Jo Andi Resmi Jadi Brand Ambassador Wedang Rempah Kenanga, Bawa Semangat Hidup Sehat dan Cinta Rempah Nusantara - BACAMALANG.COM

Menu

Mode Gelap
Fapet UB Kembangkan LENTERA, Sistem Modernisasi Peternakan Ayam Berbasis AI dan IoT untuk Segmentasi Peternak Kecil Viral Hukuman Ringan Koruptor, Dosen FH UMM Berharap Hakim Harus Lebih Berani Jatuhkan Vonis ACPM Gelar Pameran Lukisan dan Seni Budaya di Gedung DPRD Kota Malang, Diikuti Pelukis Difabel Dukung Program EBT Pemerintah, UMM Kembangkan PLTS dan PLTB di Berbagai Lokasi Tahun Baru 2025, Shanaya Resort Malang Pesta Kembang Api dan Bagi Hadiah Tiket Pesawat

EKOBIZ · 5 Sep 2026 17:50 WIB ·

Jo Andi Resmi Jadi Brand Ambassador Wedang Rempah Kenanga, Bawa Semangat Hidup Sehat dan Cinta Rempah Nusantara


 Jo Andi jadi Brand Ambassador karena sosoknya dikenal publik, kesibukannya sebagai musisi dan pencipta lagu, membuatnya membutuhkan daya tahan tubuh ekstra, karenanya ia rutin mengonsumsi wedang untuk menjaga kesehatan. (ist) Perbesar

Jo Andi jadi Brand Ambassador karena sosoknya dikenal publik, kesibukannya sebagai musisi dan pencipta lagu, membuatnya membutuhkan daya tahan tubuh ekstra, karenanya ia rutin mengonsumsi wedang untuk menjaga kesehatan. (ist)

BACAMALANG.COM – Di tengah meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap gaya hidup sehat alami, Wedang Rempah Kenanga hadir sebagai minuman tradisional berbasis rempah Nusantara. Produk ini mengusung tagline “Racikan Nusantara, Khasiatnya Tiada Tara” dan resmi menunjuk penyanyi serta pencipta lagu Jo Andi sebagai Brand Ambassador.

Kelahiran Wedang Rempah Kenanga dilatarbelakangi oleh maraknya berbagai penyakit yang tidak lagi memandang usia di era global saat ini. Mengambil kekayaan alam Indonesia yang sudah dikenal sejak zaman Portugis, produk ini mengandalkan rempah-rempah pilihan yang dipercaya memiliki banyak khasiat bagi tubuh secara alami dan herbal.

“Bahan utamanya merupakan rempah-rempah pilihan Nusantara. Masing-masing memiliki karakter dan manfaat tersendiri, seperti membantu menghangatkan tubuh, mendukung pencernaan, serta menjaga kebugaran. Perpaduannya menjadi ciri khas Wedang Rempah Kenanga,” ujar Owner Wedang Rempah Kenanga, Dewi Ayu, Sabtu (5/9/2026).

Secara tradisional, sejumlah rempah dalam produk ini dipercaya membantu menjaga metabolisme tubuh. Dalam promosinya, Wedang Rempah Kenanga juga disebut dapat membantu masyarakat yang memiliki keluhan Diabetes, Ambeien, Kolesterol, Asam Urat, dan Obesitas. Namun pihaknya menegaskan produk ini dikonsumsi sebagai bagian dari pola hidup sehat dan bukan sebagai pengganti pengobatan medis.

“Respons setiap orang berbeda. Yang penting dikonsumsi secara wajar dan diimbangi dengan pola hidup sehat,” jelasnya.

Berbeda dengan produk sejenis, Wedang Rempah Kenanga menonjolkan perpaduan racikan, cita rasa, dan konsep yang lebih praktis agar relevan dengan kebutuhan masyarakat modern. Dari sisi legalitas, produk ini telah mengantongi izin P-IRT: 230726005765400000001.

Kontrol kualitas dilakukan mulai dari pemilihan bahan baku, proses produksi, kebersihan, hingga pengemasan untuk memastikan produk 100% bahan alami tanpa bahan kimia.

