Harga Telur Terjun Bebas, Pedagang di Tumpang Bertahan Berkat Tabungan Saat Masa Panen Untung - BACAMALANG.COM

Menu

Mode Gelap
Fapet UB Kembangkan LENTERA, Sistem Modernisasi Peternakan Ayam Berbasis AI dan IoT untuk Segmentasi Peternak Kecil Viral Hukuman Ringan Koruptor, Dosen FH UMM Berharap Hakim Harus Lebih Berani Jatuhkan Vonis ACPM Gelar Pameran Lukisan dan Seni Budaya di Gedung DPRD Kota Malang, Diikuti Pelukis Difabel Dukung Program EBT Pemerintah, UMM Kembangkan PLTS dan PLTB di Berbagai Lokasi Tahun Baru 2025, Shanaya Resort Malang Pesta Kembang Api dan Bagi Hadiah Tiket Pesawat

EKOBIZ · 28 Jun 2026 10:30 WIB ·

Harga Telur Terjun Bebas, Pedagang di Tumpang Bertahan Berkat Tabungan Saat Masa Panen Untung


 Telur ayam yang dijual Rina. (Rina for BacaMalang) Perbesar

Telur ayam yang dijual Rina. (Rina for BacaMalang)

BACAMALANG.COM – Harga telur ayam di wilayah Malang Raya kembali mengalami penurunan dalam beberapa pekan terakhir. Melimpahnya stok di tingkat peternak yang tidak diimbangi dengan daya beli masyarakat membuat para pedagang harus mencari cara agar tetap bisa bertahan.

Rina, pedagang telur di kawasan Kambingan, Kecamatan Tumpang, Kabupaten Malang, mengaku sudah tiga tahun menjalankan usaha yang merupakan bisnis turun-temurun keluarganya. Namun, dalam beberapa waktu terakhir, omzet penjualannya ikut menurun seiring anjloknya harga telur di pasaran.

“Alhamdulillah, waktu harga telur mahal kami banyak menabung. Sekarang saat harga murah, tabungan itu dipakai untuk menutup kerugian,” ujar Rina kepada BacaMalang, Minggu (28/6/2026).

Menurutnya, pengelolaan keuangan menjadi kunci utama agar usaha tetap berjalan di tengah fluktuasi harga. Ia memilih tidak ikut terlibat dalam perang harga yang justru dapat merugikan sesama pedagang.

Rina juga mengingatkan masyarakat agar tidak mudah tergiur dengan harga telur yang terlalu murah. Sebab, stok yang terlalu lama tersimpan berisiko menurunkan kualitas hingga membuat telur lebih cepat rusak.

Ia berharap kondisi pasar segera membaik dengan turunnya harga pakan ternak sehingga harga telur kembali stabil.

“Semoga harga pakan semakin murah dan harga telur bisa kembali normal,” harapnya.

Sementara itu, pedagang telur di Lawang, Vidiastuti Prima Nirwana, mengatakan anjloknya harga dipicu melimpahnya produksi telur di kandang, sementara daya serap pasar terus melemah. Kondisi tersebut memunculkan banyak pedagang dadakan yang memicu persaingan harga semakin ketat.

Ia mengimbau para pedagang untuk tetap mengedepankan etika dalam berjualan dan tidak saling menjatuhkan, terlebih di tengah kondisi ekonomi yang masih belum sepenuhnya pulih.

Pewarta: Hadi Triswanto
Editor: Rahmat Mashudi Prayoga

Artikel ini telah dibaca 5 kali

badge-check

Publisher

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Libur Sekolah Dongkrak Penumpang Stasiun Malang 8 Persen, KAI Imbau Utamakan Keselamatan

27 Juni 2026 - 10:43 WIB

Pertamina Tambah Pasokan BBM Subsidi di Jatim, Distribusi Diprioritaskan untuk Urai Antrean SPBU

26 Juni 2026 - 18:19 WIB

Sosialisasi Opsen Pajak Kendaraan di Sukun, Pemkot Malang Kenalkan Transisi Energi Listrik dan Tegaskan Pajak Tak Naik

25 Juni 2026 - 17:22 WIB

Belajar Usaha Sekaligus Tambah Penghasilan, Mahasiswa Ini Jadi Pedagang Durian Musiman

22 Juni 2026 - 07:53 WIB

Yamaha Gear Ultima Punya Dua Varian Baru, Tampil Lebih Sporty dan Canggih dengan Fitur Keyless

21 Juni 2026 - 15:31 WIB

96 Kota Ambil Bagian, SOYJOY Nutrition Award 2026 Dorong Solusi Gizi untuk Indonesia Sehat

21 Juni 2026 - 15:16 WIB

Trending di EKOBIZ

©Hak Cipta Dilindungi !