Lestarikan Tradisi Leluhur, Selamatan Desa Oro-Oro Ombo 2026 Meriah dengan Pentas Seni hingga Wayang Kulit - BACAMALANG.COM

Menu

Mode Gelap
Fapet UB Kembangkan LENTERA, Sistem Modernisasi Peternakan Ayam Berbasis AI dan IoT untuk Segmentasi Peternak Kecil Viral Hukuman Ringan Koruptor, Dosen FH UMM Berharap Hakim Harus Lebih Berani Jatuhkan Vonis ACPM Gelar Pameran Lukisan dan Seni Budaya di Gedung DPRD Kota Malang, Diikuti Pelukis Difabel Dukung Program EBT Pemerintah, UMM Kembangkan PLTS dan PLTB di Berbagai Lokasi Tahun Baru 2025, Shanaya Resort Malang Pesta Kembang Api dan Bagi Hadiah Tiket Pesawat

RAGAM · 26 Mei 2026 09:57 WIB ·

Lestarikan Tradisi Leluhur, Selamatan Desa Oro-Oro Ombo 2026 Meriah dengan Pentas Seni hingga Wayang Kulit


 Kades Oro-Oro Ombo, Wiweko saat tengah diwawancarai awak media. (Yan) Perbesar

Kades Oro-Oro Ombo, Wiweko saat tengah diwawancarai awak media. (Yan)

BACAMALANG.COM – Pemerintah Desa Oro-Oro Ombo, Kecamatan Batu, Kota Batu sukses menggelar Selamatan Desa 2026 sebagai bentuk rasa syukur kepada leluhur sekaligus upaya menjaga kelestarian budaya lokal.

Kegiatan yang berlangsung meriah tersebut melibatkan warga dari berbagai elemen masyarakat serta para tokoh setempat. Beragam pertunjukan seni tradisional khas Kota Batu turut memeriahkan rangkaian acara.

Kepala Desa Oro-Oro Ombo, Wiweko, menyampaikan rasa syukur atas jasa para leluhur yang telah membangun desa sejak awal berdiri. Menurutnya, tradisi selamatan desa menjadi salah satu cara untuk menguri-uri budaya agar tidak luntur di tengah derasnya pengaruh budaya modern.

“Dengan kemajuan sekarang, kami sebagai orang Jawa harus tetap ingat bahwa budaya dan adat istiadat yang ditinggalkan leluhur ini sangat baik,” ujar Wiweko kepada awak media, Senin (25/5/2026).

Ia menjelaskan, rangkaian selamatan desa diisi dengan berbagai pentas seni tradisional yang dapat dinikmati masyarakat. Mulai dari kuda lumping, bantengan, hingga pertunjukan pencak silat.

Tak hanya itu, ibu-ibu dari masing-masing RW bersama organisasi kepemudaan di bidang kebudayaan juga turut ambil bagian dengan menampilkan berbagai pertunjukan seni.

Wiweko yang juga menjabat sebagai Ketua APEL menambahkan, pelaksanaan Selamatan Desa Oro-Oro Ombo telah ditetapkan para sesepuh untuk digelar setiap Bulan Besar pada hari Senin Pahing.

“Jadwal tersebut bisa berubah jika ada halangan, namun pada umumnya tetap dilaksanakan sesuai tradisi. Puncak acara malam ini ditutup dengan pertunjukan wayang kulit,” pungkasnya.

Pewarta: Eko Sabdianto
Editor: Rahmat Mashudi Prayoga

Artikel ini telah dibaca 5 kali

badge-check

Publisher

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

MilkLife Soccer Challenge Malang Seri 2 Bentuk Ekosistem Sepak Bola Putri

24 Mei 2026 - 21:03 WIB

MilkLife Soccer Challenge Seri 2 Malang 2025-2026 Sukses Lahirkan Juara Baru SDN Tulungrejo 02 dan SDN Lowokwaru 3

24 Mei 2026 - 20:36 WIB

Bungkam UM di Final, UIBU Juara NCFS 2026

23 Mei 2026 - 08:51 WIB

Uri-uri Budaya Jawa, Parade Tari dan Kuda Lumping Semarakkan Festival Gendang Purnama Ganesha di Karangkates

19 Mei 2026 - 16:16 WIB

Lestarikan Budaya, Digelar Lomba Tari Gendang Purnama Ganesha 8 di Karangkates

15 Mei 2026 - 17:16 WIB

Elektro Day SMK PGRI 3 Malang, Cara Seru Belajar Tanpa Suasana Membosankan

15 Mei 2026 - 12:20 WIB

Trending di RAGAM

©Hak Cipta Dilindungi !