Aktif Gerakkan Pengembangan Koperasi di Jatim, Dekopin Anugerahi Gubernur Penghargaan - BACAMALANG.COM

Menu

Mode Gelap
Fapet UB Kembangkan LENTERA, Sistem Modernisasi Peternakan Ayam Berbasis AI dan IoT untuk Segmentasi Peternak Kecil Viral Hukuman Ringan Koruptor, Dosen FH UMM Berharap Hakim Harus Lebih Berani Jatuhkan Vonis ACPM Gelar Pameran Lukisan dan Seni Budaya di Gedung DPRD Kota Malang, Diikuti Pelukis Difabel Dukung Program EBT Pemerintah, UMM Kembangkan PLTS dan PLTB di Berbagai Lokasi Tahun Baru 2025, Shanaya Resort Malang Pesta Kembang Api dan Bagi Hadiah Tiket Pesawat

MALANG RAYA · 24 Jul 2022 20:27 WIB ·

Aktif Gerakkan Pengembangan Koperasi di Jatim, Dekopin Anugerahi Gubernur Penghargaan


 Aktif Gerakkan Pengembangan Koperasi di Jatim, Dekopin Anugerahi Gubernur Penghargaan Perbesar

BACAMALANG.COM – Dinilai aktif menggerakkan pengembangan Koperasi di Jawa Timur, Dewan Koperasi Indonesia (Dekopin) menganugerahi Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa penghargaan sebagai Tokoh Penggerak Koperasi Utama Tahun 2022 belum lama ini.

“Alhamdulillah, penghargaan ini saya dedikasikan kepada seluruh gerakan koperasi yang ada di Jawa Timur atas dedikasinya melestarikan budaya gotong-royong dan profesionalisme gerakan koperasi dalam menjalankan sistem perkoperasian,” kata Gubernur Khofifah.

Penghargaan diberikan pada Gubernur dalam acara Puncak Hari Koperasi Ke-75 Tahun 2022 yang diselenggarakan di Stadion Baru Kebon Dalem, Kabupaten Kendal, Sabtu (23/7/2022) pagi.

Penghargaan Tokoh Penggerak Koperasi Utama merupakan penghargaan tertinggi yang diberikan Dewan Koperasi Indonesia. Penghargaan ini diberikan oleh Menko Perekonomian Airlangga Hartarto pada Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Provinsi Jatim Andromeda Qomariah, yang hadir langsung ke Kendal mewakili Gubernur Khofifah.

“Dan seiring dengan perkembangan zaman, saatnya koperasi bertranformasi dengan menerapkan digitalisasi dan membentuk pelaku-pelaku koperasi milenial agar ke depan koperasi dapat menjadi Agregator bagi UMKM dan makin banyak yang Go-Global,” lanjutnya.

Sejauh ini, perkembangan koperasi di Jatim sangat signifikan meningkat terutama setelah terbitnya undang-undang nomor 11 tahun 2020 tentang cipta kerja.

Dari data Dinas Koperasi dan UKM Jatim, pendirian koperasi pada tahun 2020 hingga 2022 meningkat yaitu di tahun 2020 ada sebanyak 515 koperasi baru yang berdiri. Selain itu, dari aspek jumlah koperasi aktif juga semakin meningkat. “Pesatnya perkembangan koperasi ini menjadi tantangan bagi Kami untuk bisa memastikan bahwa mereka berkembang dan berdaya ekonominya. Sebab total koperasi saat ini di Jatim mencapai 22.965 koperasi,” tegasnya.

Dari sisi kinerja keuangan, dapat dilihat bahwasanya koperasi memiliki peran penting dalam hal mendukung pertumbuhan perekonomian di Jatim dilihat dari online data system koperasi per akhir Juni 2022, ada sebanyak 3,97 juta orang yang menjadi anggota dan menjalankan kegiatan koperasi di Jatim.

Dari jumlah itu, koperasi se -Jatim telah memberdayakan 144.725 tenaga kerja, dan memutarkan modal sekitar Rp 32 trilliun dan menghasilkan SHU sebesar Rp 1,33 trilliun.

Pemprov juga menjalankan berbagai program seperti memberikan pelatihan managerial sertifikat kerja kompetensi nasional indonesia (SKKNI), serta adanya aplikasi Si-Jawara Plus yang memberikan kesempatan Koperasi dan UMKM Jatim untuk belajar secara mandiri.

Dikatakannya pihaknya memberikan fasilitasi dalam pengurusan Nomor Induk Berusaha (NIB), fasilitasi merk produk, sertifikasi halal dan juga sertifikasi ISO. Melalui Diskop dan UKM Jatim, pelaku koperasi juga diberikan fasilitasi pemasaran produk melalui offline di gedung galeri, memberikan pelatihan pemasaran secara online dgn 5 market place yaitu tokopedia, gojek, shopee, blibli dan grab serta membantu membuat logo dan design kemasan melalui sinergi antara talenta anak – anak muda dalam Millenial Job Center (MJC) dgn umkm dan berbagai program lain.

“Dari segi permodalan, kami aktif memberikan fasilitasi pendampingan akses permodalan melalui kredit lunak yang disalurkan melalui Bank Jatim. Selain itu juga adanya penyaluran dana bergulir dan pinjaman berbunga rendah seperti KUR,” tukasnya.

Upaya aktif membuahkan hasil meningkatnya kontribusi sektor koperasi dan UMKM dalam PDRB Jatim di tahun 2021 memberikan kontribusi sebesar 57,81% dan naik 0,56% dibandingkan di tahun 2020.

Total PDRB Jatim mencapai Rp 1.418,94 trilliun dengan kontribusi koperasi dan UMKM sebesar Rp 964,91 trilliun menandakan bahwasanya koperasi dan UMKM merupakan tulang punggung perekonomian Jatim.

“Ke depan Kami berharap koperasi di Jatim bisa terus maju dan berkembang menyejahterakan masyarakat sehingga koperasi mampu menjadi motor dari perekonomian Jawa Timur,” pungkasnya. (*/had)

Artikel ini telah dibaca 12 kali

badge-check

Publisher

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Polisi Amankan Pria Terkait Dugaan Kekerasan Seksual terhadap Perempuan

17 September 2026 - 17:06 WIB

Satlantas Polres Malang Gandeng Ojol dan Santuni Anak Yatim di Momen HUT Lantas

17 September 2026 - 16:01 WIB

PKH Plus Disalurkan di Pakisaji, 64 Lansia Terima Bantuan untuk Ringankan Kebutuhan Harian

17 September 2026 - 10:14 WIB

Abdul Qodir Dukung Kejaksaan Kabupaten Malang Usut Tuntas Perkara Pasar Karangploso

16 September 2026 - 22:06 WIB

Laporan Masuk via 110, Polsek Sukun Gerak Cepat Selidiki Dugaan Pelecehan Mahasiswi

16 September 2026 - 19:08 WIB

HUT Lalu Lintas Bhayangkara ke-71, Satlantas Polres Batu Berbagi Bingkisan untuk Driver Ojol

16 September 2026 - 17:49 WIB

Trending di MALANG RAYA

©Hak Cipta Dilindungi !