Anggota Dewan Tegaskan Kecelakaan Kerja di PG Kebon Agung Akibat Kelalaian Pabrik - BACAMALANG.COM

Menu

Mode Gelap
Fapet UB Kembangkan LENTERA, Sistem Modernisasi Peternakan Ayam Berbasis AI dan IoT untuk Segmentasi Peternak Kecil Viral Hukuman Ringan Koruptor, Dosen FH UMM Berharap Hakim Harus Lebih Berani Jatuhkan Vonis ACPM Gelar Pameran Lukisan dan Seni Budaya di Gedung DPRD Kota Malang, Diikuti Pelukis Difabel Dukung Program EBT Pemerintah, UMM Kembangkan PLTS dan PLTB di Berbagai Lokasi Tahun Baru 2025, Shanaya Resort Malang Pesta Kembang Api dan Bagi Hadiah Tiket Pesawat

MALANG RAYA · 9 Jun 2023 22:16 WIB ·

Anggota Dewan Tegaskan Kecelakaan Kerja di PG Kebon Agung Akibat Kelalaian Pabrik


 Suasana PG Kebon Agung yang berada di Kecamatan Pakisaji Kabupaten Malang. (ist) Perbesar

Suasana PG Kebon Agung yang berada di Kecamatan Pakisaji Kabupaten Malang. (ist)

BACAMALANG.COM – Anggota DPRD Kabupaten Malang Fraksi Gerindra Zia’ul Haq dengan tegas menyebutkan bahwa kecelakaan kerja yang menewaskan tenaga kerja kontrak atau outsourcing di PG Kebonagung sebagai kelalaian pabrik.

Menurutnya, peristiwa tersebut tidak bakal terjadi apabila pihak pabrik benar-benar menerapkan Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) dengan baik.

“Bisa disebut itu kelalaian dari pabrik. Tidak akan terjadi (kecelakaan kerja) jika pihak pabrik menjalankan safety dengan baik,” kata Zia, Jumat (9/6/2023).

Zia pun bilang bahwa penerapan K3 di PG Kebon Agung perlu di audit. Dijelaskannya, audit perlu dilakukan agar kejadian serupa tidak terulang kembali kedepan.

“Harus ada audit yang dilakukan soal safety-nya, Disnaker memiliki kewenangan untuk melakukannya. Mereka bisa memanggil pihak pabrik,” jelas pria yang menjabat Sekretaris DPC Gerindra Kabupaten Malang.

Berdasarkan data yang dihimpun, tercatat beberapa kali peristiwa kecelakaan kerja terjadi di PG Kebon Agung terjadi. Peristiwa kecelakaan kerja yang ramai di sorot publik yaitu pada tahun 2013 dan 2017.

Pada tahun 2013, empat pekerja tewas saat tengah membersihkan kerak gula pada palung tempat proses pengkristalan gula. Kemudian di 2017, seorang pekerja merenggang nyawa akibat sling baja yang digunakan untuk mengangkat spare part mesin penggiling sudah aus hingga tidak kuat menahan beban dua ton yang akhirnya menghantam korban.

Terbaru, kecelakaan kerja di Pabrik Gula Kebon Agung Kabupaten Malang merenggut nyawa salah satu tenaga kerja kontrak atau outsourcing bernama Muhamad Faruk (25) warga Kecamatan Pakisaji pada Senin (5/6/2023).

Peristiwa nahas tersebut dialami korban ketika membantu pekerjaan di bagian Pabrikasi. Korban sempat mendapatkan pertolongan pertama hingga dilarikan ke Rumah Sakit Wava Husada Kepanjen sebelum akhirnya menghembuskan nafas terakhir.

Korban meninggal dunia sehari setelah kecelakaan kerja tersebut terjadi.

Pewarta : Dhimas Fikri
Editor/Publisher : Aan Imam Marzuki

Artikel ini telah dibaca 499 kali

badge-check

Publisher

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Niat Menolong Berujung Apes, Motor Kurir Ekspedisi Raib Digondol Maling di Kedungkandang

24 Maret 2026 - 06:54 WIB

H+2 Lebaran, Arus Lalin Malang–Blitar Padat

22 Maret 2026 - 20:24 WIB

Jadi Korban Kecelakaan, Jenazah Mr X Ditemukan di Kepanjen

22 Maret 2026 - 14:54 WIB

Ditinggal Ngarit di Jurang Kasin, Motor Warga Gondanglegi Raib Digondol Maling

22 Maret 2026 - 06:19 WIB

Satlantas Polres Malang Gencarkan Edukasi Keselamatan Mudik, Imbau Pemudik Utamakan Istirahat

21 Maret 2026 - 18:14 WIB

Momentum Idulfitri, Bupati Malang Ajak Warga Perkuat Kebersamaan dan Kepedulian Sosial

21 Maret 2026 - 15:16 WIB

Trending di MALANG RAYA

©Hak Cipta Dilindungi !