Dewan Minta Pemkab Fasilitasi Petani Padi Hidroganik Pagelaran - BACAMALANG.COM

Menu

Mode Gelap
Fapet UB Kembangkan LENTERA, Sistem Modernisasi Peternakan Ayam Berbasis AI dan IoT untuk Segmentasi Peternak Kecil Viral Hukuman Ringan Koruptor, Dosen FH UMM Berharap Hakim Harus Lebih Berani Jatuhkan Vonis ACPM Gelar Pameran Lukisan dan Seni Budaya di Gedung DPRD Kota Malang, Diikuti Pelukis Difabel Dukung Program EBT Pemerintah, UMM Kembangkan PLTS dan PLTB di Berbagai Lokasi Tahun Baru 2025, Shanaya Resort Malang Pesta Kembang Api dan Bagi Hadiah Tiket Pesawat

MALANG RAYA · 3 Agu 2020 16:00 WIB ·

Dewan Minta Pemkab Fasilitasi Petani Padi Hidroganik Pagelaran


 Dewan Minta Pemkab Fasilitasi Petani Padi Hidroganik Pagelaran Perbesar

BACAMALANG.COM – Guna memaksimalkan hasil untuk kemakmuran warga, Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Malang, Muslimin meminta Pemerintahan Kabupaten Malang memberikan fasilitas Petani Padi Hidroganik di Desa Kanigoro Kecamatan Pagelaran.

Hal ini dikatakan pria yang juga Sekretaris DPC PKB Kabupaten Malang ini, saat kunjungan ke Bengkel Mimpi milik Pionir Padi Hidroganik Basiri baru-baru ini.

Seperti diketahui, rombongan
Komisi II DPRD Kabupaten Malang melakukan kunjungan kerja ke Basiri pelopor Pertanian Padi Hidroganik Kabupaten Malang.

Muslimin yang juga anggota DPRD Kabupaten Malang dua periode ini mengatakan, Basiri adalah warga desa Kanigoro Kecamatan Pagelaran Kabupaten Malang yang telah berhasil mewujudkan mimpinya menanam padi di pipa model Hidroganik.

Muslimin menuturkan, bermula dari keprihatinannya (Basiri) dengan limbah di sekitar dan ingin memberdayakan warga, akhirnya melalui Bengkel Mimpi miliknya sekarang sudah berhasil membudidayakan padi organik yang unggul dan super.

“Padi yang dihasilkan termasuk organik dengan kualitas premium, harga berasnya bisa sampai 2-3 kali lipat dari harga padi olahan biasa,” terang Muslimin.

Muslimin menjelaskan, selain padi, di bawahnya juga bisa dibuat memelihara ikan sehingga bisa mendapatkan dua keuntungan sekaligus.

“Pemerintah dalam hal ini Pemkab Malang harus hadir memberi fasilitas dan pendampingan pengembangan karya inovasi warganya termasuk hak patennya. Semoga muncul petani petani muda mileneal yang inovatif seperti pak Basiri yang mempunyai prinsip Nothing Is Impossible,” papar Muslimin.

Muslimin menuturkan, banyak petani potensial di desa-desa,, perlu pendampingan dan hadirnya pemerintah untuk memfasilitasi kreasi mereka.

“Sebenarnya banyak anak bangsa ini yang kaya dengan inovasi di segala bidang tapi belum terekspos dan mendapatkan fasilitasi serta pendampingan,” pungkas Muslimin. (had/zuk)

Artikel ini telah dibaca 29 kali

badge-check

Publisher

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Dosen Ilmu Komunikasi UB Kritik Cara Pemberhentian Purbaya: Kekuasaan Tetap Harus Menjaga Martabat

18 September 2026 - 09:40 WIB

Polisi Bekuk Dua Pelaku Pembobol Rumah Kosong di Kepanjen, Motor hingga Emas Digondol

18 September 2026 - 08:20 WIB

Hadirkan Pakar Universiti Kebangsaan Malaysia, Departemen Bahasa dan Sastra FIB UB Gelar Program Adjunct Professor Batch 5

18 September 2026 - 07:34 WIB

2.307 Botol Miras Ilegal Disita Polres Malang, Operasi Cipta Kondisi Terus Digencarkan

18 September 2026 - 07:30 WIB

Siapkan Generasi Tanggap Bencana, BPBD Edukasi dan Simulasi di SMP Islam Al Hikmah Tajinan

18 September 2026 - 06:08 WIB

Perkuat Jejaring Internasional, FSTeM UB Gandeng UiTM Malaysia Kembangkan Riset AI untuk Deteksi Kanker Payudara

17 September 2026 - 20:53 WIB

Trending di MALANG RAYA

©Hak Cipta Dilindungi !