Deteksi Dini PTM, Dinkes Kota Malang Gelar Jebol Perintis PTM - BACAMALANG.COM

Menu

Mode Gelap
Fapet UB Kembangkan LENTERA, Sistem Modernisasi Peternakan Ayam Berbasis AI dan IoT untuk Segmentasi Peternak Kecil Viral Hukuman Ringan Koruptor, Dosen FH UMM Berharap Hakim Harus Lebih Berani Jatuhkan Vonis ACPM Gelar Pameran Lukisan dan Seni Budaya di Gedung DPRD Kota Malang, Diikuti Pelukis Difabel Dukung Program EBT Pemerintah, UMM Kembangkan PLTS dan PLTB di Berbagai Lokasi Tahun Baru 2025, Shanaya Resort Malang Pesta Kembang Api dan Bagi Hadiah Tiket Pesawat

MALANG RAYA · 11 Jul 2022 20:44 WIB ·

Deteksi Dini PTM, Dinkes Kota Malang Gelar Jebol Perintis PTM


 Deteksi Dini PTM, Dinkes Kota Malang Gelar Jebol Perintis PTM Perbesar

BACAMALANG.COM – Dinas Kesehatan Kota Malang melakukan pemeriksaan deteksi dini penyakit tidak menular (PTM) di Perkantoran Terpadu Kota Malang, Senin (11/7/2022).

Kepala Seksi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular dan Kesehatan Jiwa Dinkes Kota Malang drg. Muhammad Zamroni mengungkapkan upaya ini merupakan pemantauan kesehatan karyawan di lingkungan Pemerintah Kota Malang

“Persentase terbesar untuk PTM di Kota Malang sekitar 30% adalah hipertensi dan diabetes. Kegiatan skrining deteksi dini PTM ini disampaikan sesuai dengan kebijakan pemerintah,” ujarnya, Senin (11/7/2022).

Dikatakan Zamroni, standar pelayanan minimal bidang kesehatan ada 12 indikator, yang salah satunya adalah skrining pada usia produktif.

Pemeriksaan deteksi dini PTM ini berupa pemeriksaan tekanan darah, berat badan, lingkar perut, dan sampai pemeriksaan lab gula darah pada masyarakat usia produktif yakni usia 15 hingga 59 tahun.

“Masyarakat usia produktif di Kota Malang kurang lebih berjumlah 600-ribuan jiwa, dan pelayanan skrining ini bisa dilaksanakan di Pos Pembinaan Terpadu (Posbindu) yang ada di dekat posyandu atau di puskesmas,” terangnya.

Namun Zamroni mengaku, capaiannya kurang maksimal, sehingga dilakukan jemput bola periksa gratis atau Jebol Perintis PTM.

“Jumlah kunjungan Jebol Perintis PTM ini sudah mencapai 262, yakni obesitas 47 (17,9%), hipertensi 75 (28,6%), dan diabetes militus 14 (5,3%),” paparnya.

Kegiatan serupa dikatakannya juga telah dilaksanakan di Balai Kota Malang yang menyasar pegawai di lingkungan Balai Kota Malang yang bergeser ke Kantor Terpadu dan akan berlanjut ke perangkat daerah lain dengan harapan hingga sampai ke tingkat kecamatan dan kelurahan, sehingga tercapai semuanya.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Malang dr. Husnul Muarif mengatakan,  pelayanan skrining bagi masyarakat dapat dilaksanakan di posbindu terdekat atau ke puskesmas yang ada di wilayah masing-masing.
“Jadi kewajiban pemerintah untuk memfasilitasinya,” tukasnya.

dr. Husnul juga menyampaikan, jika ada masyarakat yang bekerja sebagai pegawai/karyawan yang selama ini mungkin pada saat pelaksanaan terbentur dengan jam kerja, sehingga tidak bisa hadir ketika ada pemeriksaan seperti ini.

“Jadi sementara kita mulai dengan karyawan Pemkot Malang dulu. Nantinya dilanjutkan karyawan swasta dan di tempat umum. Istilahnya jemput bola,” katanya.

Dari hasil pemeriksaan ini, jika terdapat ASN atau karyawan yang hasil skriningnya berpotensi mengarah pada hipertensi dan diabetes, maka akan disarankan untuk mengunjungi fasyankes pertama masing-masing.

Sementara itu penerima jasa pelayanan kesehatan dari Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Malang Yuniar Firmansyah mengatakan, dirinya senang karena ada perhatian dari Dinas Kesehatan Kota Malang terkait pemeriksaan PTM. Menurutnya, pemeriksaan PTM ini perlu untuk mengetahui gejala-gejala dininya.

“Alhamdulillah, saya sudah mendapatkan pelayanan kesehatan dari tim medis Dinas Kesehatan. Saya berharap tidak sampai terkena PTM ini,” pungkasnya. (ned/lis)

Artikel ini telah dibaca 17 kali

badge-check

Publisher

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Bayi Dibuang dalam Kardus, Pasangan Kekasih Ditangkap Polisi: Alasan Tak Siap Mental dan Terhimpit Ekonomi

24 April 2026 - 09:57 WIB

Ucapan Diduga Bernuansa SARA Picu Demo di PN Kepanjen, Massa Tuntut Oknum Panitera Diproses Hukum

24 April 2026 - 07:47 WIB

Modus Pengobatan Alternatif, Dukun di Gedangan Cabuli Pasien Hingga Berulang Kali

23 April 2026 - 22:14 WIB

Gebrakan Kalapas Baru Malang: Christo Toar Tancap Gas Upgrade SDM dan Sikat Penyelundupan HP-Narkoba

23 April 2026 - 18:50 WIB

Usai Isu Suap Emas BPJS Terbantahkan, DPRD Soroti terkait Pelayanan

23 April 2026 - 18:17 WIB

Eksekusi Eks Persada Swalayan di Lowokwaru Berjalan Kondusif, Tanpa Perlawanan

23 April 2026 - 17:15 WIB

Trending di MALANG RAYA

©Hak Cipta Dilindungi !