BACAMALANG.COM – Volume penumpang kereta api di Stasiun Malang mengalami peningkatan selama masa libur sekolah. PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 8 Surabaya mencatat rata-rata jumlah penumpang keberangkatan dan kedatangan naik sekitar 8 persen dibandingkan hari biasa.
Selama periode liburan, Stasiun Malang menjadi salah satu titik keberangkatan dan kedatangan favorit masyarakat untuk berbagai keperluan, mulai dari wisata, pendidikan, hingga kunjungan keluarga.
Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Mahendro Trang Bawono, mengatakan rata-rata volume penumpang di Stasiun Malang mencapai sekitar 5.660 orang per hari. Angka tersebut meningkat dibandingkan hari biasa yang rata-rata mencapai 5.231 penumpang per hari.
“Tingginya minat masyarakat menggunakan kereta api selama masa liburan menunjukkan kepercayaan pelanggan terhadap layanan transportasi perkeretaapian yang aman, nyaman, dan tepat waktu,” ujar Mahendro, Jumat (26/6/2026).
Ia menjelaskan, sejumlah kereta api jarak jauh yang berhenti di Stasiun Malang menjadi pilihan utama masyarakat. Destinasi yang paling banyak diminati antara lain Surabaya, Yogyakarta, Jakarta, Bandung, Jember, hingga Ketapang.
Untuk mengantisipasi lonjakan penumpang, KAI Daop 8 Surabaya telah menyiapkan berbagai langkah, mulai dari memastikan kesiapan sarana dan prasarana, meningkatkan pengawasan operasional, hingga menambah petugas pelayanan di area stasiun.
“Kami mengimbau seluruh pelanggan agar merencanakan perjalanan dengan baik, datang ke stasiun lebih awal, serta memperhatikan kembali jadwal keberangkatan yang tertera pada tiket agar perjalanan berlangsung lancar,” jelas Mahendro.
Selain meningkatkan pelayanan, KAI juga mengajak masyarakat untuk menjaga keselamatan perjalanan kereta api selama masa liburan. Warga diminta tidak beraktivitas di jalur rel maupun area operasional perkeretaapian.
Mahendro secara khusus mengingatkan anak-anak yang tengah menikmati libur sekolah agar tidak bermain di sekitar rel kereta api.
“Aktivitas tersebut sangat berbahaya karena dapat membahayakan keselamatan diri sendiri maupun mengganggu perjalanan kereta api yang melintas,” tegasnya.
KAI Daop 8 Surabaya juga mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan vandalisme terhadap fasilitas perkeretaapian maupun melempar benda ke arah kereta api. Selain melanggar hukum, tindakan tersebut dapat membahayakan keselamatan petugas maupun penumpang.
Melalui berbagai upaya tersebut, KAI Daop 8 Surabaya berkomitmen memberikan layanan transportasi yang selamat, aman, nyaman, dan tepat waktu bagi masyarakat selama masa libur sekolah.
Pewarta: Rohim Alfarizi
Editor: Rahmat Mashudi Prayoga





















































