Operasi Patuh Semeru 2023, Begini Pesan Kapolres Malang - BACAMALANG.COM

Menu

Mode Gelap
Fapet UB Kembangkan LENTERA, Sistem Modernisasi Peternakan Ayam Berbasis AI dan IoT untuk Segmentasi Peternak Kecil Viral Hukuman Ringan Koruptor, Dosen FH UMM Berharap Hakim Harus Lebih Berani Jatuhkan Vonis ACPM Gelar Pameran Lukisan dan Seni Budaya di Gedung DPRD Kota Malang, Diikuti Pelukis Difabel Dukung Program EBT Pemerintah, UMM Kembangkan PLTS dan PLTB di Berbagai Lokasi Tahun Baru 2025, Shanaya Resort Malang Pesta Kembang Api dan Bagi Hadiah Tiket Pesawat

MALANG RAYA · 10 Jul 2023 12:40 WIB ·

Operasi Patuh Semeru 2023, Begini Pesan Kapolres Malang


 Kapolres Malang AKBP Putu Kholis Aryana menyematkan pita kepada perwakilan anggota yang melaksanakan Operasi Patuh Semeru 2023. (ist) Perbesar

Kapolres Malang AKBP Putu Kholis Aryana menyematkan pita kepada perwakilan anggota yang melaksanakan Operasi Patuh Semeru 2023. (ist)

BACAMALANG.COM – Polres Malang menggelar Apel Gelar Pasukan Operasi Patuh Semeru 2023 di lapangan Satya Haprabu Mapolres Malang, Senin (10/7/2023).

Gelar pasukan Operasi dengan tema ‘Patuh dan Tertib Berlalu Lintas Cermin Moralitas Bangsa’, dipimpin oleh Kapolres Malang AKBP Putu Kholis Aryana. Kegiatan juga diikuti personel gabungan TNI-Polri, Satpol PP, Dinas Perhubungan Kabupaten Malang, Dinas Kesehatan, Saka Bhayangkara Pramuka dan relawan.

Kapolres Malang AKBP Putu Kholis Aryana dalam amanatnya mengatakan, Operasi Patuh Semeru 2023 dilaksanakan selama 14 hari mulai tanggal 10 hingga 23 Juli 2023. Sejumlah 120 personel Polres Malang dilibatkan bersama dengan instansi terkait lainnya guna mendukung pelaksanaan operasi.

“Operasi Patuh Semeru 2023 bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat agar semakin tertib dalam berlalu lintas, sekaligus menciptakan situasi Kamseltibcar lantas yang lebih baik,” kata AKBP Putu Kholis Aryana.

Kapolres menambahkan, kondisi lalu lintas saat ini semakin padat dan cepat. Hal ini berbanding lurus dengan permasalahan yang ada di jalan raya.

Berdasarkan data tahun 2021 di India, sebanyak 85 persen korban jiwa dalam kecelakaan lalu lintas disebabkan oleh masalah perilaku berkendara para pengguna jalan. Sebuah penelitian komprehensif di Malaysia tahun 2023 juga menyebutkan, tujuh dari sepuluh faktor penyebab utama laka lantas berasal dari faktor manusia atau pengendara.

Sementara di Indonesia, hasil Kajian Jasa Raharja dan Kementrian Perhubungan tahun 2022 diketahui bahwa angka fatalitas akibat laka lantas di Indonesia rata-rata mencapai 30 ribu jiwa per tahun. Hal tersebut setara dengan 3 hingga 4 orang meninggal dunia setiap jam.

Diketahui, sebesar 74 persen fatalitas tersebut melibatkan kendaraan sepeda motor. Yang mana 77 persen jumlah tersebut merupakan usia produktif yaitu mulai usia 25 hingga usia 55 tahun.

“Dari hasil data dan perbandingan tersebut dapat kita ketahui tingginya jumlah sepeda motor dan minimnya tingkat kepatuhan berlalu lintas menjadi kombinasi dominan pada fatalitas kecelakaan lalu lintas,” jelasnya.

Lebih lanjut AKBP Putu memaparkan, di Kabupaten Malang sendiri, komparasi data semester I tahun 2022 dengan 2023 menunjukkan angka pelanggaran lalu lintas yang cukup signifikan sejumlah 79 persen. Jumlah laka lantas juga dinilai sangat tinggi yakni meningkat 52 persen.

Oleh karena itu, pihaknya berpesan kepada seluruh personel agar melakukan langkah-langkah yang signifikan untuk mencari tahu penyebab utama mengapa perilaku berkendara kita masih belum menunjukkan indikasi kepatuhan dan ketertiban terhadap rambu-rambu lalu lintas.

Penyebab utama yang berkontribusi besar terhadap faktor penyebab kecelakaan lalu lintas terutama yang mangakibatkan fatalitas juga menjadi hal yang penting untuk didalami dan ditindak lanjuti.

“Apabila 2 hal ini (tingkat kepatuhan dan ketertiban) bisa diidentifikasi dan dianalisis, maka kita semua bisa menerapkan strategi yang paling tepat untuk mengatasi masalah tersebut,” tuturnya.

Mengakhiri amanatnya, AKBP Putu berpesan kepada seluruh personel yang terlibat operasi agar meningkatkan kewaspadaan dalam menjalankan tugas serta melakukan koordinasi secara intens dengan berbagai pihak dalam rangka menekan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas.

Kepolisian berharap dengan dilaksanakannya Operasi Patuh Semeru 2023 ini, dapat memberikan edukasi kepada masyarakat dalam hal tertib berlalu lintas.

“Harapannya masyarakat makin mudah memahami peraturan lalu lintas, serta mengutamakan keselamatan dan ketertiban dalam berlalu lintas,” pungkasnya.

Pewarta : Dhimas Fikri
Editor/Publisher : Aan Imam Marzuki

Artikel ini telah dibaca 65 kali

badge-check

Publisher

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Bayi Dibuang dalam Kardus, Pasangan Kekasih Ditangkap Polisi: Alasan Tak Siap Mental dan Terhimpit Ekonomi

24 April 2026 - 09:57 WIB

Ucapan Diduga Bernuansa SARA Picu Demo di PN Kepanjen, Massa Tuntut Oknum Panitera Diproses Hukum

24 April 2026 - 07:47 WIB

Modus Pengobatan Alternatif, Dukun di Gedangan Cabuli Pasien Hingga Berulang Kali

23 April 2026 - 22:14 WIB

Gebrakan Kalapas Baru Malang: Christo Toar Tancap Gas Upgrade SDM dan Sikat Penyelundupan HP-Narkoba

23 April 2026 - 18:50 WIB

Usai Isu Suap Emas BPJS Terbantahkan, DPRD Soroti terkait Pelayanan

23 April 2026 - 18:17 WIB

Eksekusi Eks Persada Swalayan di Lowokwaru Berjalan Kondusif, Tanpa Perlawanan

23 April 2026 - 17:15 WIB

Trending di MALANG RAYA

©Hak Cipta Dilindungi !