BACAMALANG.COM – Pemerintah Kabupaten Malang terus mendorong terciptanya lapangan kerja melalui penguatan keterampilan masyarakat. Salah satunya diwujudkan lewat Pelatihan Berbasis Kompetensi (PBK) Pembuatan Roti dan Kue yang diselenggarakan Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Malang di Gedung BUMDes Pringgondani, Desa Sukoanyar, Kecamatan Pakis.
Pelatihan yang berlangsung selama beberapa hari tersebut diikuti 16 peserta dari kelompok buruh tani tembakau Kecamatan Pakis. Sebagai penutup rangkaian kegiatan, seluruh peserta mengikuti uji kompetensi untuk mengukur kemampuan yang telah diperoleh selama pelatihan.
Program yang didanai melalui Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) ini menggandeng LPK Nawatta Korea Center sebagai mitra pelaksana. Peserta tidak hanya mempelajari teknik pembuatan 24 jenis roti dan kue, mulai dari produk ekonomis hingga premium, tetapi juga mendapatkan pembekalan mengenai kewirausahaan agar siap merintis usaha secara mandiri.
Sekretaris Disnaker Kabupaten Malang, Mochamad Yekti Pracoyo, ST., MT., mengatakan pelatihan tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah meningkatkan kompetensi sumber daya manusia sekaligus mendukung program Asta Cita Presiden RI dalam menekan angka pengangguran.
> “Karena itu, saya berharap seluruh peserta memiliki keberanian dan komitmen untuk memulai usaha setelah pelatihan ini selesai,” ujar Yekti.
Melalui pelatihan ini, Pemerintah Kabupaten Malang berharap lahir semakin banyak pelaku UMKM baru yang mampu menciptakan peluang usaha sekaligus membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat sekitar. Dengan meningkatnya jumlah wirausaha produktif, pertumbuhan ekonomi daerah dan penyerapan tenaga kerja lokal diharapkan semakin optimal.
Pewarta: Hadi Triswanto
Editor: Rahmat Mashudi Prayoga




















































