BACAMALANG.COM – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Malang mengoptimalkan layanan di seluruh lini guna mengantisipasi lonjakan kebutuhan medis selama Lebaran 2026. Langkah ini mencakup penyiagaan fasilitas kesehatan (faskes) permanen hingga posko layanan darurat.
Sebanyak 39 puskesmas di seluruh wilayah Kabupaten Malang dan tiga rumah sakit umum daerah (RSUD) tetap beroperasi penuh untuk melayani masyarakat selama libur panjang.
“Kami ingin memastikan masyarakat, termasuk para pemudik, dapat merayakan Lebaran di Kabupaten Malang dengan aman. Siaga layanan kesehatan menjadi prioritas utama selama periode ini,” tegas Kepala Dinkes Kabupaten Malang, Wiyanto Wijoyo.
Selain itu, Dinkes juga memperkuat pengawasan di jalur-jalur rawan dengan mendirikan 10 posko layanan kesehatan strategis. Upaya ini dilakukan melalui kolaborasi lintas sektor.
Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinkes Kabupaten Malang, Bayu Hangga Wardhana, menjelaskan bahwa operasional posko melibatkan sinergi dengan berbagai pihak, mulai dari kepolisian, Dinas Perhubungan, BPJS Kesehatan, hingga BPBD.
Masyarakat diimbau tetap waspada dan menjaga kondisi kesehatan selama perjalanan mudik. Dinkes juga menyediakan layanan kesehatan 24 jam di posko-posko yang telah disiapkan.
Jika mengalami gangguan kesehatan atau kecelakaan selama perjalanan, masyarakat diminta segera mencari bantuan medis di fasilitas terdekat.
Pewarta: Hadi Triswanto
Editor: Rahmat Mashudi Prayoga





















































