BACAMALANG.COM – Suasana Desa Wisata Kerajinan UMKM Gamplong, Sleman, Yogyakarta, tampak lebih hidup selama empat hari, 17–20 Juni 2026. Puluhan mahasiswa Universitas Insan Budi Utomo (UIBU) hadir dan berbaur dengan masyarakat melalui program Parkerif UIBU Berdampak, sebuah kegiatan pembelajaran berbasis pengalaman yang mengajak mahasiswa belajar langsung dari dunia nyata.
Parkerif atau Pariwisata dan Kerja Kreatif merupakan program experiential learning yang dirancang untuk mempertemukan mahasiswa dengan berbagai persoalan dan potensi di tengah masyarakat. Melalui program ini, mahasiswa tidak hanya belajar teori di kampus, tetapi juga terlibat aktif dalam merumuskan solusi bersama warga.
Di Desa Wisata Gamplong, para mahasiswa berdiskusi dengan pemerintah desa, pelaku UMKM, dan masyarakat setempat untuk memetakan potensi industri kerajinan rumahan yang menjadi identitas desa. Dari proses tersebut, lahir berbagai gagasan pengembangan, mulai dari peningkatan kualitas kemasan produk, strategi pemasaran yang lebih efektif, hingga promosi destinasi wisata agar semakin dikenal luas.
Rektor UIBU, Dr. Nurcholis Sunuyeko, M.Si., turut meninjau langsung pelaksanaan kegiatan tersebut. Menurutnya, Parkerif merupakan wujud komitmen kampus dalam menghadirkan pendidikan yang relevan dengan kebutuhan masyarakat sekaligus dunia industri.
“Mahasiswa tidak cukup hanya belajar di ruang kelas. Mereka perlu hadir di lapangan untuk memahami potensi dan tantangan yang dihadapi masyarakat, kemudian mengembangkan gagasan serta solusi melalui kolaborasi. Parkerif menjadi ruang belajar yang menghubungkan teori dengan praktik,” ujar Dr. Nurcholis, Jumat (19/6/2026).
Ia menilai pengalaman lapangan seperti ini memberikan nilai lebih bagi mahasiswa. Selain memahami pengelolaan desa wisata dan pengembangan produk kreatif, mereka juga belajar menyusun strategi promosi, membangun jejaring dengan pelaku usaha, serta mengasah keterampilan yang akan dibutuhkan saat memasuki dunia kerja.
Lebih lanjut, Dr. Nurcholis menegaskan bahwa sektor pariwisata dan ekonomi kreatif merupakan bidang strategis yang memiliki peluang besar untuk terus berkembang. Karena itu, kolaborasi antara perguruan tinggi dan masyarakat perlu terus diperkuat.
“Desa wisata punya potensi besar untuk terus berkembang. Kehadiran mahasiswa diharapkan menjadi mitra kolaboratif dalam memperkuat inovasi, promosi, dan pengembangan usaha masyarakat. Pada saat yang sama, mahasiswa mendapatkan bekal penting untuk membangun jiwa kewirausahaan dalam menghadapi dunia profesional,” jelasnya.
Melalui program Parkerif UIBU Berdampak, mahasiswa didorong menjadi generasi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga adaptif, inovatif, dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan berbasis potensi lokal. Dengan kolaborasi yang terjalin antara kampus dan masyarakat, potensi desa wisata seperti Gamplong diharapkan semakin berkembang dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi perekonomian daerah.
Pewarta/Editor: Rahmat Mashudi Prayoga





















































