Ramadan Bawa Berkah, Penjualan Produk UMKM Ekraf Tunjukkan Tren Beragam - BACAMALANG.COM

Menu

Mode Gelap
Fapet UB Kembangkan LENTERA, Sistem Modernisasi Peternakan Ayam Berbasis AI dan IoT untuk Segmentasi Peternak Kecil Viral Hukuman Ringan Koruptor, Dosen FH UMM Berharap Hakim Harus Lebih Berani Jatuhkan Vonis ACPM Gelar Pameran Lukisan dan Seni Budaya di Gedung DPRD Kota Malang, Diikuti Pelukis Difabel Dukung Program EBT Pemerintah, UMM Kembangkan PLTS dan PLTB di Berbagai Lokasi Tahun Baru 2025, Shanaya Resort Malang Pesta Kembang Api dan Bagi Hadiah Tiket Pesawat

EKOBIZ · 19 Mar 2026 19:37 WIB ·

Ramadan Bawa Berkah, Penjualan Produk UMKM Ekraf Tunjukkan Tren Beragam


 [18/3 15.38] Hadi BacaMalang: Gantungan Kunci Tulip banyak dicari karena desainnya unik dan warnanya beragam.(Najmun for Baca Malang)
[18/3 20.55] Hadi BacaMalang: Warga Peduli AIDS (WPA) Turen, melaksanakan kegiatan buka puasa bersama, pembagian takjil gratis sebanyak 150 paket, dan penyaluran 50 paket Lebaran bagi ODHA (Orang dengan HIV/AIDS) dan ODHIV (Orang dengan HIV) di Turen. (Tri for Baca Malang) Perbesar

[18/3 15.38] Hadi BacaMalang: Gantungan Kunci Tulip banyak dicari karena desainnya unik dan warnanya beragam.(Najmun for Baca Malang) [18/3 20.55] Hadi BacaMalang: Warga Peduli AIDS (WPA) Turen, melaksanakan kegiatan buka puasa bersama, pembagian takjil gratis sebanyak 150 paket, dan penyaluran 50 paket Lebaran bagi ODHA (Orang dengan HIV/AIDS) dan ODHIV (Orang dengan HIV) di Turen. (Tri for Baca Malang)

BACAMALANG.COM – Ramadan 2026 kembali menjadi momentum penting bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kabupaten Malang. Sejalan dengan tren nasional yang mencatat kenaikan omzet rata-rata 15–20 persen, sejumlah UMKM lokal merasakan dampak langsung, meski tidak semua sektor mengalami lonjakan penjualan.

Di sektor produk rumah tangga, khususnya tekstil, Dian Intan dari Int’s Sprei melaporkan adanya penurunan penjualan, dengan rata-rata hanya 1–2 produk terjual per hari.
“Penjualan sprei Ramadan ini menurun dibanding tahun lalu. Meski begitu, kami tetap menjaga kualitas dan memberikan promo untuk stok yang ada. Konsumen masih memilih sprei kami karena bahannya halus, adem, dan awet,” ungkapnya.

Berbeda dengan kondisi tersebut, Najmun Nisa melalui usaha kriya (kerajinan tangan) STAR’C mencatat penjualan yang relatif stabil. Produk unggulannya berupa gantungan kunci (ganci) tulip dengan beragam warna tetap diminati konsumen.

“Penjualan tidak terlalu dipengaruhi Ramadan, tapi gantungan kunci tulip tetap banyak dicari karena desainnya unik dan warnanya beragam. Ke depan saya ingin menambah variasi produk dan memperkuat pemasaran online,” jelasnya.

Sementara itu, Wieke Widiati dari W Handmade Collection menyebut penjualan kerajinan tangan selama Ramadan berjalan normal.

“Meski tidak ada peningkatan signifikan, saya tetap bersyukur masih ada pesanan. Produk custom tetap diminati, dan pembelian minimal Rp100.000 kami beri bonus sebagai apresiasi. Saya berharap jaringan kenalan semakin luas agar penjualan bisa meningkat di masa depan,” tuturnya.

Secara umum, Ramadan tetap menjadi momentum strategis bagi UMKM di Kabupaten Malang. Sektor makanan dan minuman mencatat peningkatan signifikan, terutama melalui strategi kemasan edisi Lebaran dan promo pembelian dalam jumlah besar. Produk kriya cenderung stabil berkat desain unik dan pemasaran sederhana, sementara produk rumah tangga seperti sprei mengalami penurunan.

Dengan tren nasional yang menunjukkan kenaikan omzet hingga 15–20 persen, pelaku UMKM di Malang dituntut untuk terus beradaptasi, memperkuat strategi digital, memperluas jaringan kemitraan, serta menjaga kualitas produk agar peluang Ramadan dapat dimaksimalkan.

Pewarta: Hadi Triswanto
Editor: Rahmat Mashudi Prayoga

Artikel ini telah dibaca 24 kali

badge-check

Publisher

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Diduga Tak Transparan, Sisa Uang Hasil Lelang Nasabah Tak Dikembalikan, Advokat: Bisa Masuk Penggelapan dalam Jabatan

5 Mei 2026 - 19:56 WIB

Kopwan SBW Tembus Pasar Malaysia, Keripik Pisang Malang Jadi Primadona Buyer Kuala Lumpur

1 Mei 2026 - 14:45 WIB

Potensi Penyalahgunaan BBM dan LPG Subsidi di Jawa Timur Capai Rp7,5 Miliar, Pertamina Patra Niaga Apresiasi Komitmen Penegakan Hukum Polda Jatim

1 Mei 2026 - 10:52 WIB

Operasional KA di Stasiun Malang Tetap Normal, Lonjakan Penumpang Long Weekend May Day Mulai Terjadi

1 Mei 2026 - 09:41 WIB

Minimalisir Dampak Insiden di Bekasi Timur, KAI Daop 8 Lakukan Penyesuaian Pola Operasi di Stasiun Malang

29 April 2026 - 20:19 WIB

Arjuno Ekspres Dibatalkan, 349 Penumpang Terdampak: KAI Daop 8 Sampaikan Permohonan Maaf

29 April 2026 - 11:06 WIB

Trending di EKOBIZ

©Hak Cipta Dilindungi !