujuh belasan di Lawang. (ist) Perbesar

Salah satu kostum karnaval yang meramaikan serangkaian peringatan tujuh belasan di Lawang. (ist)

BACAMALANG.COM – Bangsa yang besar adalah bangsa yang tidak melupakan sejarah dan memiliki rasa cinta yang besar kepada negara.

Selain upacara bendera dan tasyakuran tujuh belasan, salah satu cara untuk membangkitkan nasionalisme adalah dengan menggelar festival budaya melalui karnaval.

Event ini juga menjadi peluang usaha bagi sejumlah warga untuk menyewakan kostum karnaval.

Salah satu pelaku usaha persewaan kostum karnaval di Lawang, Kabupaten Malang, Nina Eca Marcelia, berbagi cerita tentang tantangan dan suka duka menjalani usaha musiman ini.

Dengan harapan memotivasi dan menginspirasi warga untuk mengasah kreativitas dan keuletan, usaha ini tidak hanya bertujuan menambah penghasilan, tetapi juga melestarikan warisan sejarah dan budaya Nusantara.

“Usaha ini, DNN Family 06 Project, dimulai dengan modal awal sebesar Rp 200.000 dengan dua kostum ratu berwarna emas yang dihiasi manik-manik warna-warni,” terang Nina kepada BacaMalang, Sabtu (7/9/2024).

Hobi dan Jiwa Seni

Nina Eca Marcelia memilih usaha ini karena kecintaannya pada seni, yang juga dimiliki oleh keluarganya. “Kami semua memiliki hobi yang sama dalam seni,” ujar Nina.

Awalnya, pelanggan mereka hanya berasal dari Kecamatan Lawang. Namun, berkat promosi yang efektif di Instagram, mereka kini memiliki pelanggan dari berbagai daerah seperti Kota Malang dan Kabupaten Pasuruan.

Kesuksesan, Tantangan, dan Harapan

Usaha ini mencapai kesuksesan pada Agustus 2023, bertepatan dengan berbagai acara karnaval. Namun, perjalanan mereka tidak selalu mulus.

Tantangan seperti cuaca hujan yang menghambat proses pengecatan dan kostum yang tidak kembali setelah masa sewa menjadi beberapa kendala yang harus dihadapi.

Nina berharap usaha ini dapat terus berkembang dan dikenal lebih luas. “Kami ingin menghibur masyarakat sekitar dan menambah wawasan dari pembuat kostum di Malang dan luar kota,” tambahnya.

Selain itu, Nina berharap seni tidak lagi dipandang sebelah mata dalam dunia pendidikan.

Dengan semangat dan dedikasi, dirinya terus berupaya untuk menghidupkan seni dan kreativitas di tengah masyarakat.

Pewarta: Hadi Triswanto
Editor Publisher: Rahmat Mashudi Prayoga

Artikel ini telah dibaca 985 kali

badge-check

Publisher

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Buka Kantor Baru di Kepanjen, Law Firm Agus Subyantoro Gratiskan Layanan Hukum bagi Warga Tak Mampu

29 Mei 2026 - 13:53 WIB

Pembangunan Alun-Alun Kepanjen Sudah Disetujui di Pansus RPJMD, Fraksi PDI Perjuangan Heran Baru Disoal Sekarang

29 Mei 2026 - 00:00 WIB

Lippo Plaza Batu Berbagi Berkah Idul Adha 2026: Daging Kurban dan Minyak Goreng Gratis untuk Ojol dan Warga

28 Mei 2026 - 20:29 WIB

DPC PDI Perjuangan Kota Batu Sembelih 5 Ekor Sapi Kurban, Tebar Semangat Gotong Royong dan Kepedulian Sosial

28 Mei 2026 - 18:26 WIB

Fasum Disulap Jadi Lapak PKL di Alun-Alun Kota Batu, Wakil Ketua II DPRD Desak Relokasi dan Penertiban

28 Mei 2026 - 15:33 WIB

Polresta Malang Kota Tebar Kepedulian, Sembelih 13 Sapi dan 27 Kambing untuk Warga di Iduladha 1447 H

28 Mei 2026 - 15:29 WIB

Trending di MALANG RAYA

©Hak Cipta Dilindungi !