Bahas Masalah Ketenagakerjaan, UMM Hadirkan Direktur Eksekutif Program Prakerja - BACAMALANG.COM

Menu

Mode Gelap
Fapet UB Kembangkan LENTERA, Sistem Modernisasi Peternakan Ayam Berbasis AI dan IoT untuk Segmentasi Peternak Kecil Viral Hukuman Ringan Koruptor, Dosen FH UMM Berharap Hakim Harus Lebih Berani Jatuhkan Vonis ACPM Gelar Pameran Lukisan dan Seni Budaya di Gedung DPRD Kota Malang, Diikuti Pelukis Difabel Dukung Program EBT Pemerintah, UMM Kembangkan PLTS dan PLTB di Berbagai Lokasi Tahun Baru 2025, Shanaya Resort Malang Pesta Kembang Api dan Bagi Hadiah Tiket Pesawat

MALANG RAYA · 14 Apr 2021 13:43 WIB ·

Bahas Masalah Ketenagakerjaan, UMM Hadirkan Direktur Eksekutif Program Prakerja


 Bahas Masalah Ketenagakerjaan, UMM Hadirkan Direktur Eksekutif Program Prakerja Perbesar

BACAMALANG.COM – Aspek ketenagakerjaan di Indonesia masih menghadapi berbagai masalah. Melihat hal tersebut, Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) bahas tuntas mengenai program kartu prakerja dan tantangan kerja di masyarakat dalam agenda kuliah tamu.

Acara yang diselenggarakan pada Jumat (9/4/2021) ini dihadiri langsung oleh Direktur Eksekutif Manajemen Pelaksana (PMO) Program Kartu Prakerja Denni Puspa Purbasari Ph.D. Dalam agenda itu pula dilaksanakan penandatanganan kerja sama antara keduanya.

Terbatasnya lapangan pekerjaan dan skill gap adalah masalah utama ketenagakerjaan di Indonesia. Denni menjelaskan bahwa bonus demografi Indonesia akan berakhir pada tahun 2030, namun tenaga kerja di Indonesia belum mengalami peningkatan kualitas.

Ia menuturkan menurut data BPS 2019 dari 135 juta angkatan kerja di Indonesia, 90% belum pernah mengikuti pelatihan bersertifikat. Di sisi lain, sebanyak 22% anak muda Indonesia tidak sedang bekerja, menempuh pendidikan, maupun menjalani pelatihan.

“Kebanyakan dari mereka tidak melakukan apa-apa. Karena itu, pemerintah turun tangan untuk mengatasi kegagalan pasar dengan membuat program kartu prakerja agar bonus demografi tidak sia-sia,” ujar Denni.

Lebih lanjut Denni menjelaskan bahwa program ini tidak hanya menyasar masyarakat yang belum bekerja, tetapi yang sudah mendapat pekerjaan. Hal ini dilakukan untuk meningkatkan skill dan produktivitas para pekerja di Indonesia.

“Banyak yang mengeluh produktivitas para pekerja di Indonesia kurang begitu baik. Hal ini terjadi karena pekerja dan pengusaha kurang peduli terhadap pentingnya pelatihan untuk meningkatkan kemampuan. Dengan pelatihan yang diadakan oleh prakerja, masyarakat bisa berinvestasi dengan meningkatkan keterampilan. Ketika kemampuan meningkat maka produktivitas, gaji, dan jabatan pun akan turut meningkat,” jelas Denni

Selain kuliah tamu, pada acara ini juga diselenggarakan penandatanganan perjanjian kerja sama antara manajemen pelaksana program kartu prakerja dengan UMM.

Wakil Rektor I UMM, Prof. Dr. Syamsul Arifin, M.Si., mengatakan bahwa UMM nantinya akan terlibat dalam memantau pelatihan program prakerja secara daring.

“Indonesia memiliki banyak masalah terkait ketenagakerjaan, salah satunya adalah keterampilan para pekerja. Prakerja hadir dengan visi untuk membangun kompetensi masyarakat Indonesia agar dapat bersaing. Melihat terobosan baik tersebut, UMM tentu mendukung pemerintah dalam pelaksanaan program kartu ini,” pungkasnya. (ned/lis)

Artikel ini telah dibaca 14 kali

badge-check

Publisher

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Modus Pengobatan Alternatif, Dukun di Gedangan Cabuli Pasien Hingga Berulang Kali

23 April 2026 - 22:14 WIB

Gebrakan Kalapas Baru Malang: Christo Toar Tancap Gas Upgrade SDM dan Sikat Penyelundupan HP-Narkoba

23 April 2026 - 18:50 WIB

Usai Isu Suap Emas BPJS Terbantahkan, DPRD Soroti terkait Pelayanan

23 April 2026 - 18:17 WIB

Eksekusi Eks Persada Swalayan di Lowokwaru Berjalan Kondusif, Tanpa Perlawanan

23 April 2026 - 17:15 WIB

Longsor 12 Meter di Pakiskembar, Akses Lalin Terganggu

23 April 2026 - 15:04 WIB

Satu Keluarga Kecelakaan Tabrak Kontainer di Lawang, 1 Tewas 7 Luka

23 April 2026 - 14:36 WIB

Trending di MALANG RAYA

©Hak Cipta Dilindungi !