Polres Batu Masih Dalami Dugaan Transaksi Lapak PKL Alun-Alun - BACAMALANG.COM

Menu

Mode Gelap
Fapet UB Kembangkan LENTERA, Sistem Modernisasi Peternakan Ayam Berbasis AI dan IoT untuk Segmentasi Peternak Kecil Viral Hukuman Ringan Koruptor, Dosen FH UMM Berharap Hakim Harus Lebih Berani Jatuhkan Vonis ACPM Gelar Pameran Lukisan dan Seni Budaya di Gedung DPRD Kota Malang, Diikuti Pelukis Difabel Dukung Program EBT Pemerintah, UMM Kembangkan PLTS dan PLTB di Berbagai Lokasi Tahun Baru 2025, Shanaya Resort Malang Pesta Kembang Api dan Bagi Hadiah Tiket Pesawat

MALANG RAYA · 12 Jun 2026 19:23 WIB ·

Polres Batu Masih Dalami Dugaan Transaksi Lapak PKL Alun-Alun


 Semerawut. Kondisi Fasum badan jalan yang kini dipenuhi lapak-Lapak PKL Alun-Alun Kota Batu hingga mengakibatkan kemacetan dan kondisinya juga kumuh. (Yan) Perbesar

Semerawut. Kondisi Fasum badan jalan yang kini dipenuhi lapak-Lapak PKL Alun-Alun Kota Batu hingga mengakibatkan kemacetan dan kondisinya juga kumuh. (Yan)

BACAMALANG.COM – Unit Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Satreskrim Polres Batu masih mendalami dugaan transaksi jual beli lapak Pedagang Kaki Lima (PKL) di kawasan Alun-Alun Kota Batu. Saat ini, proses penanganan perkara masih berada pada tahap penyelidikan melalui klarifikasi terhadap sejumlah saksi.

Kanit Tipikor Satreskrim Polres Batu, Ipda Sugeng Widodo, mengatakan pihaknya telah melakukan pendalaman terhadap laporan yang masuk. Selain itu, penyidik juga masih mengumpulkan keterangan dari para pedagang yang beraktivitas di lokasi tersebut.

“Sudah kita dalami, dan masih melakukan klarifikasi terhadap saksi-saksi dari para pedagang,” ujar Ipda Sugeng kepada awak media, Jumat (12/6/2026).

Menurutnya, proses klarifikasi masih berlangsung karena beberapa pihak yang dimintai keterangan belum dapat memenuhi panggilan penyidik.

“Tujuannya untuk melengkapi bahan dalam proses penyelidikan,” tegasnya.

Sementara itu, Setyo, warga Kelurahan Sisir, Kecamatan Batu, berharap proses hukum yang berjalan dapat memberikan kejelasan bagi masyarakat.

“Saya berharap kepada Polres Batu agar dapat mengusut tuntas persoalan ini sehingga ada kepastian bagi para pedagang yang merasa dirugikan,” ujarnya.

Kasus ini menjadi perhatian masyarakat setelah muncul sejumlah pengakuan dari pedagang yang mengaku telah dimintai sejumlah uang untuk memperoleh lapak berjualan. Namun, sebagian di antaranya mengaku belum mendapatkan tempat berjualan hingga saat ini.

Masyarakat Kota Batu pun menaruh harapan agar proses penyelidikan yang tengah berlangsung dapat segera menghasilkan kejelasan terkait dugaan tersebut.

Hingga kini, Polres Batu belum menetapkan pihak mana pun sebagai tersangka. Penyidik masih terus mengumpulkan keterangan dan data guna memastikan ada atau tidaknya unsur pidana dalam perkara yang sedang ditangani.

Pewarta: Eko Sabdianto
Editor: Rahmat Mashudi Prayoga

Artikel ini telah dibaca 4 kali

badge-check

Publisher

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Perkuat Ukhuwah dan Keimanan, DPWW Wahidiyah Gelar Mujahadah Syahriah

12 Juni 2026 - 19:37 WIB

MPD Gelar Sosialisasi Anti-Bullying dan LGBT di SMAN 7 Malang

12 Juni 2026 - 18:04 WIB

Asah Kemampuan, TRC BPBD Kabupaten Malang Gelar Latihan Water Rescue

12 Juni 2026 - 11:06 WIB

Tingkatkan Akses Pembiayaan Peternak Sapi Perah di Jawa Timur, OJK dan ILO Luncurkan Sistem ERP

12 Juni 2026 - 09:59 WIB

Satresnarkoba Polres Batu Gencarkan Edukasi Anti Narkoba di Sekolah Dasar, Siswa Diajak Kenali Bahaya Sejak Dini

12 Juni 2026 - 06:08 WIB

Tumbuhkan Kreativitas Sejak Dini, Guru KB di Kepanjen Ajarkan Kokurikuler Lewat Proyek Nyata

12 Juni 2026 - 05:55 WIB

Trending di MALANG RAYA

©Hak Cipta Dilindungi !