BACAMALANG.COM – Lembaga Seni Budaya Muslimin Indonesia (Lesbumi) NU Kota Malang merayakan Maulid Nabi Muhammad SAW dengan menggelar perayaan Festival Sekarbanjar, Jumat hingga Sabtu (6-8/10/2023). Kegiatan ini mengusung tema : Tawasul Rasul, Membuhul Asal-Usul.
“Festival Sekarbanjar ini adalah perayaan, ibaratnya menyelam lebih dalam, memanjat lebih tinggi, dan membaca semakin jauh, Sang Pembawa Risalah, Nabi Muhammad SAW,” tegas Ketua Lesbumi NU Kota Malang Fathul H. Panatapraja kepada BacaMalang.com, Jumat (15/9/2023).
Dikatakannya, festival ini merupakan ikhtiar budaya Jawa Timuran dalam merayakan Maulid atas dasar kecintaan terhadap Nabi Muhammad SAW.
“Kami merasa punya kewajiban menghadirkan khazanah kebudayaan setempat yang berkelindan dengan Islam yang diajarkan Nabi Muhammad SAW,” tukasnya.
Festival sudah dirancang Lesbumi NU Kota Malang sejak awal tahun 2023 yang pada prosesnya, kemudian dilakukan penyempurnaan rangkaian kegiatan.
Mulai dari konsistensi Pengurus Lesbumi NU Kota Malang membaca serat Saptawikrama, gelaran Mbeber Klasa, dan kegiatan lain, baik ritual dan seremonial.
“Festival ini merupakan kegiatan puncak dari permenungan yang dimanifestasikan dalam berbagai respon kegiatan,” imbuhnya.
Nama Sekarbanjar sendiri, berasal dari usalan Sutak Wardiono, Dewan Pakar Lesbumi NU Kota Malang, di mana artinya adalah fase dan etape perjalanan, atau disebut telusur asal-usul.
“Berangkat dari pijakan inilah, konsep dan gagasan festival kami luncurkan. Sebagai bentuk kecintaan kami sebagai umat terhadap nabi besar Muhammad SAW, sebagai asal,” terangnya.
Sementara itu, Ketua Pelaksana Festival Sekarbanjar, Fajrus Sidiq mengungkapkan, perayaan digelar dengan perpaduan konsep Islami dan budaya lokal.
Festival ini diisi pembacaan maulud diba, pengajian, kirab gunungan Jeruk sebagai bentuk kepedulian terhadap potensi pertanian setempat, kirab tombak Kyai Sekarbanjar yang merupakan pusaka Lesbumi NU Kota Malang, pasar rakyat, pameran pusaka, pustaka seni rupa, dialog kebudayaan dan sejarah, juga pementasan kesenian baik tradisional lokal hingga nasional.
Festival Sekarbanjar dilaksanakan selama 3 hari, di Sumber Serut, Dusun Genting Kelurahan Merjosari Kota Malang, Jumat-Minggu 6-8 Oktober 2023.
Rencananya akan dibuka Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elistianto Dardak, dengan menghadirkan narasumber : Ketua Lesbumi PBNU KH. M. Jadul Maula, untuk dialog kebudayaan. Juga Wahyu Widodo, seorang peneliti dan kandidat doktor kajian Asia Tenggara dari Universitas Leiden Belanda yang akan membahas historiografi desa khususnya tentang Dusun Genting sebagai daerah bersejarah.
Dituturkannya, panitia mengundang seluruh masyarakat datang memeriahkannya, dan berharap pelaksanaan perayaan lancar.
Festival Sekarbanjar 2023 disponsori oleh PT. Djarum, dan sejumlah donasi dari berbagai pihak. Panitia masih membuka dukungan sponsorship dan donasi hingga h-1 pelaksanaan kegiatan. Informasi lebih lanjut bisa menghubungi panitia di atau DM instagram @festivalsekarbanjar.
Pewarta : Hadi Triswanto
Editor/Publisher : Aan Imam Marzuki




















































