Bupati Cup 2026 Jadi Ajang IPSI Kabupaten Malang Jaring Bibit Pesilat untuk POPDA dan Porprov - BACAMALANG.COM

Menu

Mode Gelap
Fapet UB Kembangkan LENTERA, Sistem Modernisasi Peternakan Ayam Berbasis AI dan IoT untuk Segmentasi Peternak Kecil Viral Hukuman Ringan Koruptor, Dosen FH UMM Berharap Hakim Harus Lebih Berani Jatuhkan Vonis ACPM Gelar Pameran Lukisan dan Seni Budaya di Gedung DPRD Kota Malang, Diikuti Pelukis Difabel Dukung Program EBT Pemerintah, UMM Kembangkan PLTS dan PLTB di Berbagai Lokasi Tahun Baru 2025, Shanaya Resort Malang Pesta Kembang Api dan Bagi Hadiah Tiket Pesawat

MALANG RAYA · 5 Sep 2026 20:41 WIB ·

Bupati Cup 2026 Jadi Ajang IPSI Kabupaten Malang Jaring Bibit Pesilat untuk POPDA dan Porprov


 Pembukaan Bupati Cup 2026 Road to POPDA yang diselenggarakan di GOR Kanjuruhan. (ist) Perbesar

Pembukaan Bupati Cup 2026 Road to POPDA yang diselenggarakan di GOR Kanjuruhan. (ist)

BACAMALANG.COM – Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kabupaten Malang menjadikan Bupati Cup 2026 Road to POPDA sebagai ajang mencari dan menyeleksi bibit pesilat potensial untuk memperkuat prestasi Kabupaten Malang di berbagai kejuaraan, mulai dari POPDA hingga Porprov Jawa Timur.

Kejuaraan yang digelar di GOR Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Sabtu (5/9/2026) dan Minggu (6/9/2026), tersebut diikuti 854 peserta dari 33 kecamatan. Selain memperebutkan Piala Bupati Malang, kompetisi ini menjadi bagian dari proses pembinaan dan penjaringan atlet pencak silat secara berjenjang.

“Tujuan kita menggelar Bupati Cup ada tiga, yakni menjaring bibit atlet untuk dipersiapkan menghadapi Porprov Jatim dan event nasional, mengukur sejauh mana perguruan di desa atau kelurahan membina anggotanya, serta mempererat tali silaturahmi antar-pesilat se-Kabupaten Malang,” kata Ketua Umum IPSI Kabupaten Malang, Zia’ul Haq, Sabtu (5/9/2026).

Ketua Umum IPSI Kabupaten Malang, Zia’ul Haq. (ist)

Pembukaan Bupati Cup 2026 turut dihadiri Kapolres Malang, Ketua KONI Kabupaten Malang, serta jajaran Forkopimda Kabupaten Malang. Kehadiran unsur pemerintah daerah dan stakeholder olahraga tersebut menjadi bentuk dukungan terhadap pembinaan serta pengembangan prestasi pencak silat di Kabupaten Malang.

“Bupati Cup ini adalah wujud nyata komitmen IPSI Kabupaten Malang dalam rangka pembinaan prestasi dan pelestarian budaya bangsa,” ujarnya.

Menurut Zia’ul Haq, pencarian bibit atlet tidak hanya berorientasi pada hasil pertandingan. IPSI juga ingin melihat sejauh mana pembinaan yang dilakukan perguruan pencak silat di tingkat desa dan kelurahan.

“Yang kami ukur juga sejauh mana perguruan di desa dan kelurahan membina anggotanya. Jadi, kejuaraan ini bukan hanya soal menang dan kalah, tetapi juga bagian dari evaluasi pembinaan,” katanya.

Sebanyak 854 peserta mengikuti pertandingan dalam berbagai kelompok usia, mulai dari pra usia dini hingga dewasa. Kategori tersebut mencakup usia 3-6 tahun, 7-9 tahun, 10-11 tahun, 12-13 tahun, 14-16 tahun hingga 17-25 tahun.

Kompetisi mempertandingkan nomor tanding berdasarkan kelas berat badan sesuai kelompok usia. Sementara nomor seni meliputi tunggal, ganda, beregu dan solo kreatif dengan sistem pemasalan maupun prestasi.

“Tujuan kita menjaring bibit atlet untuk dipersiapkan menghadapi Porprov Jatim dan event nasional,” ujar Zia’ul Haq.

Selain kemampuan bertanding, IPSI Kabupaten Malang menekankan pembentukan karakter atlet. Para pesilat diminta tidak hanya mengejar kemenangan, tetapi juga menjunjung tinggi sportivitas dalam setiap pertandingan.

“Bertandinglah dengan menjunjung tinggi sportivitas. Menang jangan sombong, kalah jangan patah semangat. Ingat 5S Pencak Silat: Senyum, Sapa, Salam, Sopan, Santun,” tegasnya.

IPSI juga meminta wasit dan juri menjaga kualitas pertandingan. Kepemimpinan pertandingan yang objektif dinilai penting agar proses seleksi atlet berlangsung adil dan mampu menghasilkan pesilat berkualitas.

“Kepada para wasit dan juri, saya titipkan amanah. Pimpin pertandingan dengan jujur, adil, dan tegas. Karena dari tangan andalah lahir juara yang berkualitas,” katanya.

Dengan pembinaan yang dilakukan secara berjenjang, IPSI Kabupaten Malang berharap Bupati Cup 2026 dapat menjadi salah satu pijakan untuk menyiapkan pesilat yang mampu bersaing pada POPDA, Kejurprov, Kejurda hingga Porprov Jawa Timur 2027.

“Dengan semangat pencak silat, kita wujudkan atlet Kabupaten Malang juara,” pungkas Zia’ul Haq.

Pewarta : Dhimas Fikri
Editor/Publisher : Rahmat Mashudi Prayoga

Artikel ini telah dibaca 4 kali

badge-check

Publisher

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Wisuda XVI Universitas Ma Chung Hasilkan Lulusan Berdampak, Mulai Dari Inovasi hingga Tenaga Kesehatan Baru

5 September 2026 - 13:26 WIB

Sehari Dua Kebakaran Melanda Kabupaten Malang, Lahan Tebu dan Toko Bangunan Ludes

5 September 2026 - 13:07 WIB

Gagal Curi Motor, Pelaku Babak Belur Dikejar Korban dan Dikepung Warga di Bunulrejo

5 September 2026 - 13:00 WIB

Kurang Ruang Saat Menyalip, Pemotor Terjatuh dan Terlindas Truk Tangki Pertamina

5 September 2026 - 09:29 WIB

Identitas Pria Tewas di Median Jalan Veteran Malang Terungkap dari Ponsel Korban

5 September 2026 - 09:18 WIB

Posko Peduli Gempa Flores NTT Bantu 3.600 Mahasiswa di Malang Raya

5 September 2026 - 06:36 WIB

Trending di MALANG RAYA

©Hak Cipta Dilindungi !