Opsgab di Sejumlah Lokasi, Kasatpol PP Kota Malang Paparkan Hasilnya - BACAMALANG.COM

Menu

Mode Gelap
Fapet UB Kembangkan LENTERA, Sistem Modernisasi Peternakan Ayam Berbasis AI dan IoT untuk Segmentasi Peternak Kecil Viral Hukuman Ringan Koruptor, Dosen FH UMM Berharap Hakim Harus Lebih Berani Jatuhkan Vonis ACPM Gelar Pameran Lukisan dan Seni Budaya di Gedung DPRD Kota Malang, Diikuti Pelukis Difabel Dukung Program EBT Pemerintah, UMM Kembangkan PLTS dan PLTB di Berbagai Lokasi Tahun Baru 2025, Shanaya Resort Malang Pesta Kembang Api dan Bagi Hadiah Tiket Pesawat

MALANG RAYA · 23 Jul 2022 18:39 WIB ·

Opsgab di Sejumlah Lokasi, Kasatpol PP Kota Malang Paparkan Hasilnya


 Opsgab di Sejumlah Lokasi, Kasatpol PP Kota Malang Paparkan Hasilnya Perbesar

BACAMALANG.COM – Tim Satpol PP Kota Malang, Bapenda dan TNI-Polri menjalankan Operasi Gabungan (Opsgab) di sejumlah lokasi di Kota Malang mewujudkan situasi-kondisi aman dan nyaman bagi masyarakat baru-baru ini.

Kepala Satpol PP Kota Malang, Heru Mulyono, S.IP., MT, mengatakan operasi penyakit masyarakat (pekat) ini menyasar sejumlah tempat. Seperti sebuah toko yang ada di kawasan Kelurahan Cemorokandang, Kecamatan Kedungkandang. Dari toko yang dari depan terlihat hanya menjual kebutuhan sehari-hari masyarakat, ternyata juga menjual minuman beralkohol (minol).

“Karena tidak memiliki izin menjual miras dan atau minuman beralkohol di atas 5 persen, dari toko ini, setelah dilakukan penggeledahan, petugas menyita ratusan miras dari berbagai jenis dan merek,” tegasnya.

Diungkapkannya petugas pun memberi surat berita acara atau pemanggilan dan pemilik toko akan dikenakan sanksi tindak pidana ringan (tipiring). Apabila di lain waktu pihak pemilik toko melanggar aturan ini maka akan dikenakan sanksi lebih berat.

Operasi kemudian menyasar sebuah guest house atau penginapan di wilayah Kelurahan Sawojajar, Kecamatan Kedungkandang.

Pasalnya, berdasarkan pengaduan masyarakat dan hasil pemantauan petugas, tempat tersebut dijadikan tempat prostitusi.

Setelah dilakukan pengecekan, petugas menemukan delapan orang muda-mudi yang bukan pasangan suami istri berada dalam satu kamar.

Di beberapa kamar, petugas menemukan alat kontrasepsi. Di tempat ini juga terjaring seorang wanita yang melayani pijat plus-plus, seorang wanita pemberi jasa pijat tradisional dan pasangan suami istri yang mengaku menikah di bawah tangan atau siri.

Tak mau tebang pilih, petugas langsung menggelandang 11 orang tersebut ke kantor Satpol PP. Mereka diinterogasi, menandatangani surat pernyataan tidak akan mengulangi perbuatannya lagi.

Kedelapan muda-mudi bukan pasangan suami istri dan pemberi jasa pijat plus-plus itu, dikenakan sanksi tipiring. Wanita yang melayani pijat tradisional diperbolehkan pulang setelah didata dan bagi pasangan nikah siri dikenakan sanksi wajib lapor.

Operasi kemudian berlanjut ke Jalan Basuki Rahmat atau kawasan Kayutangan Heritage. Di lokasi ini petugas menindak empat pengelola kafe karena diindikasi tidak membayar pajak penjualan dan menggunakan area trotoar untuk melayani konsumennya dengan meletakkan banyak meja kursi.

Keberadaan meja kursi tersebut dan sampah yang berserakan sangat mengganggu kenyamanan para wisatawan yang datang.

Para pelaku usaha ini pun dikenakan sanksi tipiring, diharuskan untuk segera membayar pajaknya dan meja kursinya disita petugas.

Selain itu, di tempat ini petugas juga menindak petugas parkir yang menggunakan area parkir tidak pada tempatnya.

Sang petugas parkir pun diberikan surat pemanggilan untuk selanjutnya mendapat pembinaan khusus. Dari kondisi tersebut, empat orang pemilik kafe dan tukang parkir terkesan menguasai area yang diperuntukkan bagi publik. Dari penindakan ini, disampaikan Heru, agar para pemilik kafe di sekitar kawasan Kayutangan ini tidak melakukan hal serupa.

“Terkait dengan gangguan kenyamanan masyarakat ini terutama yang prostitusi itu, ya Kita harus sedikit demi sedikit harus kurangi. Dengan kegiatan seperti ini, juga paling tidak masyarakat bisa mengerti kalau sekarang Kita tidak main-main dalam melakukan penegakan perda. Demi untuk menciptakan keamanan, kenyamanan dan ketertiban, operasi gabungan seperti ini akan Kami lakukan secara berkala,” pungkasnya. (*/had)

Artikel ini telah dibaca 18 kali

badge-check

Publisher

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Kakak Beradik Asal Singaraja Kompak Sabet Medali Emas dan Perak Olimpiade Matematika Nasional FABI XV

27 Juli 2026 - 06:21 WIB

Dewi Pertiwi PSI Malang Raya Resmi Diperkenalkan, Kampanye Hidup Sehat Lewat Zumba Party

26 Juli 2026 - 13:34 WIB

Pelaku Curanmor di Lawang Dibekuk, Modus Pakai Kunci Asli dan Pernah Beraksi di Pasuruan

26 Juli 2026 - 08:25 WIB

Peringati Hari Anak Nasional 2026, Kota Malang Kian Percaya Diri Menuju Kota Layak Anak Kategori Utama

26 Juli 2026 - 06:28 WIB

Dari Aktivis Kampus hingga Guru Besar Fisika Medis dan Radiologi, Prof. Chomsin: Rasa Ingin Tahu Adalah Modal Terbesar

25 Juli 2026 - 21:43 WIB

Ketua IKA FSTeM UB: Filosofi Ilmu Kimia Jadi Bekal Adaptasi Karier

25 Juli 2026 - 20:14 WIB

Trending di MALANG RAYA

©Hak Cipta Dilindungi !