BACAMALANG.COM — Ribuan jamaah memadati Lapangan Lumba-Lumba, Kecamatan Turen, Kabupaten Malang, belum lama ini. Mereka hadir dalam Pengajian Akbar Maulid Nabi Muhammad SAW bersama KH Anwar Zahid, ulama asal Bojonegoro yang dikenal dengan gaya dakwah komunikatif dan mudah diterima masyarakat. Sejak sore, warga dari berbagai desa di Turen dan wilayah sekitar sudah mulai berdatangan. Lapangan yang biasanya sepi berubah menjadi lautan manusia. Pengajian ini tidak hanya menjadi momentum memperingati kelahiran Rasulullah SAW, tetapi juga menjadi ruang silaturahmi dan penguat ukhuwah Islamiyah warga Turen.
Dalam tausiyahnya, KH Anwar Zahid mengajak masyarakat meneladani akhlak Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari. Pesannya menyentuh soal kasih sayang, kepedulian, toleransi, dan pentingnya menjaga hubungan baik antar sesama. “Maulid Nabi ini jangan hanya kita jadikan seremoni tahunan. Yang terpenting adalah bagaimana kita meneladani akhlak beliau di rumah, di pasar, di tempat kerja, dan di tengah masyarakat. Rasulullah itu contoh nyata bagaimana membangun kehidupan yang penuh kasih dan persaudaraan,” ujar KH Anwar Zahid di hadapan ribuan jamaah.
Dengan gaya khasnya yang santai namun mengena, Mubaligh yang selamat dari kecelakaan setelah mobil Toyota Alphard yang ditumpanginya ditabrak dari belakang truk trailer di Bojonegoro, Senin (10/8/2026) tersebut mengaitkan kisah-kisah keteladanan Nabi dengan persoalan sosial yang dihadapi masyarakat saat ini. Jamaah tampak khidmat menyimak dari awal hingga akhir acara. Sesekali suasana diwarnai tawa dan haru saat beliau menyampaikan pesan-pesan agama. Kehadiran KH Anwar Zahid memang menjadi daya tarik utama. Banyak warga rela datang lebih awal dan rela berdiri berjam-jam demi mendengarkan ceramah beliau secara langsung.
Momentum Maulid kali ini juga menjadi pengingat bahwa Islam mengajarkan persatuan di tengah perbedaan. Nilai-nilai yang dibawa Rasulullah SAW diharapkan tidak berhenti di majelis taklim, tetapi diwujudkan dalam tindakan nyata di lingkungan keluarga dan masyarakat. Kegiatan pengajian berlangsung dengan tertib dan penuh khidmat hingga selesai. Panitia menyebut antusiasme masyarakat tahun ini jauh lebih besar dibanding tahun sebelumnya.
Bagi warga Turen, peringatan Maulid bersama KH Anwar Zahid bukan hanya siraman rohani. Lebih dari itu, ini menjadi penguat semangat kebersamaan dan kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW.
Pewarta: Hadi Triswanto
Editor: Rahmat Mashudi Prayoga



















































