Selamatan Musim Tanam Padi, Warga Jenggolo Kepanjen Uri-Uri Budaya - BACAMALANG.COM

Menu

Mode Gelap
Fapet UB Kembangkan LENTERA, Sistem Modernisasi Peternakan Ayam Berbasis AI dan IoT untuk Segmentasi Peternak Kecil Viral Hukuman Ringan Koruptor, Dosen FH UMM Berharap Hakim Harus Lebih Berani Jatuhkan Vonis ACPM Gelar Pameran Lukisan dan Seni Budaya di Gedung DPRD Kota Malang, Diikuti Pelukis Difabel Dukung Program EBT Pemerintah, UMM Kembangkan PLTS dan PLTB di Berbagai Lokasi Tahun Baru 2025, Shanaya Resort Malang Pesta Kembang Api dan Bagi Hadiah Tiket Pesawat

MALANG RAYA · 6 Agu 2020 21:22 WIB ·

Selamatan Musim Tanam Padi, Warga Jenggolo Kepanjen Uri-Uri Budaya


 Selamatan Musim Tanam Padi, Warga Jenggolo Kepanjen Uri-Uri Budaya Perbesar

BACAMALANG.COM – Memasuki musim tanam padi, warga Desa Jenggolo Kecamatan Kepanjen Kabupaten Malang mengadakan ritual selamatan buka musim tanam padi.

Selain untuk memperkuat tali silaturahim, adanya tasyakuran ini adalah untuk menguri-uri warisan tradisional warga setempat sebagai bentuk terima kasih kepada sang pembabat alas Desa Jenggolo.

“Kami ingin melestarikan budaya leluhur dengan mengadakan selamatan memulai musim tanam padi,” tutur salah seorang warga, Pujiono baru-baru ini.

Pujiono menuturkan, kegiatan ini juga diberi nama tasyakuran petani makmur Desa Jenggolo Kecamatan Kepanjen Kabupaten Malang.

Tasyakuran diadakan di komplek makan Mbah Krapyak sang pembabat alas yang juga leluhur warga Desa Jenggolo.

Terlihat puluhan warga petani, perangkat Desa Jenggolo dan tokoh masyarakat, mengikuti ritual dengan suka cita.

“Lewat kegiatan ini kami berdoa semoga musim tanam ini tanaman petani bisa tumbuh subur dan memberi hasil yang melimpah,” papar Pujiono.

Ia menjelaskan jika tasyukuran ini diadakan secara rutin setiap tahun sekali.

“Kami berharap agar petani pada musim tanam ini dengan cuaca yang kurang bersahabat, semoga tanaman padi tidak terkena penyakit,” ujar Pujiono.

Lebih jauh Pujiono berharap agar dinas terkait ikut memberikan perhatian dan dukungan agar hasil panen warga bisa maksimal.

“Harapan kami ke depan semoga petani lebih mendapat perhatian dari dinas yang bersangkutan agar menjadi petani yang maju dan modern,” pungkas Pujiono. (had/zuk).

Artikel ini telah dibaca 93 kali

badge-check

Publisher

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Warga Candirenggo Kompak Gagalkan Transaksi Narkoba, Tiga Terduga Pelaku Diamankan

22 April 2026 - 13:35 WIB

Aksi Maling Perempuan di Pakis Terekam CCTV, Gondol Produk Frozen Saat Toko Ramai

22 April 2026 - 06:00 WIB

DPUPRPKP Malang Edukasi PBG-SLF dan Pengelolaan Limbah untuk Dapur SPPG

22 April 2026 - 05:56 WIB

Satreskrim Polres Batu Ringkus Pelaku Pencurian 19 Keping Emas di Ngantang, Kerugian Capai Rp54 Juta

22 April 2026 - 05:43 WIB

Bukan Cuma Berkebaya, HIMPAUDI Kepanjen Dorong Kartini Hidup di Keteladanan Guru

21 April 2026 - 15:58 WIB

Ketua Komisi I: Penunjukan Kepala DLH Sesuai Prosedur, Kini Harus Buktikan Kinerja

21 April 2026 - 15:51 WIB

Trending di MALANG RAYA

©Hak Cipta Dilindungi !