BACAMALANG.COM – Sebanyak 121 siswa SMP Kristen Petra Kediri mendapat pengalaman belajar sains secara langsung di lingkungan perguruan tinggi melalui kegiatan Edu Trip ke Fakultas Sains dan Teknologi (FSTeM) Universitas Brawijaya (UB), pekan lalu.
Kunjungan pada Rabu (23/9/2026) tersebut, menjadi kesempatan bagi para siswa untuk mengenal lebih dekat dunia biologi dan bioteknologi, khususnya teknik kultur jaringan tumbuhan yang selama ini lebih banyak mereka pelajari melalui buku dan pembelajaran di kelas.
Bertempat di Hall Gedung FSTeM UB, para siswa bersama guru mengikuti pengenalan sekaligus praktikum kultur jaringan tumbuhan. Sebelum praktik, siswa mendapat pembekalan mengenai konsep dasar kultur jaringan yang disampaikan Ir. Retno Mastuti, M.Agr.Sc., D.Agr.Sc. dari Departemen Biologi.
Materi tersebut memperkenalkan prinsip perbanyakan tanaman secara in vitro, pentingnya kondisi steril, hingga tahapan yang perlu diperhatikan dalam proses kultur jaringan.
Setelah mendapatkan materi, siswa kemudian terlibat langsung dalam praktikum, mulai dari persiapan bahan hingga inokulasi eksplan daun. Setiap kelompok mendapat pendampingan mahasiswa Departemen Biologi UB sehingga siswa dapat mencoba sendiri tahapan praktikum sekaligus berdiskusi mengenai proses yang mereka lakukan.

Suasana praktikum berlangsung interaktif, dimana para siswa terlihat antusias ketika mulai melakukan inokulasi eksplan. Ketelitian dan kehati-hatian menjadi bagian penting dalam kegiatan tersebut. (ist)
Suasana praktikum berlangsung interaktif. Para siswa terlihat antusias ketika mulai melakukan inokulasi eksplan. Ketelitian dan kehati-hatian menjadi bagian penting dalam kegiatan tersebut, termasuk ketika siswa menggunakan lampu spiritus untuk mendukung proses kerja secara aseptik.
Kehadiran mahasiswa Departemen Biologi juga membuat kegiatan semakin hidup. Selain mendampingi setiap tahapan praktikum, mahasiswa menjadi teman berdiskusi bagi siswa yang ingin mengetahui lebih jauh mengenai kultur jaringan, aktivitas laboratorium maupun kehidupan akademik di perguruan tinggi.
Kepala SMP Kristen Petra Kediri, Christina Setiawati, S.Pd., mengatakan kegiatan Edu Trip tersebut diharapkan dapat memperluas wawasan siswa, terutama dalam bidang Ilmu Pengetahuan Alam (IPA).
Menurutnya, pengalaman belajar secara langsung memberikan kesempatan kepada siswa untuk memahami materi yang sebelumnya hanya mereka temui melalui buku dan pembelajaran di kelas.
Kunjungan ke kampus juga memberikan gambaran lebih awal kepada siswa mengenai suasana belajar, laboratorium, serta aktivitas akademik di perguruan tinggi.
Kegiatan Edu Trip tidak sekadar menjadi pembelajaran sains yang menyenangkan, tetapi juga menjadi jembatan antara pendidikan di sekolah dan perguruan tinggi.

Siswa mendapat pembekalan mengenai konsep dasar kultur jaringan yang disampaikan Ir. Retno Mastuti, M.Agr.Sc., D.Agr.Sc. dari Departemen Biologi. (ist)
Melalui pengalaman praktikum secara langsung, siswa dapat melihat bahwa ilmu biologi memiliki beragam penerapan dan terus berkembang, termasuk dalam bidang bioteknologi tumbuhan.
Kegiatan tersebut sekaligus mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) 4 tentang Quality Education, terutama dalam memperluas pengalaman pendidikan berkualitas dan kesempatan belajar bagi generasi muda.
Melalui kegiatan semacam ini, FSTeM UB membuka ruang bagi pelajar untuk mengenal sains secara lebih dekat. Pengalaman berada di laboratorium dan berinteraksi dengan mahasiswa diharapkan dapat menumbuhkan rasa ingin tahu sekaligus ketertarikan siswa terhadap pendidikan tinggi dan dunia penelitian sejak usia sekolah.
Pewarta/Editor: Nedi Putra AW





















































