BACAMALANG.COM – Menghadapi meningkatnya potensi bencana hidrometeorologi selama musim hujan, Polres Batu memperkuat kesiapsiagaan melalui Apel Kesiapsiagaan Penanggulangan Bencana Hidrometeorologi 2026 yang dipimpin Kapolres Batu, AKBP Panji Gedhe Prabawa, S.H., S.I.K., M.A.P., Rabu (4/11/2026).
Apel tersebut dihadiri Wali Kota Batu Nurochman, S.H., M.H., Wakil Wali Kota Batu Heli Suyanto, S.H., M.H., Dandim 0818/Malang-Batu Letkol Czi Bayu Nugroho, S.Hub.Int., M.I.P., serta jajaran TNI, Pemkot Batu, BPBD, Perhutani, dan elemen masyarakat.
Dalam arahannya, Kapolres Batu menegaskan bahwa kesiapan menghadapi bencana harus dilakukan sejak dini. Langkah tersebut meliputi pemetaan wilayah rawan, kesiapan personel dan peralatan, upaya pencegahan, hingga sosialisasi jalur evakuasi kepada masyarakat.
Menurutnya, penanggulangan bencana tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah dan aparat keamanan. Diperlukan keterlibatan seluruh unsur masyarakat agar upaya mitigasi dan penanganan bencana berjalan efektif.
“Penanggulangan bencana membutuhkan kerja sama semua pihak, karena bukan hanya pemerintah dan aparat penegak hukum saja, tetapi juga seluruh unsur dan masyarakat Kota Batu,” ujarnya.
Sebagai langkah antisipasi, Polres Batu juga rutin melakukan pemantauan dan menyusuri sejumlah aliran sungai untuk mendeteksi potensi banjir. Salah satu lokasi yang menjadi perhatian adalah Kali Krecek.
Berdasarkan data Polres Batu, tercatat 73 kejadian bencana sepanjang 2025. Sementara itu, sejak awal 2026 hingga 4 November, jumlahnya meningkat menjadi 122 kejadian.
Rinciannya meliputi 20 kejadian kebakaran hutan dan lahan (karhutla), 52 tanah longsor, 11 banjir, serta 39 kejadian angin kencang dan puting beliung.
Data tersebut menjadi pengingat pentingnya meningkatkan kewaspadaan, mengingat beragam potensi bencana dapat mengancam keselamatan warga maupun mengganggu aktivitas masyarakat.
Kapolres menekankan bahwa kesiapsiagaan dan kepedulian bersama menjadi faktor penting untuk melindungi masyarakat sekaligus meminimalkan dampak bencana.
Selain menyiapkan personel dan peralatan, upaya perbaikan fasilitas serta penataan aliran sungai di sejumlah titik juga disiapkan. Langkah ini diharapkan dapat memperlancar aliran air dan mengurangi risiko banjir saat curah hujan meningkat.
Melalui koordinasi lintas instansi dan partisipasi masyarakat, Kota Batu diharapkan semakin siap menghadapi potensi bencana hidrometeorologi selama musim hujan.
Pewarta: Eko Sabdianto
Editor: Rahmat Mashudi Prayoga




















































