18KM, Album Kompilasi Keren Seniman Musik Malang dan Batu - BACAMALANG.COM

Menu ✖

Mode Gelap
Fapet UB Kembangkan LENTERA, Sistem Modernisasi Peternakan Ayam Berbasis AI dan IoT untuk Segmentasi Peternak Kecil Viral Hukuman Ringan Koruptor, Dosen FH UMM Berharap Hakim Harus Lebih Berani Jatuhkan Vonis ACPM Gelar Pameran Lukisan dan Seni Budaya di Gedung DPRD Kota Malang, Diikuti Pelukis Difabel Dukung Program EBT Pemerintah, UMM Kembangkan PLTS dan PLTB di Berbagai Lokasi Tahun Baru 2025, Shanaya Resort Malang Pesta Kembang Api dan Bagi Hadiah Tiket Pesawat

RAGAM · 20 Jul 2020 08:03 WIB ·

18KM, Album Kompilasi Keren Seniman Musik Malang dan Batu


 18KM, Album Kompilasi Keren Seniman Musik Malang dan Batu Perbesar

BACAMALANG.COM – Pandemi ternyata tak bisa menghalangi para seniman untuk terus berkarya. Setidaknya hal ini terlihat dari peluncuran sebuah album kolaborasi dari sejumlah musisi dari Malang Raya pada Sabtu, 18 Juli 2020.

Bernaung di dalam Oneng Sugiarta Entertainment, lahirlah sebuah album bertajuk 18KM, yang berisi 9 lagu dari 9 pekerja seni. Mereka adalah C4, The Kenatha, Sayangku, Gita, Tony Aksa & Yudek, Samid-Vino-Amel, Wahyu Krist-Artfani & The MC, Manis Manjah dan Yunna Amora.

Layaknya sebuah kolaborasi, maka beragam jenis musik ada di dalam album yang CD-nya dijual satu paket dengan hand sanitizer dan masker dalam satu box ini. Seperti C4, siapa yang tak kenal dengan band yang digawangi Norman Tolle ini. Berkarya sejak tahun 2001 dengan personel jebolan Home Band Universitas Brawijaya, C4 menjadi pembuka dengan komposisi bertajuk Cahaya.

“Kami tetap dengan gaya musik kami yang menyuarakan perlawanan dan kritik sosial meski secara eksplisit,” ungkap Rio, bass session player C4 di sela press conference di Hotel Aston Inn Batu, Minggu (19/07/2020).

Namun Rio mengaku bahwa single “Cahaya” yang bercorak funk ini adalah sebuah lagu rohani, yang merupakan terjemahan dari doa iftitah. “Lagu ini baru saja kami garap di bulan puasa lalu,” timpal vokalis C4, Meme.

Cewek yang warna vokalnya kental dengan karakter anime Jepang ini mengaku bahwa pada intinya musik adalah sarana mencurahkan uneg-uneg kami dengan berekspresi, sebagai alter ego masing-masing personelnya.

Sementara duo The Kenatha yang terdiri pasangan suami istri Indra dan Artfani melantunkan “Beautiful Moment” karya Oneng Sugiarta, sebuah lagu syahdu yang disajikan dalam bahasa Inggris, Indonesia dan sepenggal langgam Jawa.
Dan ada lagu pamungkas “Stalking Kamu” dari Yunna Amora yang pas untuk urusan goyang.

Lagu lainnya di album kompilasi yang mengusung beragam genre ini menunjukkan bahwa Malang adalah gudangnya para musisi berbakat. Oneng Sugiarta, MC kondang yang juga produser album ini mengatakan, masa pandemi membuat semua sektor, termasuk bidang entertain terdampak. “Saya ajak rekan-rekan entainer di Malang Raya, termasuk Batu, untuk kolaborasi,” ujarnya.

Ia menjelaskan, lagu-lagu di album ini rata-rata sudah bisa dinikmati di berbagai platform digital, termasuk Spotfy, iTunes maupun YouTube. Oneng mengaku bahwa album ini sebenarnya merupakan hasil ‘obrolan’-nya dengan Walikota Batu Dewanti Rumpoko. “Judul 18 KM, diambil dari jarak antara rumah saya di Malang dengan Kota Batu,” tandasnya.

Dewanti Rumpoko sendiri sangat mengapresiasi peluncuran album kompilasi para seniman musik ini. “Kuncinya adalah semangat untuk bangkit dari situasi ini,” pungkasnya. (ned)

Artikel ini telah dibaca 43 kali

badge-check

Publisher

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Roadshow Film Komedi Horor Piye To Kih? Singgah di Malang, Antusiasme Penonton Warnai Meet and Greet

5 November 2026 - 07:48 WIB

Musisi Malang Mary Jona Bawa Aspirasi Ekonomi Kreatif Daerah ke Forum Dunia WCCE 2026

3 November 2026 - 17:45 WIB

Rayakan Anniversary, Jo Andi Persembahkan Lagu Cinta I’m Happy With You sebagai Kado Istimewa

2 November 2026 - 14:35 WIB

Sri Untari Ajak Gaungkan Kembali Indonesia Raya Tiga Stanza, Bukan Sekadar Lagu tetapi Doa untuk Bangsa

2 November 2026 - 12:25 WIB

Singo Play-On Jadi Panggung Bibit Muda Sepak Bola, Kapolresta Malang Kota Beri Dukungan

1 November 2026 - 22:59 WIB

PS Namoy Satukan Mini Soccer dan Hardcore Punk, Galang Donasi untuk Anak Penyintas Kanker

1 November 2026 - 22:04 WIB

Trending di RAGAM

©Hak Cipta Dilindungi !