BACAMALANG.COM – Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Brawijaya (FISIP UB) menggelar seremonial pembukaan Program Studi Magister Sains Psikologi di Gedung Widyaloka UB, Rabu (5/6/2024).
Program studi baru ini resmi dibuka untuk mahasiswa S1 dari jurusan Psikologi maupun umum mulai semester depan.
Ketua Prodi Dr. Sumi Lestari S.Psi MSi menyampaikan, program ini akan berlangsung maksimal 4 semester luring, daring maupun hybrid dengan gelar akhir Magister Sains (M.Si).
“Sebelumnya kami lakukan pemetaan terlebih dahulu bagi peminat dari alumni maupun masyarakat, setelah itu kita survei dan hasilnya 90 persen memang ingin melanjutkan pendidikan ke jenjang S2,” tuturnya, Rabu (5/6/2024).
Sumi menambahkan, prodi ini memang sudah ditunggu-tunggu para alumni, mengingat selama ini untuk jenjang magister psikologi baru ada di Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) dan Universitas Islam Negeri (UIN) Maliki, serta Universitas Negeri Malang (UM) yang juga baru dibuka.

Dekan FISIP UB Prof. Anang Sudjoko menyerahkan potongam tumpeng kepada Ketua Prodi Dr. Sumi Lestari, didampingi Kepala Departemen Psikologi Ali Mashuri Ph.D saat seremonial pembukaan Program Studi Magister Sains Psikologi di Gedung Widyaloka UB, Rabu (5/6/2024). (Nedi Putra AW)
Pengajuan awal akreditasinya, imbuh Sumi, adalah ‘baik’, dengan 6 peminatan serta didukung 12 dosen pengampu dengan beragam spesialisasi, antara lain Ali Mashuri S.Psi MSc PhD yang juga Ketua Departemen Psikologi FISIP UB, pakar Psikometri Dr Sukaesi Marianti, ada pula Ridwan Aji Budi Prasetyo, S.Psi., M.Sc., Ph.D, serta Dr. Sumi Lestari SPsi, MSi sendiri.
Terkait daya tampung, prodi magister ini akan menerima 25-30 mahasiswa, baik dari jurusan S1 Psikologi maupun non psikologi dengan matrikulasi.
“Biaya pendaftaran sebesar Rp. 750.000,- sedangkan biaya kuliahnya Rp. 11.500.000 per semester, serta Rp. 3.600.000,- untuk peminat dari S1 non Psikologi sebagai biaya matrikulasi 12 semester,” terangnya.
Dekan FISIP UB Prof. Anang Sudjoko mengatakan, trend atau fenomena saat ini menunjukkan bahwa masyarakat hidup dalam suasana di awang-awang.
“Teknologi kadang tidak sesuai dengan ekspetasi, sehingga orang bisa frustasi, karena banyak yang menawarkan kebahagiaan seperti reels atau TikTok, tapi ada juga yang lebih serius seperti berita-berita yang miris di X atau Twitter,” ujarnya.
Dikatakan Anang, dari sini pskilogi hadir sebagai peluang dan memegang peran penting untuk kesehatan mental. Anang berharap para mahasiwa S1 dapat segera mendaftar setelah lulus.
“Jangan lama-lama kuliah apalagi sudah ada jalur non skripsi mulai semester V lewat publikasi atau ‘social project’,” ungkapnya.
Meski begitu Anang sadar bahwa tujuan mahasiwa untuk jenjang Magister Psikologi ini tidak hanya menjadi dosen, tapi juga menjadi praktisi.
“Tentunya ini sudah disiapkan, salah satunya dengan dukungan jajaran dosen pengampu yang ada,” imbuhnya.
Anang berharap, hadirnya prodi Magister Psikologi bukan hanya berdampak kepada mahasiswa, namun juga kepada masyarakat.
Peresmian pembukaan di gedung Widyaloka tersebut ditandai dengan pemotongan tumpeng dari Prof. Anang Sudjoko kepada Ketua Prodi Dr. Sumi Lestari, didampingi Kepala Departemen Psikologi Ali Mashuri Ph.D di hadapan sivitas akademika jurusan Psikologi UB.
Pewarta : Nedi Putra AW
Editor/Publisher: Aan Imam Marzuki




















































