BACAMALANG.COM – Klinik tumbuh kembang holistik House of Fatima Child Center menggelar Talkshow Parenting bertajuk “Ruang Aman Berbagi Cerita untuk Anak Berkebutuhan Khusus” di lantai 3 Transmart, Jalan Veteran, Kota Malang, Jumat (29/5/2026).
Kegiatan yang menjadi wadah edukasi sekaligus ruang berbagi bagi para orang tua, keluarga, maupun masyarakat yang memiliki perhatian terhadap anak berkebutuhan khusus ini menghadirkan narasumber Suyanto, S.Psi., M.Si., Psikolog, MMRS, yang membahas pentingnya menciptakan lingkungan aman, suportif, dan penuh empati bagi tumbuh kembang anak berkebutuhan khusus (ABK).
Suyanto mengajak para peserta memahami bagaimana pola pengasuhan anak yang tepat, sehingga dapat membantu anak dalam tumbuh kembangnya. Salah satunya adalah bagaimana menyikapi ketertarikan ABK terhadap lawan jenisnya.
“Hal ini dapat diarahkan lebih kepada bagaimana anak dapat menghormati lawan jenis tersebut sebagai orang lain,” ujarnya.
Psikolog yang sehari-hari bertugas di RS dr Saiful Anwar ini menegaskan agar rasa ingin tahun ABK itu wajar tapi harus dikendalikan dalam sebuah bingkai agar tidak keluar jalur.
Ia juga menekankan komunikasi sederhana dengan kalimat yang ringkas hingga Bahasa tubuh yang jelas agar intruksi mudah dicerna oleh anak. Tak lupa ia mengingatkan agar mengapresiasi pada proses usaha dengan pujian untuk sekecil apapun kemajuan sang anak.
“Intinya, orang tua tidak dituntut untuk menjadi sempurna tanpa cela, kehadiran emosional yang penuh empati sudah lebih cukup bagi anak berkebutuhan khusus,” tandasnya.
Usai sesi tanya jawab, Suyanto mendapat bingkisan istimewa, yakni sebuah sketsa saat dirinya paparan dari Atiqa Bilqis Sabrin, seorang anak tuna daksa asal SDN 2 Sukodadi Wagir.
“Wah, ini gambarnya jauh lebih bagus dari aslinya,” puji Suyanto.

Keseruan peserta dan narasumber Talkshow Parenting bertajuk “Ruang Aman Berbagi Cerita untuk Anak Berkebutuhan Khusus” di lantai 3 Transmart, Kota Malang, Jumat (29/5/2026). (Nedi Putra AW)
Sementara itu, Founder House of Fatimah Child Center, Dr. dr. Ariani, M.Kes, Sp.A(K) menambahkan, bahwa kegiatan parenting ini sangat penting bagi orang tua ABK.
“Tujuannya agar memperkuat rasa percaya para orang tua ABK yang rentan,” ujar wanita yang biasa disapa dr. Ariani ini.
Menurutnya, apa yang dipaparkan Suyanto tersebut dapat menjadi benteng bagi anak-anak deai pengaruh negative, baik itu berupa keekrasan verbal mupun fisik.
“Pengetahuan parenting sangat perlu bagi orang tua anak berkebutuhan khusus, karena tidak hanya berkaitan dengan cara merawat anak, tetapi juga menentukan kualitas tumbuh kembang, kesehatan mental, hingga masa depan anak itu sendiri,” jelasnya.
Tidak hanya menghadirkan sesi diskusi dan edukasi parenting, acara ini juga dimeriahkan dengan pentas angklung orang tua difabel, serta penampilan spesial dari Diforia Band dengan 3 personel anak istimewea mampu menambah suasana hangat dan inspiratif selama kegiatan berlangsung.
“Kami berharap talkshow ini dapat menjadi ruang kolaboratif bagi orang tua, praktisi pendidikan, tenaga kesehatan, maupun masyarakat umum untuk saling berbagi pengalaman dan memperkuat dukungan terhadap anak berkebutuhan khusus di Kota Malang,” pungkas dr. Ariani.
Pewarta/Editor: Nedi Putra AW





















































