Kemarau Memuncak, BPBD Kabupaten Malang Distribusikan 1,24 Juta Liter Air Bersih - BACAMALANG.COM

Menu

Mode Gelap
Fapet UB Kembangkan LENTERA, Sistem Modernisasi Peternakan Ayam Berbasis AI dan IoT untuk Segmentasi Peternak Kecil Viral Hukuman Ringan Koruptor, Dosen FH UMM Berharap Hakim Harus Lebih Berani Jatuhkan Vonis ACPM Gelar Pameran Lukisan dan Seni Budaya di Gedung DPRD Kota Malang, Diikuti Pelukis Difabel Dukung Program EBT Pemerintah, UMM Kembangkan PLTS dan PLTB di Berbagai Lokasi Tahun Baru 2025, Shanaya Resort Malang Pesta Kembang Api dan Bagi Hadiah Tiket Pesawat

MALANG RAYA · 7 Sep 2026 10:53 WIB ·

Kemarau Memuncak, BPBD Kabupaten Malang Distribusikan 1,24 Juta Liter Air Bersih


 Personel BPBD mendistribusikan air bersih ke wilayah terdampak kemarau. (IG BPBD) Perbesar

Personel BPBD mendistribusikan air bersih ke wilayah terdampak kemarau. (IG BPBD)

BACAMALANG.COM — Krisis air bersih mulai dirasakan sejumlah wilayah di Kabupaten Malang seiring memasuki puncak musim kemarau. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Malang bersama sejumlah pihak terkait terus melakukan distribusi air bersih untuk memenuhi kebutuhan warga terdampak.

Hingga Sabtu (5/9/2026) pukul 21.00 WIB, tercatat sebanyak 1.246.700 liter air bersih telah disalurkan kepada masyarakat melalui 248 rit pengiriman.

Bantuan tersebut menjangkau 4.119 kepala keluarga (KK) atau sekitar 12.876 jiwa yang tersebar di delapan desa pada enam kecamatan.

Wilayah penerima bantuan meliputi Desa Sumberagung, Kedungbanteng, Sitiarjo dan Puskesmas Sitiarjo di Kecamatan Sumbermanjing Wetan; Desa Tumpakrejo di Kecamatan Gedangan; Desa Karangkates di Kecamatan Sumberpucung; Desa Sumberoto di Kecamatan Donomulyo; Desa Kalirejo di Kecamatan Kalipare; serta Desa Sumberejo di Kecamatan Pagak.

Penanganan krisis air tersebut dilakukan berdasarkan Keputusan Bupati Malang Nomor 100.3.3.2/465/35.07.013/2026 tentang Status Tanggap Darurat Bencana Kekeringan serta Kebakaran Hutan dan Lahan di Kabupaten Malang Tahun 2026 yang ditetapkan pada 3 Agustus 2026.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Malang, Purwoto, S.Sos., M.Si., mengatakan kondisi tersebut dipicu menyusutnya debit sumber mata air warga akibat puncak musim kemarau.

“Kondisi meteorologis menunjukkan kita sudah masuk puncak musim kemarau, sehingga volume sumber mata air warga menyusut drastis. Kami bersama tim gabungan terus bersiap dan mengoptimalkan fungsi Posko Tanggap Darurat agar distribusi air bersih benar-benar menyasar masyarakat yang membutuhkan,” ujar Purwoto, Senin (7/9/2026).

Dalam penanganannya, BPBD Kabupaten Malang menggandeng berbagai unsur, di antaranya DAMKAR, PMI, PJT 1 Karangkates, Perumda Tirta Kanjuruhan, perangkat desa, Puskesmas Sitiarjo, Buana Solusindo, hingga Marva Telekomunikasi.

Selain mendistribusikan air bersih, tim gabungan juga melakukan pemantauan secara berkala terhadap wilayah yang berpotensi mengalami kekeringan. Identifikasi terhadap sejumlah titik infrastruktur air yang belum berfungsi optimal turut dilakukan untuk memastikan kebutuhan masyarakat dapat segera ditangani.

Purwoto menegaskan, data wilayah dan masyarakat terdampak masih bersifat dinamis. BPBD hingga kini masih melakukan pemantauan, koordinasi, serta validasi data kebutuhan air bersih di lapangan.

Perkembangan penanganan dan distribusi bantuan akan disampaikan melalui pembaruan informasi berikutnya.

Pewarta: Hadi Triswanto
Editor: Rahmat Mashudi Prayoga

Artikel ini telah dibaca 10 kali

badge-check

Publisher

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Dispendukcapil Kota Malang Raih WBBM, Wali Kota Wahyu Dorong OPD Tingkatkan Pelayanan Publik

7 September 2026 - 12:14 WIB

Maling Gasak Motor dalam Hitungan Detik di Pakisaji, Aksinya Terekam CCTV

6 September 2026 - 15:47 WIB

KH Anwar Zahid Gaungkan Keteladanan Nabi di Hadapan Ribuan Jamaah Turen

6 September 2026 - 07:59 WIB

Bupati Cup 2026 Jadi Ajang IPSI Kabupaten Malang Jaring Bibit Pesilat untuk POPDA dan Porprov

5 September 2026 - 20:41 WIB

Wisuda XVI Universitas Ma Chung Hasilkan Lulusan Berdampak, Mulai Dari Inovasi hingga Tenaga Kesehatan Baru

5 September 2026 - 13:26 WIB

Sehari Dua Kebakaran Melanda Kabupaten Malang, Lahan Tebu dan Toko Bangunan Ludes

5 September 2026 - 13:07 WIB

Trending di MALANG RAYA

©Hak Cipta Dilindungi !