Keren! Mahasiswa Ini Ciptakan Penerjemah Bahasa ASEAN - BACAMALANG.COM

Menu

Mode Gelap
Fapet UB Kembangkan LENTERA, Sistem Modernisasi Peternakan Ayam Berbasis AI dan IoT untuk Segmentasi Peternak Kecil Viral Hukuman Ringan Koruptor, Dosen FH UMM Berharap Hakim Harus Lebih Berani Jatuhkan Vonis ACPM Gelar Pameran Lukisan dan Seni Budaya di Gedung DPRD Kota Malang, Diikuti Pelukis Difabel Dukung Program EBT Pemerintah, UMM Kembangkan PLTS dan PLTB di Berbagai Lokasi Tahun Baru 2025, Shanaya Resort Malang Pesta Kembang Api dan Bagi Hadiah Tiket Pesawat

MALANG RAYA · 11 Sep 2020 16:28 WIB ·

Keren! Mahasiswa Ini Ciptakan Penerjemah Bahasa ASEAN


 Keren! Mahasiswa Ini Ciptakan Penerjemah Bahasa ASEAN Perbesar

BACAMALANG.COM – Bahasa Indonesia yang tidak sesuai dengan kaidah kebahasaannya menyebabkan degradasi terhadap eksistensi bahasa Indonesia. Selain itu, jika kesalahan tersebut masih sering terjadi pada ranah instansi pemerintahan, masyarakat, terlebih lagi dalam ranah pendidikan, maka informasi yang benar sulit untuk didapatkan.

Saat ini telah ada website yang bernama Google Translete. Website tersebut memiliki fungsi untuk memudahkan penggunanya dalam menerjemah ke bahasa Indonesia.

Mohammad Khikam Zahidi, salah satu mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) menjelaskan, bahwa ketika masyarakat ingin menggunakan aplikasi google tranlate terlebih dahulu harus membuka browser.

“Akan tetapi, ketika hendak menuju website, harus membuka browser dan menunggu loading lama,” kata Mohammad Khikam Zahidi (10/9), saat menjelaskan gagasannya bersama tim tentang aplikasi penerjemah bahasa di ASEAN.

Aplikasi yang bernama AYO NGOBROL itu merupakan aplikasi penerjemah dari bahasa Indonesia ke bahasa negara-negara di ASEAN. Seperti bahasa Brunei Darussalam, Kamboja, Laos, Malaysia, Myanmar, Filipina, Singapura, Thailand serta Vietnam.

“Meskipun banyak wisatawan ASEAN yang datang ke Indonesia, akan tetapi tidak semua wisatawan tersebut mampu berbahasa Indonesia. Apalagi warga negara di wilayah ASEAN yang taraf ekonomi yang rendah pastinya sangatlah sulit belajar seluruh bahasa di ASEAN,” kata Khikam. yang mengerjakan aplikasi ini bersama

Aplikasi temuan Khikam yang dibantu kawan satu timnya Indah Dwi Pertiwi dan Nia Dwi Nurul Safitri itu tak hanya menerjemahkan bahasa secara kata, aplikasi AYO NGOBROL ini dilengkapi penjelasan tentang istilah dilengkapi contoh bangunan kalimat untuk memahami konteks.

Aplikasi karya kolaborasi antar mahasiswa Program Studi di UMM menjadi salah satu dari puluhan karya PKM mahasiswa UMM yang didanai. (Lis/zuk)

Artikel ini telah dibaca 21 kali

badge-check

Publisher

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Respons Arus Digitalisasi dan AI, UMM Cetak Puluhan Trainer Pembelajaran Transformatif

10 Juni 2026 - 21:20 WIB

DPRD Kabupaten Malang Support Penuh Kejuaraan Sepak Bola Banjarejo Cup U-45

10 Juni 2026 - 18:39 WIB

Bansos KKS Disalurkan di Pakisaji, Camat Pastikan Bantuan Tepat Sasaran untuk Warga Kurang Mampu

10 Juni 2026 - 17:52 WIB

Aroma Menyengat dari Saluran Got Resahkan Warga Tlekung, Pengelolaan Limbah Disorot

10 Juni 2026 - 17:29 WIB

Tinta Pencetak e-KTP Habis Gegara Efesiensi, Anggota DPRD Kabupaten Malang Fakih Pilihan Angkat Bicara

10 Juni 2026 - 12:22 WIB

Honda Beat Mahasiswi Raib di Teras Rumah, Hilang Saat Ditinggal Makan Malam

10 Juni 2026 - 11:40 WIB

Trending di MALANG RAYA

©Hak Cipta Dilindungi !