Jo Andi Edukasi Gaya Hidup Sehat Lewat Herbal

Penunjukan Jo Andi sebagai Brand Ambassador bukan tanpa alasan. Sosoknya yang dikenal publik dan kesibukannya sebagai musisi membuatnya membutuhkan daya tahan tubuh ekstra, terutama di cuaca yang tidak menentu saat ini.

“Kami memilih Jo Andi karena beliau sangat potensial dan dikenal publik. Selain kesibukan sebagai penyanyi dan pencipta lagu, beliau juga mengonsumsi wedang ini untuk menjaga kesehatan,” ujarnya.

Jo Andi menjadi magnet dalam penjualan Wedang Rempah Kenangan hingga jadi laris manis, karena sosoknya populis, dan produknya mengandung kekayaan alam Indonesia rempah-rempah pilihan banyak khasiat bagi tubuh secara alami dan herbal. (ist)

Sementara itu Jo Andi menuturkan, wedang ini membantunya menjaga stamina dan imunitas di tengah jadwal manggung yang padat.

“Saya telah cukup lama mengonsumsi Wedang Rempah Kenanga dan merasakan manfaatnya di tengah aktivitas padat. Ke depan, Jo Andi akan berperan aktif mengedukasi masyarakat melalui seminar langsung maupun kampanye di media online,” tegasnya.

Menanggapi maraknya produk herbal yang mengklaim bisa menyembuhkan berbagai penyakit, Jo Andi mengimbau masyarakat agar lebih waspada dan selektif dalam memilih produk kesehatan.

Peluang Pasar Herbal 2026 dan Komitmen pada Petani Lokal

Melihat tren masyarakat yang kembali ke bahan alami, Wedang Rempah Kenanga melihat peluang pasar jamu dan wedang di tahun 2026 cukup besar. Target konsumennya pun tidak terbatas pada usia 40+, melainkan seluruh masyarakat yang ingin menerapkan pola hidup lebih sehat.

Tantangan terbesarnya adalah membangun kepercayaan dan memberikan edukasi mengenai manfaat serta cara konsumsi herbal yang bijak di tengah gempuran obat kimia dan minuman modern.

Ke depan, Wedang Rempah Kenanga juga membuka peluang pengembangan varian rasa maupun bentuk produk lain seperti sachet atau kapsul agar lebih praktis. Komitmen terhadap petani lokal juga menjadi fokus, dengan terus menggunakan bahan baku rempah dari Indonesia.

“Kami ingin terus menggunakan dan mengembangkan bahan rempah lokal sehingga dapat ikut mendukung petani dan usaha rempah di daerah,” pungkas Dewi Ayu.

Di akhir, Wedang Rempah Kenanga berpesan kepada masyarakat agar tidak menyerah dalam menjaga kesehatan. Kunci utamanya adalah pola makan baik, rutin bergerak, cukup istirahat, kelola stres, dan memanfaatkan rempah sebagai bagian dari gaya hidup sehat.

Pewarta: Hadi Triswanto
Editor: Rahmat Mashudi Prayoga

Artikel ini telah dibaca 1 kali

badge-check

Publisher

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

AceKid Debut di WILBEX Surabaya, Kenalkan Susu Formula dengan Sumber Susu yang Bisa Ditelusuri

4 September 2026 - 18:07 WIB

Lahan Makin Sempit, Urban Farming Jadi Solusi Warga Tetap Bisa Panen Sayur dan Buah

2 September 2026 - 18:26 WIB

Pertalite di Malang Raya Dipastikan Tetap Mengalir, Pertamina Atur Distribusi Sesuai Stok

2 September 2026 - 14:05 WIB

IONATION 2026 Satukan Fitness Race dan Wellness, 9.000 Peserta Ramaikan Festival Sehari Penuh

1 September 2026 - 18:19 WIB

Harga BBM Nonsubsidi Naik, Pertalite Diburu Warga Malang hingga Sejumlah SPBU Kehabisan Stok

1 September 2026 - 16:06 WIB

Cangkrukan Nomaden Padhange Ati, Dari Ruang Diskusi hingga Menggerakkan UMKM Lawang

30 Agustus 2026 - 17:03 WIB

Trending di EKOBIZ

©Hak Cipta Dilindungi !