Punten Carnival 2025: Parade Budaya Nusantara dan Kisah Roro Jonggrang Bangkitkan Semangat Nasionalisme - BACAMALANG.COM

Menu

Mode Gelap
Fapet UB Kembangkan LENTERA, Sistem Modernisasi Peternakan Ayam Berbasis AI dan IoT untuk Segmentasi Peternak Kecil Viral Hukuman Ringan Koruptor, Dosen FH UMM Berharap Hakim Harus Lebih Berani Jatuhkan Vonis ACPM Gelar Pameran Lukisan dan Seni Budaya di Gedung DPRD Kota Malang, Diikuti Pelukis Difabel Dukung Program EBT Pemerintah, UMM Kembangkan PLTS dan PLTB di Berbagai Lokasi Tahun Baru 2025, Shanaya Resort Malang Pesta Kembang Api dan Bagi Hadiah Tiket Pesawat

HEADLINE · 28 Agu 2025 05:54 WIB ·

Punten Carnival 2025: Parade Budaya Nusantara dan Kisah Roro Jonggrang Bangkitkan Semangat Nasionalisme


 Kades Punten, Hening Trisunu, S.E bersama Camat Bumiaji, Thomas Maido, S.Sos dan perangkat desa, saat menyaksikan Punten Carnival 2025 di panggung penghormatan. (Yan) Perbesar

Kades Punten, Hening Trisunu, S.E bersama Camat Bumiaji, Thomas Maido, S.Sos dan perangkat desa, saat menyaksikan Punten Carnival 2025 di panggung penghormatan. (Yan)

BACAMALANG.COM — Semarak Hari Kemerdekaan RI ke-80 diwarnai dengan gelaran spektakuler Punten Carnival 2025 yang mengusung tema “The Art of Nusantara”. Ribuan warga memadati Jalan Raya Punten, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu, Rabu (27/8/2025), untuk menyaksikan parade seni budaya yang memukau dan sarat makna.

Sebanyak 28 kontingen dari 35 RT dan 8 RW di empat dusun—Kungkuk, Payan, Gempol, dan Krajan—menampilkan ragam atraksi budaya kontemporer, tarian tradisional, hingga kisah rakyat legendaris seperti Roro Jonggrang. Karnaval ini menjadi bukti nyata semangat warga Desa Punten dalam melestarikan warisan budaya di tengah arus globalisasi.

Sekretaris Desa Punten, Muhammad Robi Yusuf, menyampaikan bahwa tema “The Art of Nusantara” dipilih untuk mengangkat kekayaan seni dan cerita rakyat Indonesia. Ia berharap kegiatan ini mampu menumbuhkan rasa cinta budaya lokal di kalangan generasi muda.

> “Kami ingin pemuda-pemudi merasakan perjuangan melestarikan budaya dari awal hingga akhir, agar tidak punah oleh budaya luar,” ujar Yusuf.

Apresiasi dari Camat Bumiaji

Camat Bumiaji, Thomas Maido, turut hadir dan memberikan apresiasi tinggi atas kreativitas warga Desa Punten. Ia menyebut Punten Carnival sebagai contoh ideal pelestarian budaya yang bisa ditiru desa lain.

> “Kegiatan ini bukan hanya hiburan, tapi juga bentuk syukur dan ekspresi kearifan lokal. Semoga menjadi pemantik semangat nasionalisme dan pelestarian budaya,” tuturnya.

Punten Carnival 2025 tak hanya menjadi ajang perayaan, tetapi juga ruang edukasi budaya yang memperkuat identitas bangsa. Di tengah kemajuan zaman, warga Desa Punten menunjukkan bahwa tradisi dan cerita leluhur tetap relevan dan layak dirayakan.

Pewarta: Eko Sabdianto
Editor: Rahmat Mashudi Prayoga

Artikel ini telah dibaca 88 kali

badge-check

Publisher

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Kurban Presiden Pakai Dana APBN Viral, Akademisi IAI Sunan Kalijogo Malang Ruwiyanto: “Ibadah Jangan Dibebankan kepada Pajak Rakyat”

28 Mei 2026 - 08:37 WIB

UMM Terapkan Kurban Go Green, Ribuan Paket Daging Dibagikan dengan Besek hingga Didistribusikan ke Luar Jawa

27 Mei 2026 - 16:52 WIB

Gempa M 5,1 Guncang Tenggara Jember, Getaran Terasa hingga Malang

26 Mei 2026 - 16:47 WIB

125 Pasangan Ikuti Edukasi Teknologi Bayi Tabung di HUT ke-28 Morula IVF, Antusiasme Meningkat Tajam

25 Mei 2026 - 12:36 WIB

ITSK Soepraoen Malang Siapkan Lulusan Kompeten dan Siap Kerja Lewat Pendidikan Berbasis Profesi

23 Mei 2026 - 13:12 WIB

Rakernis Humas Polda Jatim 2026: Perangi Hoaks dan Perkuat Kepercayaan Publik di Era AI

21 Mei 2026 - 16:36 WIB

Trending di HEADLINE

©Hak Cipta Dilindungi !