Gagas Aplikasi Laundry Rumahan, Begini Kisahnya - BACAMALANG.COM

Menu

Mode Gelap
Fapet UB Kembangkan LENTERA, Sistem Modernisasi Peternakan Ayam Berbasis AI dan IoT untuk Segmentasi Peternak Kecil Viral Hukuman Ringan Koruptor, Dosen FH UMM Berharap Hakim Harus Lebih Berani Jatuhkan Vonis ACPM Gelar Pameran Lukisan dan Seni Budaya di Gedung DPRD Kota Malang, Diikuti Pelukis Difabel Dukung Program EBT Pemerintah, UMM Kembangkan PLTS dan PLTB di Berbagai Lokasi Tahun Baru 2025, Shanaya Resort Malang Pesta Kembang Api dan Bagi Hadiah Tiket Pesawat

RAGAM · 5 Sep 2020 13:15 WIB ·

Gagas Aplikasi Laundry Rumahan, Begini Kisahnya


 Gagas Aplikasi Laundry Rumahan, Begini Kisahnya Perbesar

BACAMALANG.COM – Bisnis laundry menjadi salah satu bisnis yang memiliki prospek bagus untuk dikembangkan, baik dalam skala usaha besar maupun kecil. Jumlah usaha laundry semakin hari semakin bertambah banyak. Selain itu juga karena bisnis jasa ini termasuk dalam kategori bisnis dengan perputaran ekonomi yang terbilang cepat.

Berdasarkan latar belakang itu, beberapa mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) mengusulkan sebuah desain startup bisnis penghubung laundry rumahan yang bertujuan untuk menghidupkan perekonomian usaha laundry skala kecil menengah.

“Aplikasi ini kami beri nama Hai Clean, merupakan aplikasi berbasis mobile sebagai penghubung transaksi antara jasa laundry dan customer,” kata Abdul Chatil.

Bersama ketiga mahasiswa lainnya dari Program Studi Informatika, yakni Susi Anivah, Fajriah Fatimah, dan Rina Yunia Irianti mendaftarkan gagasan ini untuk Program Kreativitas Mahasiswa (PKM). Gagasan aplikasi berbasis mobile ini telah berhasil mendapat pendanaan dari Direktorat Pembelajan dan Kemahasiswa Kementerian Pendidikan dan Kebudayan Republik Indonesia (Kemendikbud RI).

“Melalui Hai Clean pemilik laundry bisa menawarkan jasa dan menerima orderan secara online. Customer bisa memilih jenis laundry sesuai dengan kecocokan dan jarak terdekat. Selain untuk laba, kami berharap Hai Clean dapat memberi solusi dari permasalahan yang dihadapi oleh laundry rumahan,” tambah Abdul Sabtu (5/9).

Dia menyebut, laundry yang ada di gang sempit atau tidak memiliki papan nama, bisa mendapatkan peluang yang sama untuk mendapatkan transaksi. Masyarakat kalangan menengah ke bawah pun terbantu dengan adanya banyak pilihan laundry rumahan yang dapat diakses secara online. Customer bisa memilih jenis laundry sesuai dengan kecocokan dan jarak terdekat.

Banyak promo untuk pemilik jasa laundry maupun customer. Pemilik laundry juga bisa menentukan harga dan diskon sendiri. Semua jasa laundry dapat menjadi partner tanpa dipungut pembayaran bulanan. Tidak ada biaya registrasi untuk pemilik maupun customer. Pemilik laundry hanya perlu deposit awal dengan nominal minimal sebesar Rp. 75.000,- yang akan terpotong otomatis Rp. 1000,- pertransaksi yang diterima. (Lis/red)

Artikel ini telah dibaca 24 kali

badge-check

Publisher

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Mbak Ning, Pembina Rumah Inklusi Kota Batu Support Penuh Kopi Embongan Jadi Ruang Ekspresi

22 April 2026 - 07:41 WIB

Silaturrockhim #7 Sukses Digelar di Kepanjen, Disambut Antusiasme Warga

20 April 2026 - 11:16 WIB

“Memahamimu”, Eksplorasi Emosional Hilman Darmawan dalam Balutan Smooth Jazz dan Citypop

19 April 2026 - 07:40 WIB

Qivellyn Zivanna Dinobatkan Sebagai Putri Kebudayaan Jatim 2026 Berbakat, Raih Beasiswa S1/S2 Institut Asia

18 April 2026 - 13:41 WIB

“Semampuku”, Curahan Hati Alesande L Tentang Cinta yang Apa Adanya

15 April 2026 - 14:12 WIB

Brigadir Nurfauziah, Srikandi Brimob Asal Malang di Kejuaraan Dunia Skydiving Prancis

12 April 2026 - 16:40 WIB

Trending di RAGAM

©Hak Cipta Dilindungi !