BACAMALANG.COM – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) terus meluas. Api yang sebelumnya muncul di kawasan Savana Pengol atau Lembah Watangan kini merembet ke arah Jemplang, Kecamatan Poncokusumo, Kabupaten Malang, hingga mendekati kawasan wisata Hillside 360, Sabtu (12/9/2026).
Situasi tersebut membuat Balai Besar TNBTS mengambil langkah tegas dengan menutup total seluruh pintu masuk wisata Gunung Bromo demi keselamatan pengunjung dan mendukung proses pemadaman.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Malang, Sadono Irawan, membenarkan kebakaran yang terjadi di kawasan Jemplang.
“Tim gabungan sudah disiagakan untuk melakukan penanganan, pengendalian, dan pemadaman. Penanganan dilakukan melalui pemadaman dan penyekatan dari jalur darat. Operasi water bombing juga dikerahkan untuk menjangkau titik api di lokasi yang sulit diakses,” ujarnya, Sabtu (12/9/2026).
Penutupan kawasan wisata mulai diberlakukan Sabtu sore dan akan dievaluasi berdasarkan perkembangan penanganan kebakaran serta kondisi keamanan kawasan.
Tiga akses utama menuju kawasan wisata Gunung Bromo yang ditutup meliputi Jemplang di Kabupaten Malang, Cemorolawang di Kabupaten Probolinggo, dan Wonokitri di Kabupaten Pasuruan.
TNBTS menjelaskan, kondisi vegetasi yang didominasi rerumputan kering akibat musim kemarau membuat api lebih mudah menyebar. Potensi angin kencang juga menjadi faktor yang dapat mempercepat pergerakan api.
Tak hanya api, kepulan asap tebal di sekitar kawasan terdampak juga menjadi perhatian. Kondisi tersebut berpotensi mengurangi jarak pandang, mengganggu mobilitas, serta membahayakan keselamatan wisatawan.
Selama penutupan berlangsung, akses menuju lokasi kebakaran hanya diperbolehkan bagi petugas, mitra, dan relawan yang terlibat langsung dalam penanganan sesuai tugas dan kewenangannya.
TNBTS mengimbau masyarakat maupun wisatawan untuk tidak mendekati lokasi kebakaran dan selalu mengikuti informasi resmi mengenai perkembangan kondisi kawasan.
Tiket Bromo Bisa Reschedule atau Refund
Bagi wisatawan yang telah membeli tiket masuk Gunung Bromo melalui laman resmi TNBTS untuk periode penutupan, tersedia pilihan penjadwalan ulang (reschedule) atau pengembalian biaya (refund).
Mekanisme pelaksanaan reschedule maupun refund akan diinformasikan lebih lanjut oleh pihak TNBTS.
Sementara itu, aktivitas kunjungan wisata ke kawasan Ranu Regulo masih dapat dilakukan dengan tetap mengikuti ketentuan yang berlaku.
Api Berawal dari Savana Pengol
Kebakaran dilaporkan pertama kali terjadi pada Kamis (10/9/2026) sekitar pukul 16.10 WIB di kawasan Savana Pengol atau Lembah Watangan.
Api kemudian berkembang dan meluas menuju kawasan Jemplang. Dalam perkembangannya, kobaran api juga dilaporkan merembet hingga wilayah Gunung Kursi.
Upaya pemadaman menghadapi sejumlah kendala, mulai dari kondisi medan yang terjal, vegetasi yang kering, hingga potensi angin kencang yang dapat membuat api kembali menjalar.
Tim gabungan hingga Sabtu sore masih berjibaku melakukan pemadaman sekaligus penyekatan untuk melokalisasi titik api agar kebakaran tidak semakin meluas.
Karhutla di kawasan TNBTS ini terjadi setelah sebelumnya kebakaran juga melanda kawasan taman nasional tersebut pada Agustus 2026.
Hingga Sabtu sore, proses pemadaman dan pengendalian kebakaran masih terus dilakukan.
Pewarta: Hadi Triswanto
Editor: Rahmat Mashudi Prayoga





















































