Dorong Peningkatan Kualitas Pelayanan, BPJS Kesehatan Bangun Standar Customer Excellence Melalui CX126 - BACAMALANG.COM

Menu

Mode Gelap
Fapet UB Kembangkan LENTERA, Sistem Modernisasi Peternakan Ayam Berbasis AI dan IoT untuk Segmentasi Peternak Kecil Viral Hukuman Ringan Koruptor, Dosen FH UMM Berharap Hakim Harus Lebih Berani Jatuhkan Vonis ACPM Gelar Pameran Lukisan dan Seni Budaya di Gedung DPRD Kota Malang, Diikuti Pelukis Difabel Dukung Program EBT Pemerintah, UMM Kembangkan PLTS dan PLTB di Berbagai Lokasi Tahun Baru 2025, Shanaya Resort Malang Pesta Kembang Api dan Bagi Hadiah Tiket Pesawat

RAGAM · 7 Sep 2026 21:22 WIB ·

Dorong Peningkatan Kualitas Pelayanan, BPJS Kesehatan Bangun Standar Customer Excellence Melalui CX126


 BPJS Kesehatan Bangun Standar Customer Excellence Melalui CX126, Jumat (4/6). (ist) Perbesar

BPJS Kesehatan Bangun Standar Customer Excellence Melalui CX126, Jumat (4/6). (ist)

BACAMALANG.COM- BPJS Kesehatan terus mendorong peningkatan kualitas pelayanan kepada peserta JKN melalui Customer eXcellence 126 (CX126). Layanan ini dirancang untuk mengukur implementasi customer excellence di 126 Kantor Cabang BPJS Kesehatan.

Hal ini disampaikan Direktur Utama BPJS Kesehatan, Prihati Pujo Waskito, pada akhir pekan lalu, bahwa perkembangan ekspektasi masyarakat terhadap pelayanan publik membuat pengalaman peserta menjadi bagian penting dalam membangun reputasi dan kepercayaan publik.

“Customer experience adalah pilar utama pembentuk reputasi dan kepercayaan public di era keterbukaan informasi saat ini, sehingga kita harus adaptif dalam memahami ekspektasi peserta serta tanggap memberikan solusi,” ujarnya di Jakarta, Jumat (4/9).

Menurut Prihati, peserta tidak hanya membutuhkan layanan yang dapat diakses, tetapi juga kepastian informasi dan kualitas pelayanan yang konsisten, baik ketika berinteraksi melalui Kantor Cabang maupun kanal layanan seperti Care Center 165, Mobile JKN, PANDAWA, dan kanal digital lainnya.

“CX126 menjadi salah satu upaya BPJS Kesehatan untuk membangun standar pelayanan yang berorientasi pada prinsip Mudah, Cepat, Setara, dan Solutif. Karena CX126 tidak sekadar mencari Kantor Cabang dengan performa terbaik, tetapi juga melihat faktor yang membentuk keunggulan pelayanan agar dapat direplikasi di Kantor Cabang lainnya,” jelasnya.

Prihati menilai keberhasilan di satu Kantor Cabang harus menjadi inspirasi bagi Kantor Cabang lainnya.

“Best practice yang telah teruji harus kita replikasi, sehingga pelayanan terbaik menjadi standar kolektif kita bersama,” ujar Pujo.

Ia memaparkan, CX126 menggunakan pendekatan penilaian yang komprehensif melalui delapan pilar, yaitu Customer Experience, Operational Performance, Digital Maturity, Governance, Risk Management, Stakeholder Engagement, People Excellence, dan Organizational Culture.

Selain itu, imbuhnya, penilaian juga melibatkan Voice of Customer untuk memastikan pengalaman peserta menjadi bagian dari pengukuran kualitas pelayanan.

Sementara itu, , Ketua Dewan Pengawas BPJS Kesehatan, Stevanus Adrianto Passat, menyatakan bahwa kualitas pelayanan merupakan wujud nyata kehadiran Program JKN yang langsung dirasakan oleh peserta, dimana kemudahan akses, kejelasan informasi, keamanan proses, serta kepastian solusi akan menentukan pengalaman peserta sekaligus membangun kepercayaan terhadap Program JKN.

“Pelayanan unggul hanya dapat terwujud apabila seluruh unsur bergerak dalam satu arah, bekerja dengan standar yang sama, serta menempatkan kebutuhan peserta sebagai orientasi utama. CX126 perlu ditempatkan sebagai bagian dari proses pembelajaran dan perbaikan organisasi yang berkelanjutan,” tegas Stevanus.

Hasil asesmen tidak berhenti pada pemberian penghargaan, tetapi perlu diterjemahkan menjadi langkah perbaikan yang konkret, terukur, dan dapat dipantau keberlanjutannya. Stevanus mengatakan bahwa melalui CX126, BPJS Kesehatan mendorong agar praktik pelayanan terbaik dapat direplikasi dan menjadi standar bersama di seluruh Kantor Cabang.

“Dengan demikian, keberhasilan Program JKN tidak hanya dilihat dari capaian masing-masing Kantor Cabang, tetapi dari kemampuan organisasi menghadirkan pengalaman pelayanan yang semakin konsisten bagi seluruh peserta JKN. Ukuran keberhasilan yang sesungguhnya adalah ketika setiap peserta JKN, di mana pun berada, merasakan layanan yang semakin mudah, cepat, setara, dan dapat diandalkan,” urai Stevanus.

Direktur Kepesertaan BPJS Kesehatan, Akmal Budi Yulianto, menambahkan, keunggulan pelayanan tidak ditentukan oleh besar kecilnya Kantor Cabang, lokasi, maupun tingkat tantangan yang dihadapi. Keunggulan lahir ketika kepemimpinan, proses, teknologi, sumber daya manusia, dan budaya pelayanan bergerak dalam satu araH.

Pewarta/Editor: Nedi Putra AW

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Publisher

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Kejutan di Malam Api Unggun Dewan Galang Arpradewo, Jo Andi Hadir Saat ‘Berkati Indonesia’ Bergema untuk Negeri

6 September 2026 - 11:07 WIB

Mgr. Pidyarto Berkat Taman Doa Santa Maria Medali Wasiat di Wagir, Jadi Ruang Ziarah dan Penguatan Iman

5 September 2026 - 20:53 WIB

Suanggi: Ilmu Kutukan, Horor Indonesia Timur yang Bawa Mitos Lokal ke Layar Lebar

5 September 2026 - 13:12 WIB

Maulid Nabi Jadi Momentum Warga RW 4 dan RW 5 Bedali Lawang Perkuat Guyub Rukun

5 September 2026 - 08:50 WIB

Warga RT 12 RW 04 Pisang Candi Barat Tetap Lestarikan Budaya Lokal di Tengah Era Modernisasi Sound System

1 September 2026 - 21:09 WIB

Kebonagung Tempo Doeloe di Pakisaji Menjadi Ruang Pelestarian Budaya Lokal

1 September 2026 - 17:56 WIB

Trending di RAGAM

©Hak Cipta Dilindungi !