Dalam Sepekan, 5 Titik di Kabupaten Malang Disatroni Pencuri Tabung LPG 3 Kg - BACAMALANG.COM

Menu

Mode Gelap
Fapet UB Kembangkan LENTERA, Sistem Modernisasi Peternakan Ayam Berbasis AI dan IoT untuk Segmentasi Peternak Kecil Viral Hukuman Ringan Koruptor, Dosen FH UMM Berharap Hakim Harus Lebih Berani Jatuhkan Vonis ACPM Gelar Pameran Lukisan dan Seni Budaya di Gedung DPRD Kota Malang, Diikuti Pelukis Difabel Dukung Program EBT Pemerintah, UMM Kembangkan PLTS dan PLTB di Berbagai Lokasi Tahun Baru 2025, Shanaya Resort Malang Pesta Kembang Api dan Bagi Hadiah Tiket Pesawat

MALANG RAYA · 13 Sep 2026 09:32 WIB ·

Dalam Sepekan, 5 Titik di Kabupaten Malang Disatroni Pencuri Tabung LPG 3 Kg


 Aksi pelaku di Singosari terekam kamera CCTV. (ist) Perbesar

Aksi pelaku di Singosari terekam kamera CCTV. (ist)

BACAMALANG.COM – Warga Kabupaten Malang diminta meningkatkan kewaspadaan menyusul maraknya pencurian tabung LPG 3 kilogram. Dalam sepekan terakhir, sedikitnya lima kejadian dilaporkan terjadi di sejumlah wilayah dengan modus dan sasaran yang hampir serupa.

Pencurian dilaporkan terjadi sejak 6 hingga 13 September 2026. Sejumlah pelaku menyasar tabung LPG yang berada di depan rumah, warung, toko kelontong hingga tempat usaha.

Kasus terbaru terjadi di kawasan Tanjung, Desa Banjararum, Kecamatan Singosari, pada Sabtu (12/9/2026) sekitar pukul 00.25 WIB.

Informasi kejadian diterima Tim Info Singosari melalui pesan WhatsApp. Lokasinya berada di depan Seblak Prasmanan Teras Tanjung, RT 01/RW 07.

Admin Tim Info Singosari, Bakhrul, mengatakan berdasarkan laporan warga, aksi tersebut melibatkan empat orang yang menggunakan tiga sepeda motor.

“Berdasarkan laporan warga, empat orang pelaku yang mengendarai tiga sepeda motor diduga membawa kabur delapan tabung LPG beserta isinya,” ujar Bakhrul kepada Bacamalang.com, Minggu (13/9/2026).

Aksi tersebut terekam kamera CCTV. Rekaman memperlihatkan bagaimana pelaku menjalankan aksinya dengan cukup tenang.

Dalam rekaman, seorang pelaku tampak masuk ke area teras atau halaman depan rumah korban. Pelaku kemudian memindahkan tabung LPG satu per satu menuju pagar besi setinggi sekitar 2,5 meter.

Sementara itu, tiga pelaku lainnya terlihat menunggu di luar pagar untuk menerima tabung yang diserahkan rekannya.

Pelaku yang berada di dalam halaman rumah tampak mengenakan kain berwarna gelap menyerupai sarung yang digunakan untuk menutupi bagian kepala dan wajah layaknya ninja. Ia juga mengenakan celana berwarna gelap.

Sesekali pelaku terlihat memeriksa kondisi sekitar untuk memastikan situasi aman sebelum kembali mengambil tabung berikutnya.

Setelah seluruh aksinya selesai, pelaku diduga keluar dengan cara melompati pagar. Mereka kemudian meninggalkan lokasi menggunakan sepeda motor.

Pencurian Juga Terjadi di Dau

Kasus serupa sebelumnya terjadi di Kecamatan Dau. Aksi pencurian terekam kamera CCTV di kawasan Jalan Dieng Atas, Desa Kalisongo, pada Kamis (10/9/2026).

Dalam rekaman, seorang pria yang datang seorang diri menggunakan sepeda motor terlihat mengambil dua tabung LPG 3 kilogram.

Aksi tersebut sempat diketahui warga. Pelaku bahkan diteriaki maling. Namun, pelaku berhasil melarikan diri meninggalkan lokasi.

Pelaku Nyaris Diamuk Massa di Pagelaran

Pencurian tabung LPG juga terjadi di Desa Banjarejo, Kecamatan Pagelaran, pada Minggu (6/9/2026).

Kejadian tersebut sempat memicu kemarahan warga. Terduga pelaku bahkan nyaris menjadi sasaran amuk massa.

Beruntung, polisi segera tiba di lokasi dan mengamankan terduga pelaku sekaligus meredam situasi agar tidak semakin memanas.

Tabung yang Baru Dibeli Ikut Dicuri di Bululawang

Sementara itu, laporan kehilangan juga datang dari Kecamatan Bululawang.

Pencurian terjadi pada 7 September 2026 di kawasan Gading, Perum Golden Land. Saat itu, tabung LPG baru saja dibeli dan hendak dimasukkan ke dalam rumah.

Namun, sebelum sempat diamankan, tabung tersebut diduga diambil oleh pelaku.

Selain empat lokasi tersebut, warga Kecamatan Turen juga melaporkan melalui media sosial mengenai kerawanan pencurian tabung LPG 3 kilogram di wilayah mereka.

Maraknya kejadian ini membuat warga diminta tidak menganggap remeh keamanan tabung LPG, terutama pada malam hingga dini hari.

Pemilik rumah, warung makan, toko kelontong maupun pelaku usaha lainnya disarankan mengamankan tabung LPG dengan rantai atau menyimpannya di tempat yang terkunci rapat.

Warga juga diimbau segera melapor kepada pihak berwenang apabila menemukan orang atau kendaraan yang mencurigakan di sekitar lingkungan mereka.

Pewarta: Hadi Triswanto
Editor: Rahmat Mashudi Prayoga

Artikel ini telah dibaca 1 kali

badge-check

Publisher

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Perempuan Asal Lumajang Dibekuk, Diduga Spesialis Bobol Rumah Kosong di Kota Batu

12 September 2026 - 18:27 WIB

Polisi RW Dampingi Siswa SD, Dorong Rajin Sekolah dan Tinggalkan Kebiasaan Negatif

12 September 2026 - 14:42 WIB

FSTeM UB Perkuat Internasionalisasi AI melalui Kolaborasi dengan UPM, Universitas Top 200 Dunia

12 September 2026 - 08:36 WIB

UB Perkuat Green Campus melalui Smart Green Campus dan Zero Waste Management

12 September 2026 - 08:16 WIB

Jurnalis Malang Raya Doa Bersama untuk 5 Jurnalis dan 3 Kru Hilang Kontak di Anak Krakatau

11 September 2026 - 21:53 WIB

Diduga Ada Dua SHM dengan Objek Serupa, Kuasa Hukum Tergugat Soroti Keterangan Saksi BPN dan Pemkot Malang

11 September 2026 - 20:08 WIB

Trending di MALANG RAYA

©Hak Cipta Dilindungi !