BACAMALANG.COM-Wajah sumringah menghiasi Aisha Inara Prayogi dan Aisha Maulida Prayogi. Kakak beradik ini sukses menyabet medali emas dan perak pada ajang Festival Anak Berprestasi Indonesia (FABI) XV dalam Olimpiade Matematika yang diselenggarakan Emerald Education Centre. Awarding Ceremony Grand Final FABI XV ini digelar di Grand Mercure Malang Mirama hotel, Minggu (26/7/2026).
Aisha Inara Prayogi meraih medali emas di kategori Level 2 (Kelas 3–4), sementara adiknya Aisha Maulida Prayogi berhasil mendapat medali perak pada Level 1 (Kelas 1–2). Ajang FABI XV menjadi wadah bagi peserta didik dari berbagai daerah di Indonesia untuk mengasah kemampuan akademik, yang diikuti ratusan peserta dari berbagai jenjang sekolah dasar dan madrasah.
Keberhasilan mereka berdua membawa kebanggaan tersendiri bagi kedua orang tuanya serta sekolahnya, yakni Madrasah Ibtidaiyah Terpadu (MIT) Mardlatillah Singaraja, Bali.
“Mereka dari kecil sudah suka dan berbakat dengan angka Matematika, apalagi saya memang tidak memperbolehkan mereka untuk bermain gadget tapi diarahkan ke coding, catur dan matematika,” ujar sang ayah Bayu Kori Prayogi kepada BacaMalang.com usai awarding ceremony.
Hasilnya memang tampak jelas, sang kakak Aisha Inara sudah mengoleksi 6 medali emas Olimpiade Matematika tingkat nasional, sementara adiknya juga mendapat 1 emas dan 2 perak yang mereka peroleh dalam berbagai kompetisi.
“Kakak sudah ikut FABI untuk kedua kali, yang alhamdulillah dapat 2 medali emas, kalau adiknya, si Aisha Maulida baru pertama kali langsung dapat medali perak,” imbuhnya.
Bagi kakak beradik tersebut, perolehan ini mencerminkan hasil dari perjuangan dan dedikasi selama mengikuti kompetisi. Uniknya mereka kompak saat ditanya akan menjadi apa nanti jika sudah besar nanti.
“Saya ingin kerja dengan gaji yang besar,” ungkap Aisha Inara yang diikuti adiknya.

Seremonial awarding Festival Anak Berprestasi Indonesia (FABI) XV yang diselenggarakan Emerald Education Centre di Grand Mercure Malang Mirama hotel, Minggu (26/7/2026). (Nedi Putra AW)
Sementara itu, Ketua Pelaksana FABI XV, Arif Mustofa mengungkapkan rasa syukur bahwa kegiatan yang digelar sejak tanggal 25 Juli hoingga awarding ceremony dapat berjalan lancer.
“Antusiasme luar biasa, dimana festival tahun ini tidak lagi didominasi peserta dari Pulau Jawa, karena telah berkembang menjadi pertemuan peserta dari luar Jawa seperti Sumatera, Sulawesi dan Bali. Mereka bahkan banyak yang mengikuti seremonial awarding sehingga venue menjadi penuh,” ujarnya.
FABI XV ini terdiri dari Kategori Peserta Level 1: Kelas 1 dan 2 SD/MI; Level 2: Kelas 3 dan 4 SD/M dan Level 3: Kelas 5 dan 6 SD/MI; serta Level 4 untuk Kelas 7, 8, dan 9 SMP/MTs. Sedangkan mata pelajaran yang dilombakan adalah Matematika, Sains (IPA) dan Bahasa Inggris.
“Dari 7.000 total finalis terpilih Juara umum per level dengan 3 mata pelajaran. Kami memberiapresiasi 1 unit laptop untuk perfect score. Sementara 25 medali emas, 45 perak dan 50 medali bronze atau perunggu,” jelasnya.
Melihat animo yang tinggi, Arif berusaha menyiapkan FABI XVI tahun depan lebih baik lagi, khususnya dengan menambah lebih banyak peserta dari berbagai daerah atau provinsi agar dapat berpartisiapasi.
“Bagi peserta yang belum memang jangan patah semangat, masih banyak event yang dapat diikuti, sementara bagi sudah menang jangan cepat berpuas hati, ayo tetap belajar dan berproses,” pesannya.
Pewarta/Editor: Nedi Putra AW




















































