BACAMALANG.COM — Aksi pencurian kembali terjadi di wilayah Kecamatan Tajinan, Kabupaten Malang. Kali ini, bukan barang berharga bernilai besar yang menjadi sasaran, melainkan bensin eceran milik warga.
Peristiwa tersebut terjadi di kedai kuliner Ijo Royo-royo, Dusun Tubo, Desa Purwosekar, Kecamatan Tajinan, pada Minggu (6/9/2026).
Pemilik kedai mengetahui bensin eceran sebanyak dua liter miliknya hilang setelah mengecek rekaman kamera CCTV yang terpasang di rumah.
Ida, menantu pemilik kedai, mengatakan saat kejadian kondisi rumah sedang sepi. Hanya ayah mertuanya yang berada di rumah.
“Pas hari Minggu tanggal 6 September, di rumah sedang sepi, hanya ada bapak mertua. Tahu-tahu bensin eceran 2 liter hilang. Pas dicek CCTV ternyata ada orang masuk,” ujar Ida kepada Bacamalang.com, Jumat (11/9/2026).
Dalam rekaman CCTV yang terpasang di bagian atas sisi kiri teras rumah, terlihat situasi jalan di depan kediaman korban cukup sepi. Sesekali hanya tampak kendaraan melintas.
Beberapa saat sebelum kejadian, dua orang yang berboncengan menggunakan sepeda motor terlihat berhenti di depan rumah korban.
Salah seorang tetap berada di atas sepeda motor, sementara rekannya turun dan berjalan menuju rumah. Dari rekaman tersebut, orang yang turun tampak terlebih dahulu melihat situasi sekitar sebelum masuk ke area rumah.
Terduga pelaku terlihat mengenakan jaket hoodie dengan penutup kepala, tanpa masker, serta celana selutut.
Tak lama kemudian, terduga pelaku keluar dari rumah sambil membawa sebuah botol kaca berisi bensin menggunakan tangan kirinya. Ia kemudian kembali menaiki sepeda motor yang telah menunggu dan meninggalkan lokasi.
Rekaman CCTV tersebut kini menjadi petunjuk untuk mengungkap identitas terduga pelaku.
Informasi mengenai kejadian itu juga telah dibagikan korban melalui grup media sosial Facebook Arek-arek Tajinan. Langkah tersebut dilakukan untuk membantu mempercepat pencarian terduga pelaku sekaligus mengingatkan warga agar meningkatkan kewaspadaan terhadap aksi pencurian.
Kasus ini menjadi pengingat bahwa barang yang terlihat sederhana sekalipun tetap perlu diamankan, terutama ketika kondisi rumah atau tempat usaha sedang sepi.
Pewarta: Hadi Triswanto
Editor: Rahmat Mashudi Prayoga




















































