BACAMALANG.COM – Setelah sukses “mengawal” Hakam Mabruri dan istri umroh dengan moda transportasi sepeda, Malang Jejeg sebuah gerakan moral kembali menjadi sponsor dari arek Malang yang kreatif-inspiratif lainnya.
“Saya menunaikan rukun Islam yang kelima sekaligus menunaikan cita-cita dari kecil, Haji jalur darat dan berpetualang mencari pengalaman dunia,” tegas Warga Bejirejo Kasembon Malang Yunus, Kamis (25/8/2022).
Pria yang sehari-hari menjadi guru agama Pendidikan Agama Islam SMK PGRI Kasembon ini menjelaskan kondisinya saat ini.
“Rencananya sama istri dan anak, dikarenakan ibu di rumah sendiri karena bapak meninggal saat akan berangkat menunaikan rencana haji by gowes, maka diputuskan Gowes sendiri bersama-Nya (Allah),” jelasnya.
Untuk bisa pergi ke Makkah ia menjual sepeda untuk bekal. “Untuk uang saku awal saya jual sepeda motor tunggangan harian yang laku Rp 10 juta,” urainya.
Dikatakannya paspor sudah siap sejak tahun 2019, visa negara-negara yang akan dilalui sudah fix, tinggal pengajuan visa haji yang jalur undangan kerajaan.
Dipaparkannya perkiraan tiba di Mekkah, sekitar awal Juni 2023. Start 29 Agustus 2022 perjalanan 11 bulan melewati 11 negara.
“Harapan saya mohon doa dan dukungannya masyarakat Indonesia, dan warga Malang pada khususnya. Budal slamet moleh slamet. Untuk muslim muslimah bumi Arema tetap pasang niat menyempurnakan rukun Islam ke – 5. Supaya Allah sempurnakan hidup kita yang singkat ini. Salam satu jiwa,” pungkasnya.
Untuk diketahui Malang Jejeg kembali mengawal arek Malang yang kreatif- inspiratif pasca sukses “mengawal” Hakam Mabruri dan istri umroh dengan moda transportasi sepeda. (had)





















































