BACAMALANG.COM – Konten sederhana yang memadukan promosi jualan kambing dengan pesan-pesan dakwah mengantarkan Faiq, warga Jalan Abdul Gani Gang II, Kelurahan Ngaglik, Kecamatan Batu, Kota Batu, menjadi perbincangan di media sosial.
Dalam hitungan jam, akun Instagram @bangfaiq_batu miliknya mengalami lonjakan pengikut hingga mencapai ribuan akun. Fenomena tersebut menarik perhatian warganet karena pertumbuhan followers terjadi dalam waktu yang relatif singkat.
Berbeda dengan konten kreator pada umumnya, Faiq hanya mengunggah aktivitas sehari-hari saat merawat dan menjual kambing. Dengan penampilan khas mengenakan gamis dan berambut gondrong, ia menyampaikan pesan-pesan dakwah secara santun di sela promosi dagangannya.
Konsep yang sederhana namun dinilai autentik itu mendapat respons positif dari banyak pengguna media sosial. Sejumlah warganet mengaku mengikuti akun Faiq karena menyukai gaya penyampaiannya yang apa adanya, edukatif, dan menghadirkan nuansa dakwah tanpa terkesan menggurui.
Hingga Minggu (19/7/2026), unggahan pria kelahiran April 1988 tersebut masih ramai diperbincangkan dan jumlah pengikut di Instagram terus bertambah.
Saat ditemui di kediamannya, Faiq mengungkapkan bahwa tujuan utama membuat konten memang untuk mempromosikan usaha jual beli kambing sekaligus menyampaikan pesan-pesan keagamaan.
“Saya sengaja membuat konten memang untuk mempromosikan dagangan atau jualan kambing saya. Selain itu juga sebagai sarana dakwah dengan saling mengingatkan sesama umat Muslim,” ujarnya.
Ia mengaku tidak pernah menyangka kontennya akan viral hanya dalam waktu beberapa jam setelah diunggah.
“Saya tidak menyangka ternyata bakal viral dan menjadi ramai sekali. Karena banyak sekali pertanyaan dari netizen, akhirnya saya jelaskan bahwa memang saya jualan kambing,” katanya.
Akun Baru, Langsung Diserbu Warganet
Faiq menjelaskan, akun Instagram miliknya baru dibuat pada Jumat (17/7/2026). Meski tergolong baru, kedua akun tersebut langsung dibanjiri komentar, termasuk dari sejumlah artis dan tokoh agama yang dikenal masyarakat.
“Saya sendiri juga tidak menyangka bakal viral seperti ini. Padahal saya hanya penjual kambing, bukan ustaz, hanya warga biasa dari Kota Batu,” tuturnya.
Ingin Berdagang Sekaligus Menebar Kebaikan
Di balik popularitas yang diraihnya, Faiq berharap konten yang dibuat tidak hanya menjadi sarana promosi usaha, tetapi juga mampu mengajak masyarakat untuk semakin mencintai ajaran agama dan berbuat baik kepada sesama.
“Kita sebagai umat Muslim yang sudah mendapatkan nikmat dan hidayah harus menjaganya, karena tidak semua orang mendapatkan hidayah. Hidayah itu harus disyukuri dan diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari. Kita juga harus bangga dengan agama kita dengan memberikan contoh yang baik kepada seluruh umat manusia,” pungkasnya.
Pewarta: Eko Sabdianto
Editor: Rahmat Mashudi Prayoga





















































