Dokter Ungkap Penyebab Kematian Yai Mim: Asfiksia Berdasarkan Hasil Visum - BACAMALANG.COM

Menu

Mode Gelap
Fapet UB Kembangkan LENTERA, Sistem Modernisasi Peternakan Ayam Berbasis AI dan IoT untuk Segmentasi Peternak Kecil Viral Hukuman Ringan Koruptor, Dosen FH UMM Berharap Hakim Harus Lebih Berani Jatuhkan Vonis ACPM Gelar Pameran Lukisan dan Seni Budaya di Gedung DPRD Kota Malang, Diikuti Pelukis Difabel Dukung Program EBT Pemerintah, UMM Kembangkan PLTS dan PLTB di Berbagai Lokasi Tahun Baru 2025, Shanaya Resort Malang Pesta Kembang Api dan Bagi Hadiah Tiket Pesawat

MALANG RAYA · 15 Apr 2026 17:36 WIB ·

Dokter Ungkap Penyebab Kematian Yai Mim: Asfiksia Berdasarkan Hasil Visum


 dr. Wiwin Indriani (Sie Dokkes Polresta Malang Kota) didampingi Kasat Reskrim saat memberikan keterangan terkait hasil visum meninggalnya Yai Mim. (ist) Perbesar

dr. Wiwin Indriani (Sie Dokkes Polresta Malang Kota) didampingi Kasat Reskrim saat memberikan keterangan terkait hasil visum meninggalnya Yai Mim. (ist)

BACAMALANG.COM – Sie Dokkes Polresta Malang Kota, dr. Wiwin Indriani, menjelaskan penyebab meninggalnya Muhammad Muslimi alias Yai Mim berdasarkan hasil visum. Ia menyebut, korban meninggal dunia akibat asfiksia atau kekurangan suplai oksigen ke otak.

Menurut dr. Wiwin, sebelum dinyatakan meninggal dunia, korban sempat mendapatkan penanganan medis awal secara cepat. Namun, saat tiba di rumah sakit, Yai Mim dinyatakan meninggal dunia sekitar pukul 13.45 WIB.

Ia mengungkapkan, saat pertama kali dilakukan pemeriksaan setelah korban terjatuh sebelum memasuki ruang pemeriksaan, kondisi Yai Mim sudah mengalami henti napas.

“Ketika kami datang dan memeriksa, kondisi almarhum sudah lemah serta mengalami henti napas dan jantung. Sesuai prosedur, kami langsung melakukan penanganan awal,” ujar dr. Wiwin, Selasa (14/4/2026).

Tim medis kemudian melakukan upaya resusitasi berupa bantuan napas dan pemberian oksigen sebanyak dua siklus. Namun, tidak ditemukan respons dari korban.

“Karena tidak ada respons, kami rekomendasikan untuk segera dirujuk ke RSSA,” jelasnya.

Dr. Wiwin menegaskan, saat diberikan pertolongan pertama, korban masih dalam kondisi belum meninggal dunia. Ia juga menjelaskan bahwa asfiksia merupakan kondisi kegawatdaruratan akibat penurunan drastis suplai oksigen ke otak.

“Hasil visum serta diskusi dengan dokter RSSA menyimpulkan bahwa almarhum meninggal dunia akibat asfiksia, yaitu berkurangnya suplai oksigen ke otak secara signifikan,” tegasnya.

Diketahui, Yai Mim menjalani masa penahanan di Rutan Polresta Malang Kota sejak 19 Januari 2026. Selama masa penahanan, yang bersangkutan dilaporkan dalam kondisi sehat dan tidak memiliki riwayat gangguan kesehatan spesifik.

Pewarta: Rohim Alfarizi
Editor: Rahmat Mashudi Prayoga

Artikel ini telah dibaca 10 kali

badge-check

Publisher

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Bawa Kabur HP, Pelaku Dikejar Bocil Penjaga Toko Ponsel di Dampit

15 April 2026 - 19:16 WIB

Polres Batu Gagalkan Peredaran 40 Pil Ekstasi, Satu Pengedar Dibekuk

15 April 2026 - 17:15 WIB

Partai NasDem Kabupaten Malang Sampaikan Keberatan atas Sampul dan Pemberitaan Majalah Tempo

15 April 2026 - 17:07 WIB

FISIP UNIRA Malang Gelar FISIP Collaboration 2026, Perkuat Sinergi Kampus dan Pemerintah Daerah

15 April 2026 - 14:56 WIB

Jaringan Sabu Ampelgading Digulung, Polisi Sita 12 Paket Siap Edar

15 April 2026 - 12:24 WIB

Yai Mim Meninggal Dunia, Polisi Hentikan Seluruh Perkara dengan SP3

15 April 2026 - 11:49 WIB

Trending di MALANG RAYA

©Hak Cipta Dilindungi !