BACAMALANG.COM – Kelurahan Temas, Kecamatan Batu, Kota Batu menggelar perayaan Bersih Desa ke-172 dengan rangkaian kegiatan budaya dan keagamaan yang berlangsung selama sepekan. Puncak acara digelar pada Selasa (7/7/2026) malam di Kampung Wisata Tani, menghadirkan pengajian umum, pagelaran wayang kulit, serta pembagian 1.000 porsi rawon daging kerbau gratis bagi masyarakat.
Panitia penyelenggara telah menyiapkan seluruh rangkaian kegiatan secara matang dan optimistis perayaan tahunan ini akan menarik antusiasme warga maupun wisatawan yang tengah berlibur di Kota Batu.
Lurah Temas, Aditya Fitrawan Dwi Putra, S.E., M.S.A., mengatakan seluruh persiapan telah dilakukan maksimal agar puncak perayaan berlangsung lancar.
“Pengajian umum akan dimulai pukul 19.00 WIB dengan menghadirkan Prof. Dr. Achmad Mujayyid sebagai penceramah. Setelah itu dilanjutkan pagelaran wayang kulit dengan lakon Tumurune Wahyu Makutoromo bersama Ki Dyan Permada, S.Sos., feat Swara Baswara Entertainment mulai pukul 21.00 WIB di Kampung Wisata Tani,” ujarnya.
Selain hiburan dan siraman rohani, panitia juga menyiapkan 1.000 porsi rawon daging kerbau yang dapat dinikmati masyarakat secara cuma-cuma.
“Alhamdulillah, antusiasme masyarakat sangat tinggi. Warga cukup datang ke lokasi untuk menikmati rawon gratis sambil menyaksikan pertunjukan wayang kulit,” katanya.
Menurut Aditya, tradisi makan bersama tersebut menjadi salah satu sarana mempererat kebersamaan seluruh elemen masyarakat Kelurahan Temas.
“Kegiatan ini menjadi ajang mempererat silaturahmi warga. Tidak hanya panitia, tetapi juga melibatkan RT, RW, LPMK, hingga tokoh masyarakat yang bersama-sama menyukseskan Bersih Desa,” ungkapnya.
Ia juga mengajak masyarakat untuk terus menjaga dan melestarikan tradisi yang diwariskan para leluhur agar tetap hidup di tengah perkembangan zaman.
“Kita harus terus nguri-uri budaya agar warisan leluhur ini tetap lestari dan bisa terus diselenggarakan setiap tahun,” tuturnya.
Aditya berharap seluruh rangkaian Bersih Desa membawa keberkahan bagi masyarakat sekaligus memberikan kesan positif bagi wisatawan yang datang ke Kota Batu.
“Semoga kegiatan ini membawa manfaat, keberkahan, serta menjadi hiburan bagi seluruh warga dan pengunjung,” harapnya.
Ia menambahkan, penyelenggaraan Bersih Desa juga sejalan dengan komitmen Pemerintah Kota Batu dalam mewujudkan visi Mbatu SAE melalui pelayanan dan pemberdayaan masyarakat.
“Sebagai pemerintah kelurahan, kami terus mendukung visi Mbatu SAE sesuai arahan Wali Kota Batu. Semoga puncak acara malam ini berjalan aman, lancar, dan sukses,” pungkasnya.
Salah seorang warga Temas, Agus Tomo, mengaku senang dengan kemeriahan Bersih Desa tahun ini. Menurutnya, pagelaran wayang kulit menjadi hiburan yang dinantikan masyarakat.
“Saya bersama keluarga memang menyukai wayang kulit. Semoga acara seperti ini terus dilestarikan dan semakin menghibur masyarakat,” ujarnya.
Pewarta: Eko Sabdianto
Editor: Rahmat Mashudi Prayoga





















































