BACAMALANG.COM – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Malang terus memburu pelaku tiga kasus tabrak lari yang menewaskan pengendara di wilayah Kabupaten Malang dalam dua bulan terakhir. Hingga kini, belum satu pun pelaku berhasil diamankan.
Tiga peristiwa tersebut terjadi di Kecamatan Kepanjen, Pakis, dan Pakisaji. Untuk mengungkap identitas pelaku, Unit Gakkum Satlantas Polres Malang mengintensifkan penyelidikan dengan menelusuri rekaman CCTV, memeriksa saksi-saksi, serta mencocokkan ciri-ciri kendaraan yang diduga terlibat.
Kasatlantas Polres Malang, AKP Muhammad Alif Chelvin Arliska, mengatakan seluruh kasus masih dalam tahap penyelidikan aktif. Dari hasil pemeriksaan awal, polisi telah mengantongi sejumlah petunjuk terkait kendaraan yang diduga menjadi penyebab kecelakaan.
“Seluruh perkara masih kami dalami. Rekaman CCTV di sekitar lokasi sudah kami periksa dan keterangan para saksi terus kami kumpulkan. Pola ketiga kasus ini hampir sama, yakni pelaku melarikan diri tanpa memberikan pertolongan kepada korban,” ujarnya.
Dua dari tiga kasus tersebut terjadi pada malam yang sama, Jumat (3/7/2026), dengan selisih waktu sekitar 20 menit.
Peristiwa pertama terjadi sekitar pukul 23.18 WIB di Jalan Raya Desa Asrikaton, Kecamatan Pakis. Korban, Nur Khamit (44), warga Desa Saptorenggo, Kecamatan Pakis, meninggal dunia setelah sepeda motor Yamaha X-Ride yang dikendarainya diduga ditabrak truk boks yang mengambil jalur berlawanan saat menyalip. Usai terjadi benturan, truk langsung melaju ke arah timur tanpa berhenti. Korban mengalami patah tulang pada tangan dan kaki kanan serta luka di bagian hidung sebelum dinyatakan meninggal dunia di lokasi.
Sekitar 18 menit sebelumnya, kecelakaan serupa terjadi di Jalan Raya Dusun Sonotengah, Desa Kebonagung, Kecamatan Pakisaji. Korban Edo Ferdiansah (27), warga Desa Mojosari, Kecamatan Kepanjen, diduga sedang mendahului sepeda motor di depannya. Saat proses menyalip, terjadi senggolan dengan kendaraan lain yang kemudian langsung melarikan diri. Edo mengalami luka berat di bagian kepala dan meninggal dunia di tempat kejadian.
Sementara itu, satu kasus lainnya terjadi pada 1 Mei 2026 di Jalan Raya Sumedang, Kelurahan Cepokomulyo, Kecamatan Kepanjen. Korban Kasimun (75) meninggal dunia setelah diduga tertabrak truk tronton saat berjalan di tepi jalan. Truk tersebut diduga terlalu mengambil sisi kiri jalan sebelum akhirnya kabur meninggalkan lokasi.
Chelvin menegaskan ketiga perkara tersebut menjadi perhatian serius Satlantas Polres Malang. Penyidik akan terus mengembangkan penyelidikan melalui analisis rekaman CCTV, pemeriksaan saksi, dan penelusuran kendaraan yang sesuai dengan ciri-ciri yang telah dikantongi guna mengungkap identitas para pelaku.
Pewarta: Hadi Triswanto
Editor: Rahmat Mashudi Prayoga





















































