Isu Bendungan Lahor, PDPM Kabupaten Malang Ingatkan Kasus Hukum Lain Tak Boleh Terlupakan - BACAMALANG.COM

Menu

Mode Gelap
Fapet UB Kembangkan LENTERA, Sistem Modernisasi Peternakan Ayam Berbasis AI dan IoT untuk Segmentasi Peternak Kecil Viral Hukuman Ringan Koruptor, Dosen FH UMM Berharap Hakim Harus Lebih Berani Jatuhkan Vonis ACPM Gelar Pameran Lukisan dan Seni Budaya di Gedung DPRD Kota Malang, Diikuti Pelukis Difabel Dukung Program EBT Pemerintah, UMM Kembangkan PLTS dan PLTB di Berbagai Lokasi Tahun Baru 2025, Shanaya Resort Malang Pesta Kembang Api dan Bagi Hadiah Tiket Pesawat

MALANG RAYA · 16 Sep 2026 16:53 WIB ·

Isu Bendungan Lahor, PDPM Kabupaten Malang Ingatkan Kasus Hukum Lain Tak Boleh Terlupakan


 Damanhury Jab. S.H., Sekretaris Bidang Hukum HAM dan Advokasi Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah Kabupaten Malang, Rabu (16/09/2026). (Foto: Dokpri) Perbesar

Damanhury Jab. S.H., Sekretaris Bidang Hukum HAM dan Advokasi Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah Kabupaten Malang, Rabu (16/09/2026). (Foto: Dokpri)

BACAMALANG.COM — Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah (PDPM) Kabupaten Malang mengingatkan agar perhatian publik terhadap polemik Bendungan Lahor tidak membuat sejumlah persoalan hukum lainnya di Kabupaten Malang kehilangan pengawalan.

Sekretaris Bidang Hukum, HAM, dan Advokasi PD Pemuda Muhammadiyah Kabupaten Malang, Damanhury Jab, mengatakan proses penegakan hukum terhadap berbagai dugaan pelanggaran di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang harus tetap berjalan secara konsisten.

Menurutnya, sejumlah persoalan yang sebelumnya menjadi perhatian publik masih membutuhkan kejelasan serta pengawalan dari masyarakat maupun aparat penegak hukum.

“Masifnya pemberitaan terkait konflik di Bendungan Lahor kami harapkan tidak kemudian mengalihkan fokus masyarakat maupun pihak berwenang terhadap perkembangan proses hukum dari kasus-kasus penting lainnya di lingkup Pemkab Malang,” ujar Damanhury Jab dalam keterangannya.

Damanhury menyebut, di antara persoalan yang perlu tetap mendapat perhatian adalah dugaan tindak pidana di Pasar Karangploso serta polemik pengadaan mobil ambulans di Dinas Kesehatan Kabupaten Malang.

Ia menilai konsistensi dalam mengawal setiap proses hukum menjadi bagian penting dalam mendorong tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan akuntabel.

Di sisi lain, PD Pemuda Muhammadiyah Kabupaten Malang juga menyoroti konflik yang terjadi di kawasan Bendungan Lahor hingga melibatkan Anggota DPRD Kabupaten Malang Zulham Mubarok dan Hadi Wiyono atau Cak Dur.

Damanhury berharap perselisihan tersebut dapat segera diselesaikan melalui komunikasi dan penyelesaian yang bijaksana agar tidak berkembang menjadi persoalan yang lebih luas.

“Kami berharap konflik yang terjadi di Bendungan Lahor dapat segera diselesaikan dengan bijaksana dan dingin oleh semua pihak, sehingga iklim sosial dan komunikasi publik di Kabupaten Malang tetap kondusif,” pungkasnya.

Pewarta/Editor: Rahmat Mashudi Prayoga

Artikel ini telah dibaca 18 kali

badge-check

Publisher

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

HUT Lalu Lintas Bhayangkara ke-71, Satlantas Polres Batu Berbagi Bingkisan untuk Driver Ojol

16 September 2026 - 17:49 WIB

Sosialisasi Bongkar Ratoon Tebu Diperluas di Kabupaten Malang, Kejar Target 10.454 Hektare

16 September 2026 - 16:42 WIB

Polresta Malang Kota Sediakan Air Siap Minum Gratis, Pelayanan Publik Makin Nyaman

16 September 2026 - 15:50 WIB

Dugaan Pencemaran Nama Baik, Abdul Qodir Laporkan Kuasa Hukum 63 Pedagang Pasar Karangploso

16 September 2026 - 15:24 WIB

Polisi Bongkar Arena Sabung Ayam di Karangploso, Berawal dari Laporan Warga

16 September 2026 - 13:18 WIB

BAZNAS Bantu Korban Kebakaran di Singosari

16 September 2026 - 13:12 WIB

Trending di MALANG RAYA

©Hak Cipta Dilindungi !