BACAMALANG.COM – Gaya hidup anak muda di Kota Malang terus berkembang. Olahraga kini tak lagi sekadar aktivitas menjaga kebugaran, tetapi juga menjadi ruang berekspresi, membangun komunitas, hingga menikmati hiburan. Tren tersebut diwujudkan melalui Social AmstirRun 5K, sebuah event fun run berkonsep sportainment yang memadukan lari, musik, dan nongkrong dalam satu pengalaman.
Kegiatan ini akan digelar pada Minggu (5/7/2026) di Amstirdam Begawan, Jalan Raya Tlogomas 1-3, Plaza Begawan, Kecamatan Lowokwaru. Event tersebut digagas oleh Visionary Creative, kelompok mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) angkatan 2023, bekerja sama dengan Amstirdam Coffee dan komunitas Run Malang Run.
Ketua Pelaksana Social AmstirRun 5K, Ahmad Rizki Alpian, mengatakan kegiatan ini merupakan bagian dari praktikum mahasiswa sekaligus upaya mengajak generasi muda, khususnya yang gemar nongkrong di kedai kopi, untuk mulai menerapkan gaya hidup sehat.
“Anak muda sekarang lari bukan cuma untuk sehat. Mereka butuh ruang bertemu teman, ruang berekspresi, dan konten yang layak dibagikan. Dari situ lahir ide sportainment, olahraga yang dikemas seperti hiburan,” ujarnya kepada BACAMALANG.COM, Sabtu (27/6/2026).
Menurut Ahmad, konsep tersebut terinspirasi dari berbagai event lari bertema di luar negeri, seperti color run, neon run, hingga music run. Namun, Social AmstirRun dikemas dengan identitas khas Malang melalui kolaborasi komunitas lari, kopi lokal, dan hiburan musik.
“Di luar negeri banyak color run, neon run, atau music run. Kami ambil benangnya, tapi isinya Malang banget. Ada kopi lokal, ada komunitas lari, ada DJ,” katanya.
Salah satu daya tarik utama acara ini adalah penampilan live DJ di atas mobil pikap yang akan bergerak mengikuti peserta sepanjang rute sejauh lima kilometer. Konsep tersebut diharapkan menghadirkan pengalaman baru dalam event fun run di Kota Malang.
Meski menghadirkan musik di sepanjang rute, Ahmad menegaskan konsep ini berbeda dengan karnaval maupun sound horeg.
“Event kami tidak menggunakan sistem suara sebesar yang biasa digunakan di acara karnaval,” jelasnya.
Setelah mencapai garis finis, peserta akan diarahkan ke area post-run hangout di Amstirdam Coffee untuk bersantai, berinteraksi, dan menikmati kopi lokal bersama komunitas.
Tak hanya mengusung gaya hidup sehat, Social AmstirRun juga diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif. Menurut Ahmad, event ini menjadi ruang promosi yang lebih organik bagi pelaku usaha karena memungkinkan interaksi langsung dengan peserta yang didominasi mahasiswa, komunitas lari, pekerja muda, dan masyarakat urban.
“Ini bukan sekadar memasang logo. Pelaku usaha bisa berbincang langsung, memberikan sampling produk, dan masuk ke ekosistem komunitas. Dampaknya lebih kuat karena audiensnya memang aktif dan peduli gaya hidup sehat,” tuturnya.
Selain memberi manfaat ekonomi, kegiatan ini juga diharapkan mampu membangun budaya hidup sehat melalui aktivitas olahraga yang menyenangkan, sekaligus memperkuat kebiasaan nongkrong positif, mengapresiasi kopi lokal, serta menghidupkan ruang publik yang ramah bagi komunitas.
Ahmad menilai generasi muda menjadi target utama karena saat ini mereka menjadi penggerak tren gaya hidup. Ketika anak muda terbiasa berolahraga, dampaknya diyakini akan meluas ke lingkungan keluarga maupun pergaulan.
“Generasi muda tidak hanya mencari olahraga, tetapi juga ruang berekspresi dan koneksi sosial. Social AmstirRun hadir dengan semangat kompetisi sehat, kebersamaan komunitas, dan hiburan yang otentik,” ujarnya.
Menjelang pelaksanaan acara, panitia juga menyiapkan dua kegiatan pra-event, yakni Amstirdam Social Media Activation melalui Instagram dan TikTok yang berisi teaser, hitung mundur, serta informasi pendaftaran, serta Amstir Connect with Run Community bersama Run Malang Run untuk mempertemukan para pelari sekaligus memperkenalkan konsep acara.
Ke depan, Social AmstirRun diharapkan menjadi agenda rutin yang mampu memperkuat budaya hidup sehat sekaligus menjadi wadah kolaborasi antara komunitas, pelaku industri kreatif, dan brand lokal di Kota Malang.
“Semoga ini menjadi awal. Kami ingin Social AmstirRun lahir sebagai tradisi baru anak muda Malang. Lari bersama, merayakan bersama,” pungkas Ahmad.
Informasi dan pendaftaran dapat diperoleh melalui Instagram @socialamstirun, @visionarycreative.id, @amstirdamcoffee, atau WhatsApp 0878-7679-1237.
Pewarta: Hadi Triswanto
Editor: Rahmat Mashudi Prayoga





















































