BACAMALANG.COM – Merebaknya penyakit mulut dan kuku (PMK) yang menyerang hewan berkuku belah seperti sapi, kerbau, kambing, domba, dan babi masih menjadi momok bagi para peternak, khususnya di Kabupaten Malang, Jawa Timur. Saat ini, hampir seluruh wilayah Kabupaten Malang menjadi zona merah atas penyakit PMK tersebut.
“Hampir di seluruh wilayah Kabupaten Malang, kasus PMK sudah zona merah,” ungkap M Zaenal Arifin, S.Pt., Petugas Kesehatan Hewan, kepada awak media, Senin (24/2/2025).
Di wilayah Kabupaten Malang sendiri, mayoritas ternak yang diserang adalah sapi dan kambing. Hewan ternak yang terkena PMK ditandai dengan beberapa gejala, seperti demam tinggi hingga 40-41 derajat Celsius, serta luka melepuh di beberapa bagian tubuh seperti lidah, bibir, mulut, gusi, selaput lendir pipi, langit-langit mulut, dan hidung.
**Terobosan Baru: Obat dan Herbal Booster Mix**
Berdasarkan hasil penelitian M Zaenal Arifin, S.Pt., Petugas Kesehatan Hewan Kabupaten Malang, pada dasarnya sapi yang tertular PMK akan sembuh pada hari ke-14 bahkan hingga satu bulan setelah gejalanya pertama kali muncul. Pada hari ke-21, sapi tersebut sudah kebal dan terbentuk antibodi, dengan syarat sapi tersebut tetap mau makan dan minum.
“Untuk itu, perlunya memberi makanan yang lembut sangat dianjurkan untuk menghindari sapi kembung,” ungkap Zaenal.
Produk obat berlisensi, Booster Mix PMK, telah terbukti mampu mengatasi penyakit dalam waktu lima hari, dan juga efektif untuk pencegahan. “Cara pemakaian cukup satu sendok makan dicampur ke air minum hewan ternak, dilakukan setiap hari dua kali sehari, dan dalam lima hari penyakit akan teratasi,” jelasnya.
Sedangkan untuk pencegahan, cukup diberikan satu kali sehari. Booster Mix PMK ini sudah diproduksi sejak satu tahun lalu dan telah menyembuhkan ratusan sapi yang mengidap PMK.
Diharapkan obat Booster Mix ini bisa mencegah dan memperbaiki kondisi hewan ternak yang terjangkit PMK. “Dengan Booster Mix yang bisa didapatkan di seluruh marketplace dan Poultry Shop di Kabupaten Malang, diharapkan dapat segera memperbaiki kondisi peternakan yang terinfeksi PMK di wilayah Kabupaten Malang dan sekitarnya,” tutup Zaenal.
Pewarta: Hadi Triswanto
Editor/Publisher: Rahmat Mashudi Prayoga




















































