Api Karhutla Meluas ke Jemplang, Seluruh Jalur Wisata Gunung Bromo Ditutup - BACAMALANG.COM

Menu

Mode Gelap
Fapet UB Kembangkan LENTERA, Sistem Modernisasi Peternakan Ayam Berbasis AI dan IoT untuk Segmentasi Peternak Kecil Viral Hukuman Ringan Koruptor, Dosen FH UMM Berharap Hakim Harus Lebih Berani Jatuhkan Vonis ACPM Gelar Pameran Lukisan dan Seni Budaya di Gedung DPRD Kota Malang, Diikuti Pelukis Difabel Dukung Program EBT Pemerintah, UMM Kembangkan PLTS dan PLTB di Berbagai Lokasi Tahun Baru 2025, Shanaya Resort Malang Pesta Kembang Api dan Bagi Hadiah Tiket Pesawat

KULWIS · 12 Sep 2026 21:30 WIB ·

Api Karhutla Meluas ke Jemplang, Seluruh Jalur Wisata Gunung Bromo Ditutup


 Kebakaran hutan dan lahan di Jemplang, Poncokusumo, meluas hingga mendekati kawasan wisata Hillside 360, Sabtu (12/9/2026), akibatnya Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru menutup total seluruh pintu masuk wisata Gunung Bromo. (ist) Perbesar

Kebakaran hutan dan lahan di Jemplang, Poncokusumo, meluas hingga mendekati kawasan wisata Hillside 360, Sabtu (12/9/2026), akibatnya Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru menutup total seluruh pintu masuk wisata Gunung Bromo. (ist)

BACAMALANG.COM – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) terus meluas. Api yang sebelumnya muncul di kawasan Savana Pengol atau Lembah Watangan kini merembet ke arah Jemplang, Kecamatan Poncokusumo, Kabupaten Malang, hingga mendekati kawasan wisata Hillside 360, Sabtu (12/9/2026).

Situasi tersebut membuat Balai Besar TNBTS mengambil langkah tegas dengan menutup total seluruh pintu masuk wisata Gunung Bromo demi keselamatan pengunjung dan mendukung proses pemadaman.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Malang, Sadono Irawan, membenarkan kebakaran yang terjadi di kawasan Jemplang.

“Tim gabungan sudah disiagakan untuk melakukan penanganan, pengendalian, dan pemadaman. Penanganan dilakukan melalui pemadaman dan penyekatan dari jalur darat. Operasi water bombing juga dikerahkan untuk menjangkau titik api di lokasi yang sulit diakses,” ujarnya, Sabtu (12/9/2026).

Penutupan kawasan wisata mulai diberlakukan Sabtu sore dan akan dievaluasi berdasarkan perkembangan penanganan kebakaran serta kondisi keamanan kawasan.

Tiga akses utama menuju kawasan wisata Gunung Bromo yang ditutup meliputi Jemplang di Kabupaten Malang, Cemorolawang di Kabupaten Probolinggo, dan Wonokitri di Kabupaten Pasuruan.

TNBTS menjelaskan, kondisi vegetasi yang didominasi rerumputan kering akibat musim kemarau membuat api lebih mudah menyebar. Potensi angin kencang juga menjadi faktor yang dapat mempercepat pergerakan api.

Tak hanya api, kepulan asap tebal di sekitar kawasan terdampak juga menjadi perhatian. Kondisi tersebut berpotensi mengurangi jarak pandang, mengganggu mobilitas, serta membahayakan keselamatan wisatawan.

Selama penutupan berlangsung, akses menuju lokasi kebakaran hanya diperbolehkan bagi petugas, mitra, dan relawan yang terlibat langsung dalam penanganan sesuai tugas dan kewenangannya.

TNBTS mengimbau masyarakat maupun wisatawan untuk tidak mendekati lokasi kebakaran dan selalu mengikuti informasi resmi mengenai perkembangan kondisi kawasan.

Tiket Bromo Bisa Reschedule atau Refund

Bagi wisatawan yang telah membeli tiket masuk Gunung Bromo melalui laman resmi TNBTS untuk periode penutupan, tersedia pilihan penjadwalan ulang (reschedule) atau pengembalian biaya (refund).

Mekanisme pelaksanaan reschedule maupun refund akan diinformasikan lebih lanjut oleh pihak TNBTS.

Sementara itu, aktivitas kunjungan wisata ke kawasan Ranu Regulo masih dapat dilakukan dengan tetap mengikuti ketentuan yang berlaku.

Api Berawal dari Savana Pengol

Kebakaran dilaporkan pertama kali terjadi pada Kamis (10/9/2026) sekitar pukul 16.10 WIB di kawasan Savana Pengol atau Lembah Watangan.

Api kemudian berkembang dan meluas menuju kawasan Jemplang. Dalam perkembangannya, kobaran api juga dilaporkan merembet hingga wilayah Gunung Kursi.

Upaya pemadaman menghadapi sejumlah kendala, mulai dari kondisi medan yang terjal, vegetasi yang kering, hingga potensi angin kencang yang dapat membuat api kembali menjalar.

Tim gabungan hingga Sabtu sore masih berjibaku melakukan pemadaman sekaligus penyekatan untuk melokalisasi titik api agar kebakaran tidak semakin meluas.

Karhutla di kawasan TNBTS ini terjadi setelah sebelumnya kebakaran juga melanda kawasan taman nasional tersebut pada Agustus 2026.

Hingga Sabtu sore, proses pemadaman dan pengendalian kebakaran masih terus dilakukan.

Pewarta: Hadi Triswanto
Editor: Rahmat Mashudi Prayoga

Artikel ini telah dibaca 1 kali

badge-check

Publisher

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Sambut September, Whiz Prime Malang Hadirkan “Sweetember”, Promo Menginap Mulai Rp600 Ribu

4 September 2026 - 09:54 WIB

Baloga UMKM Market, Berburu Oleh-Oleh dan Kuliner di Kota Batu Tanpa Tiket Masuk Baloga

30 Agustus 2026 - 20:13 WIB

Sky Wheel Batu Love Garden, Menikmati Panorama Baloga dan Kota Batu dari Perspektif yang Berbeda

27 Agustus 2026 - 07:23 WIB

Merdeka di Jatimpark, Mengenal Sejarah Indonesia Lewat Diorama Perjuangan Bangsa di Jawa Timur Park 1

22 Agustus 2026 - 06:17 WIB

Atria Hotel Malang, Pilihan Hotel di Malang untuk Staycation dan Liburan yang Lebih Menenangkan

14 Agustus 2026 - 20:07 WIB

Jelajahi Kayutangan Heritage, Atria Hotel Malang Jadi Pilihan Nyaman untuk Menikmati Kota Malang

14 Agustus 2026 - 20:04 WIB

Trending di KULWIS

©Hak Cipta Dilindungi !