BACAMALANG.COM – Untuk menjadikan UMKM Desa Srigonco Kecamatan Bantur Kabupaten Malang naik kelas, diadakan Pelatihan Branding UMKM di Balai Desa, belum lama ini.
“Alhamdulillah Pelatihan Branding UMKM Desa Srigonco Bantur berjalan sukses. Dan antusiasme peserta para pelaku UMKM Desa Srigonco mengagumkan,” tegas penanggung jawab kegiatan Branding UMKM Sasya Miranda Mayang Sari.
Ia menjelaskan tujuan kegiatan istimewa ini. “Apa tujuan kegiatan ?. Kami ingin menaikkan kelas UMKM dengan cara mengenalkan UMKM Desa Srigonco melalui media sosial dan _E-commerce,” tuturnya.
Peserta bersemangat mengikuti kegiatan meliputi Sosialisasi pentingnya kepemilikan NIB, P-IRT dan SIUP bagi pelaku UMKM Desa Srigonco, serta pelatihan pembuatan logo produk, media sosial dan _E-commerce.
Sementara itu, Penanggung Jawab Kegiatan Dimarko Wetan mengatakan pihaknya berharap agar Produk UMKM Desa Srigonco dapat dikenal dan dipasarkan lebih luas.
“Apa harapannya? Harapannya produk UMKM Desa Srigonco dapat dikenal dan dipasarkan lebih luas,” tuturnya.
Untuk diketahui produk olahan makanan ringan di Desa Srigonco beragam macamnya seperti; keripik pisang, keripik tempe, dan carang mas.
Tempat produksi jajanan ini berada di tempat tinggal para produsennya dan masih berskala produksi kecil karena masih mengandalkan tenaga pribadi untuk pengolahan bahan.
Adanya penutupan lokasi wisata Pantai Balekambang saat pandemi sehingga tidak ada wisatawan, menjadikan kegiatan usaha makanan ringan atau jajanan tersebut sempat mengalami penurunan jumlah produksi serta membuat penghasilan produsennya ikut menurun.
Para pedagang di daerah Balekambang juga ikut menutup sementara lapak usahanya. Para produsen juga menemukan kendala dalam hal marketing dan branding untuk mengenalkan produknya diluar daerah sendiri.
Hal itu merupakan salah satu akibat dari kurangnya kemampuan pemiliki usaha dalam mengoperasikan sarana teknologi dan sosial media atau platform penjualan lainnya.
Selain itu, keberadaan pusat produksi yang kurang terekspos juga membuat usaha tersebut sulit diketahui oleh masyarakat di luar Desa Srigonco.
“Diharapkan hasil dari kegiatan ini memberikan manfaat optimal sehingga mendongkrak kesejahteraan warga,” pungkasnya.(had)




















































