Jembatan Bailey Sonokembang Dibongkar Mulai 9 Juli: Akses Ditutup Sepekan, Warga Diminta Lewat Jalur Alternatif - BACAMALANG.COM

Menu

Mode Gelap
Fapet UB Kembangkan LENTERA, Sistem Modernisasi Peternakan Ayam Berbasis AI dan IoT untuk Segmentasi Peternak Kecil Viral Hukuman Ringan Koruptor, Dosen FH UMM Berharap Hakim Harus Lebih Berani Jatuhkan Vonis ACPM Gelar Pameran Lukisan dan Seni Budaya di Gedung DPRD Kota Malang, Diikuti Pelukis Difabel Dukung Program EBT Pemerintah, UMM Kembangkan PLTS dan PLTB di Berbagai Lokasi Tahun Baru 2025, Shanaya Resort Malang Pesta Kembang Api dan Bagi Hadiah Tiket Pesawat

MALANG RAYA · 7 Jul 2026 19:10 WIB ·

Jembatan Bailey Sonokembang Dibongkar Mulai 9 Juli: Akses Ditutup Sepekan, Warga Diminta Lewat Jalur Alternatif


 Sejumlah pengendara melintas di Jembatan Bailey yang akan dibongkar pada 9–16 Juli 2026. Masyarakat diimbau menggunakan jalur alternatif selama proses pembongkaran berlangsung. (ist) Perbesar

Sejumlah pengendara melintas di Jembatan Bailey yang akan dibongkar pada 9–16 Juli 2026. Masyarakat diimbau menggunakan jalur alternatif selama proses pembongkaran berlangsung. (ist)

BACAMALANG.COM – Proyek pembangunan Jembatan Sonokembang di Kota Malang memasuki tahap akhir. Seiring progres pembangunan yang telah mencapai 88 persen, jembatan bailey yang selama ini digunakan sebagai akses sementara akan mulai dibongkar. Akibatnya, akses menuju lokasi akan ditutup total mulai 9 hingga 16 Juli 2026.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPRPKP) Kota Malang, Dandung Djulharjanto, membenarkan rencana penutupan tersebut. Menurutnya, pembongkaran jembatan bailey merupakan bagian dari tahapan akhir penyelesaian proyek Jembatan Sonokembang.

“Progres pembangunan Jembatan Sonokembang saat ini sudah mencapai 88 persen. Penutupan akses dilakukan pada 9 hingga 16 Juli untuk proses pembongkaran jembatan bailey. Ini merupakan salah satu tahapan akhir penyelesaian proyek,” ujarnya, Senin (6/7/2026).

Meski pembongkaran ditargetkan selesai pada 16 Juli, pekerjaan proyek belum sepenuhnya berakhir. Setelah jembatan darurat dibongkar, kontraktor masih harus menyelesaikan sejumlah pekerjaan teknis, termasuk penataan lereng jembatan dan pembangunan saluran air di sekitar konstruksi.

“Setelah jembatan bailey dibongkar, masih ada pekerjaan konstruksi, terutama penataan di bagian lereng jembatan dan saluran airnya,” jelas Dandung.

Selama masa penutupan yang berlangsung sekitar satu pekan, masyarakat dan pengguna jalan diimbau untuk menggunakan jalur alternatif. Pengendara juga diminta mematuhi rambu-rambu lalu lintas yang telah dipasang serta mengikuti arahan petugas di lapangan guna menghindari kemacetan maupun potensi kecelakaan.

Setelah proses pembongkaran selesai, kontraktor akan memanfaatkan sisa waktu pelaksanaan proyek untuk menyelesaikan pekerjaan akhir (finishing). Pembangunan Jembatan Sonokembang yang menelan anggaran sekitar Rp5,2 miliar itu ditargetkan selesai sesuai kontrak pada 25 Juli 2026.

“Sesuai kontrak kerja yang telah disepakati, proyek pembangunan Jembatan Sonokembang ditargetkan rampung pada 25 Juli nanti,” pungkasnya.

Pewarta: Rohim Alfarizi
Editor: Rahmat Mashudi Prayoga

Artikel ini telah dibaca 10 kali

badge-check

Publisher

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Orasi Dies Natalis ke-19 Universitas Ma Chung: Belajar Nasionalisme dari Minke dan Pramoedya

7 Juli 2026 - 20:49 WIB

Polisi Bongkar Dua Arena Diduga Sabung Ayam di Singosari dan Gedangan

7 Juli 2026 - 19:03 WIB

Resmi Dilantik Jadi Sekda Kota Batu, Alfi Nurhidayat Siap Wujudkan Program Mbatu SAE

7 Juli 2026 - 18:54 WIB

Kelompok 11 PKM FH UB Sukses Gelar Penyuluhan Hukum SIKOPI di Desa Balesari

7 Juli 2026 - 16:02 WIB

Sembilan Tim Mahasiswa Berkompetisi di Seleksi Tahap II Program Hibah Wirausaha Mahasiswa Fakultas STeM UB 2026

7 Juli 2026 - 15:41 WIB

Polisi Bongkar Arena Diduga Sabung Ayam di Pakis

7 Juli 2026 - 06:11 WIB

Trending di MALANG RAYA

©Hak Cipta Dilindungi !